Minggu, September 6, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Info Daerah

BaraNusa: Gejolak Papua, Aceh Hingga Kaltim Jadi Alarm Keras, Prabowo Cukup Satu Periode

Tegar News by Tegar News
18 Agustus 2026
in Info Daerah
0
BaraNusa: Gejolak Papua, Aceh Hingga Kaltim Jadi Alarm Keras, Prabowo Cukup Satu Periode
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 18 Agustus 2026 | Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) Adi Kurniawan menilai munculnya berbagai gejolak dan suara ketidakpuasan di sejumlah daerah, termasuk Papua, Aceh hingga Kalimantan Timur, harus menjadi alarm keras bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Adi, pemerintah tidak boleh menganggap persoalan tersebut sebagai dinamika biasa. Jika ketidakpuasan masyarakat terus dibiarkan tanpa penyelesaian yang menyentuh akar persoalan, ia khawatir persoalan tersebut dapat berkembang menjadi ancaman serius terhadap persatuan nasional.

You might also like

Kapolsek Pamarayan Quick Response Dugaan Pelangsiran BBM Subsidi di KIM, Asep NS: Informasi Turunnya Petugas Diduga Bocor

Vio Hotel Westhoff Bandung Disorot, Kamar 507 Disebut Terkait Dugaan Prostitusi via MiChat

Kepala BNNP Aceh Perkuat Nasionalisme dan Ingatkan 400 Mahasiswa Baru UNIGHA Bahaya Narkoba

“Ini alarm keras bagi pemerintahan Prabowo-Gibran. Jangan sampai pemerintah terlambat membaca tanda-tanda ketidakpuasan yang muncul dari daerah. Negara harus hadir, mendengar rakyat dan menyelesaikan persoalan secara adil,” ujar Adi Kurniawan.

Adi menegaskan, kritik terhadap pemerintah bukan berarti keinginan untuk menghancurkan Indonesia. Justru, menurut dia, kritik tersebut merupakan bentuk kekhawatiran terhadap masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Indonesia jangan sampai bubar hanya karena pemerintah gagal mengelola negara. Kalau persoalan daerah dibiarkan menumpuk, rasa ketidakadilan semakin kuat dan masyarakat kehilangan kepercayaan, maka yang dipertaruhkan bukan sekadar popularitas pemerintah, tetapi keutuhan republik,” katanya.

Ia meminta pemerintah membuka ruang dialog yang lebih luas dengan masyarakat dan pemerintah daerah, terutama di wilayah yang mengalami persoalan politik, ekonomi, sosial maupun pembangunan.

Adi juga menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran. Menurutnya, pemerintah harus berani mengakui apabila terdapat kebijakan yang tidak berjalan efektif dan segera melakukan koreksi.

“Jangan alergi terhadap kritik. Pemerintahan yang kuat bukan pemerintahan yang mematikan kritik, tetapi pemerintahan yang mampu menjawab kritik dengan kerja nyata,” tegasnya.

Lebih jauh, Adi menyampaikan sikap politik BaraNusa bahwa Prabowo cukup satu periode saja dan tidak lebih.

“BaraNusa berpandangan Prabowo cukup satu periode. Jangan dipaksakan lebih dari satu periode jika selama pemerintahannya persoalan bangsa justru semakin berat dan kepercayaan publik terus terkikis,” ujarnya.

Namun demikian, Adi menekankan bahwa pergantian kepemimpinan harus dilakukan melalui mekanisme konstitusional dan demokratis.

“Jangan sampai kekecewaan terhadap pemerintah berubah menjadi konflik horizontal. Kalau rakyat menginginkan perubahan kepemimpinan, salurkan melalui mekanisme demokrasi dan konstitusi. Jangan dengan kekerasan,” katanya.

Adi berharap momentum ini menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk melakukan introspeksi sebelum berbagai persoalan berkembang menjadi lebih besar.

“Presiden masih punya waktu untuk membenahi keadaan. Dengarkan rakyat, buka dialog dengan daerah, perbaiki kebijakan yang keliru dan jangan biarkan ketidakadilan menjadi bahan bakar disintegrasi. Indonesia harus tetap utuh, tetapi pemerintah juga harus serius menjaga keutuhan itu dengan keadilan,” pungkas Adi Kurniawan.(Rls/Red)

Sumber: BaraNusa

 

Tags: BarisanKetuaNusantaraRakyatUmum
Previous Post

Merah Putih Lepas! Gagal Berkibar Saat Upacara Berlangsung Didetik Terakhir di Acara HUT-RI

Next Post

LAPORAN INVESTIGASI: Di Balik Tangkapan Emas Rp 3 Triliun, Siapa Bos Besar yang Sebenarnya Dilindungi?

Tegar News

Tegar News

Related Posts

Kapolsek Pamarayan Quick Response Dugaan Pelangsiran BBM Subsidi di KIM, Asep NS: Informasi Turunnya Petugas Diduga Bocor
Info Daerah

Kapolsek Pamarayan Quick Response Dugaan Pelangsiran BBM Subsidi di KIM, Asep NS: Informasi Turunnya Petugas Diduga Bocor

by Tegar News
6 September 2026
Vio Hotel Westhoff Bandung Disorot, Kamar 507 Disebut Terkait Dugaan Prostitusi via MiChat
Info Daerah

Vio Hotel Westhoff Bandung Disorot, Kamar 507 Disebut Terkait Dugaan Prostitusi via MiChat

by Chairul Husen
6 September 2026
Kepala BNNP Aceh Perkuat Nasionalisme dan Ingatkan 400 Mahasiswa Baru UNIGHA Bahaya Narkoba
Info Daerah

Kepala BNNP Aceh Perkuat Nasionalisme dan Ingatkan 400 Mahasiswa Baru UNIGHA Bahaya Narkoba

by Tegar News
6 September 2026
Viral Bikin Orang Tua Geram! 156 Siswa Keracunan, Mitra MBG Malah Gebrak Meja Salahkan Anak: “Sudah Bau Kenapa Dimakan?”
Info Daerah

Viral Bikin Orang Tua Geram! 156 Siswa Keracunan, Mitra MBG Malah Gebrak Meja Salahkan Anak: “Sudah Bau Kenapa Dimakan?”

by Tegar News
6 September 2026
TNI Tegas Tak Bertoleransi! Oknum Babinsa Diduga Melampaui Wewenang, Minta Hapus Pemberitaan & Terlibat Proyek – Warga Desak POM TNI AD Bertindak
Info Daerah

TNI Tegas Tak Bertoleransi! Oknum Babinsa Diduga Melampaui Wewenang, Minta Hapus Pemberitaan & Terlibat Proyek – Warga Desak POM TNI AD Bertindak

by Tegar News
5 September 2026
Next Post
LAPORAN INVESTIGASI: Di Balik Tangkapan Emas Rp 3 Triliun, Siapa Bos Besar yang Sebenarnya Dilindungi?

LAPORAN INVESTIGASI: Di Balik Tangkapan Emas Rp 3 Triliun, Siapa Bos Besar yang Sebenarnya Dilindungi?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Polemik Tanah Warga Legok Tangerang, Wakil Bupati Pastikan Pengawalan Lintas Sektoral

Polemik Tanah Warga Legok Tangerang, Wakil Bupati Pastikan Pengawalan Lintas Sektoral

28 Juli 2026
Antