Sabtu, November 7, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Umum Mancanegara Internasional Politik

Bantuan Korban Kebakaran Sukamulya Disorot Jelang Pilkades, Atribut Calon dan Video Oknum Guru PPPK Jadi Perhatian

Chairul Husen by Chairul Husen
8 Agustus 2026
in Politik
0
Bantuan Korban Kebakaran Sukamulya Disorot Jelang Pilkades, Atribut Calon dan Video Oknum Guru PPPK Jadi Perhatian
594
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 8 Agustus 2026– Penyaluran bantuan untuk korban kebakaran di Kampung Gandu RT 006/001, Dusun I, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, menuai sorotan di tengah tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukamulya 2026. Sabtu (8/8/2026)

Bantuan pemerintah yang diperuntukkan bagi korban kebakaran, Rosanih Handayani, sebelumnya disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi.

You might also like

Bimtek Golkar di Kuta, Demer: Kegiatan Partai Bantu UMKM dan Pariwisata Bali

Kader Banser Jadi Korban, Ketua PC GP Ansor Kota Bogor Dituntut Bertanggung Jawab

Nakhoda Baru DPC PKB Kota Bogor: Dewi Fatimah Bidik Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Bantuan tersebut telah sampai kepada korban. Namun, proses pengantarannya justru memunculkan polemik setelah warga menyoroti penggunaan kendaraan yang diduga membawa atribut bergambar salah satu bakal calon kepala desa.
Sorotan itu semakin menguat karena sejumlah orang yang disebut memiliki keterkaitan dengan salah satu bakal calon turut berada dalam rombongan pengantar bantuan.

Situasi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan publik: mengapa bantuan pemerintah yang seharusnya bersifat sosial justru terlihat berdampingan dengan atribut politik menjelang Pilkades?

Tokoh masyarakat Kecamatan Sukatani, H. Heri, meminta pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan menjaga netralitas.

Ia menilai pemerintah harus memastikan masyarakat menerima bantuan tanpa muncul kesan bahwa bantuan tersebut merupakan pemberian salah satu kandidat.

“Saya kecewa dengan dinas BPBD dan Dinsos yang tidak mengawal saat bantuan disalurkan kepada korban. Terlebih lagi ada beberapa kader pemenangan yang ikut mengantar sehingga terkesan bantuan tersebut berasal dari mereka, padahal itu bantuan dari pemerintah daerah,” ujar H. Heri.

H. Heri juga mempertanyakan penggunaan kendaraan yang diduga telah memiliki branding salah satu bakal calon.
Menurutnya, penggunaan kendaraan tersebut dapat memunculkan persepsi berbeda di tengah masyarakat, terlebih Pilkades Sukamulya sedang memasuki tahapan politik.

“Ada BPD yang mengesahkan bahwa menggunakan mobil itu tidak apa-apa karena tidak ada mobil lain. Menurut saya, ini harus diklarifikasi. BPD juga harus menjaga netralitas,” tegasnya.

Ia meminta pemerintah tidak membiarkan bantuan sosial masuk ke dalam ruang politik praktis.

“Bantuan itu hak masyarakat yang terkena musibah. Jangan sampai masyarakat kemudian melihat bantuan pemerintah sebagai bantuan dari kandidat tertentu,” tambahnya.

H. Heri juga menyoroti video dan foto yang beredar di media sosial Facebook. Dalam materi yang beredar, seorang pria yang disebut sebagai oknum guru berstatus PPPK terlihat berada di tengah massa saat kegiatan pengantaran pendaftaran salah satu bakal calon kepala desa.

Dalam video tersebut, sosok yang disebut sebagai oknum guru itu terlihat mengenakan kaus bergambar salah satu bakal calon. Ia juga terlihat berjoget bersama massa dan diduga menyampaikan orasi di tengah kerumunan pendukung.

“Ya memang benar temuan di lapangan seperti itu. Ada juga oknum ASN PPPK yang menjadi guru dan mengajar di SMPN 2 Karangbahagia, diduga memakai kaos bergambar calon kepala desa dan melakukan orasi kemenangan di tengah kerumunan massa saat mengantarkan pendaftaran calon yang didukungnya,” ungkap H. Heri.

Ia menilai dugaan tersebut harus diverifikasi karena menyangkut seorang tenaga pendidik yang berstatus PPPK.
Namun, H. Heri juga menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin menjatuhkan vonis sebelum pihak berwenang melakukan pemeriksaan.

Ia mengatakan akan mengumpulkan informasi dan melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan persoalan tersebut.

Jika hasil klarifikasi menemukan bukti politisasi bantuan pemerintah, ia siap membawa persoalan itu kepada pihak berwenang.

“Hari ini kita sedang mengklarifikasi temuan di lapangan. Kalau memang terbukti bantuan dari dinas BPBD ini dipolitisasi oleh salah satu calon kepala desa sehingga menguntungkan salah satu kandidat dan merugikan calon lainnya, saya akan melakukan pelaporan kepada pihak yang berwenang,” tegasnya.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk menjaga marwah demokrasi dan mencegah penggunaan fasilitas maupun bantuan pemerintah untuk kepentingan kandidat.

Raka menjelaskan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) sebelum mengantarkan bantuan.
Namun, pihak PSM tidak dapat hadir karena sedang memiliki kesibukan.

“Saya sebagai Sekretaris Masyarakat Peduli Lingkungan selama ini sudah berkomunikasi dengan PSM. Karena PSM sedang sibuk, mereka tidak hadir,” jelas Raka.

“Untuk mobil tersebut memang benar kami gunakan karena tidak ada kendaraan untuk mengangkut bantuan dan situasi sudah sore. Kebetulan mobil tersebut lewat, kemudian saya panggil untuk mengantarkan bantuan tersebut,” ungkapnya.

“Tidak ada arahan kepada salah satu balon. Walaupun saya sebagai kader, saya bekerja untuk masyarakat. Saya sebagai masyarakat melalui MPL peduli dan membantu permasalahan di Desa Sukamulya,” tegas Raka.

Menurut Raka, pihaknya hanya ingin memastikan bantuan segera sampai kepada warga yang menjadi korban kebakaran.

Oknum guru saat Pendaftaran Pilkades

Oknum Guru yang Disorot Berikan Klarifikasi
Untuk menjaga keberimbangan, Tegarnews.co.id kemudian menghubungi oknum guru yang disebut dalam sorotan melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Yang bersangkutan membenarkan bahwa dirinya merupakan bagian dari keluarga besar SMPN 2 Karangbahagia.
Ia juga menjelaskan kehadirannya dalam kegiatan pengambilan nomor urut Pilkades.

“Alhamdulillah saya masuk keluarga besar SMPN 2 Karangbahagia. Terkait pengambilan nomor urut, saya hanya mendoakan agar Pilkades di Sukamulya berjalan lancar dan sukses. Saya juga ipar dari Bapak Lurah Sairan,” demikian keterangannya melalui pesan WhatsApp kepada awak media Tegarnews.co.id

Yang bersangkutan juga menyampaikan bahwa dirinya telah berstatus PPPK.
Klarifikasi tersebut menjadi bagian penting dalam pemberitaan karena sebelumnya muncul sorotan terkait dugaan keterlibatannya dalam kegiatan politik.

Video dan foto yang beredar di Facebook memang menjadi bagian dari sorotan masyarakat. Namun, keberadaan materi tersebut tetap membutuhkan verifikasi mengenai konteks, waktu, lokasi, serta tindakan yang dilakukan oleh orang yang terlihat dalam video.

Begitu pula dengan dugaan orasi kemenangan dan penggunaan kaus bergambar salah satu bakal calon. Pihak berwenang perlu memeriksa materi tersebut secara utuh sebelum menentukan apakah terdapat pelanggaran terhadap aturan netralitas PPPK.

Tegarnews.co.id tidak mengambil kesimpulan bahwa yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran. Media ini menyampaikan adanya sorotan dan dugaan yang berkembang di masyarakat sekaligus menghadirkan klarifikasi dari pihak yang disebut.

Publik Menunggu Sikap Pemerintah
Polemik ini kini menempatkan pemerintah daerah dan penyelenggara Pilkades pada posisi yang ditunggu masyarakat.

BPBD dan Dinas Sosial perlu menjelaskan mekanisme penyaluran bantuan tersebut, termasuk siapa yang bertugas mengawal, siapa yang mengangkut bantuan, dan bagaimana pemerintah memastikan bantuan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

Pemerintah Desa Sukamulya dan BPD juga perlu memberikan penjelasan mengenai dugaan penggunaan kendaraan yang memiliki atribut calon dalam proses pengantaran bantuan.

Sementara itu, pihak sekolah dan instansi terkait dapat memberikan klarifikasi mengenai status serta dugaan keterlibatan oknum guru PPPK dalam kegiatan pengantaran pendaftaran bakal calon kepala desa.

Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan sekadar perdebatan.
Bantuan untuk korban kebakaran harus tetap menjadi bantuan kemanusiaan.
Pilkades harus berjalan sebagai proses demokrasi.

Sedangkan aparatur pemerintah dan seluruh pihak yang memiliki kewajiban menjaga netralitas harus menunjukkan sikap yang dapat dipertanggungjawabkan.

Tegarnews.co.id membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.

Source: Husen
Via: Redaksi
Tags: BPBDDinsosPilkades2026Sukamulya
Previous Post

Diduga Polisi Tukar Barang Bukti Emas Asli Seberat 360 Gram Milik Korban Dengan Yang Palsu

Next Post

Serunya Mancing Bareng di Taman Pelangi, Warga Pebayuran Rayakan HUT RI ke-81

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Bimtek Golkar di Kuta, Demer: Kegiatan Partai Bantu UMKM dan Pariwisata Bali
Politik

Bimtek Golkar di Kuta, Demer: Kegiatan Partai Bantu UMKM dan Pariwisata Bali

by Tegar News
25 Oktober 2026
Kader Banser Jadi Korban, Ketua PC GP Ansor Kota Bogor Dituntut Bertanggung Jawab
Politik

Kader Banser Jadi Korban, Ketua PC GP Ansor Kota Bogor Dituntut Bertanggung Jawab

by Tegar News
21 Oktober 2026
Nakhoda Baru DPC PKB Kota Bogor: Dewi Fatimah Bidik Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Politik

Nakhoda Baru DPC PKB Kota Bogor: Dewi Fatimah Bidik Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

by Tegar News
19 Oktober 2026
Tolak Usul Jimly, Matahukum: Hapus Syarat Ijazah Pilpres Bikin Rusak Demokrasi!
Politik

Tolak Usul Jimly, Matahukum: Hapus Syarat Ijazah Pilpres Bikin Rusak Demokrasi!

by Tegar News
13 Oktober 2026
Resmi Dilantik Ketum Golkar, Demer Siapkan Empat Pilar Strategi Menangkan Pemilu 2029
Politik

Resmi Dilantik Ketum Golkar, Demer Siapkan Empat Pilar Strategi Menangkan Pemilu 2029

by Tegar News
4 Oktober 2026
Next Post
Serunya Mancing Bareng di Taman Pelangi, Warga Pebayuran Rayakan HUT RI ke-81

Serunya Mancing Bareng di Taman Pelangi, Warga Pebayuran Rayakan HUT RI ke-81

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Sidak Ombudsman Temukan Apartemen Berfasilitas Mewah di Lapas Cibinong Kabupaten Bogor

Sidak Ombudsman Temukan Apartemen Berfasilitas Mewah di Lapas Cibinong Kabupaten Bogor

24 September 2026
BaraNusa: Gerakan 27 Agustus Murni Aspirasi Rakyat, DPR dan Pemerintah Harus Tanggapi Serius

BaraNusa: Gerakan 27 Agustus Murni Aspirasi Rakyat, DPR dan Pemerintah Harus Tanggapi Serius

27 Agustus 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Diduga Ada Praktek Prostitusi Online  Berkedok Pijat Tradisional di Jati Rahayu Meresahkan Warga
Info Publik

Diduga Ada Praktek Prostitusi Online Berkedok Pijat Tradisional di Jati Rahayu Meresahkan Warga

7 November 2026
LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam
Hukum

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam

6 November 2026
Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”
Nasional

Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”

6 November 2026
UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman  Terhadap Hak Warga
Hukum

UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman Terhadap Hak Warga

6 November 2026
Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM
Nasional

Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM

6 November 2026
BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027
Info Daerah

BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027

5 November 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News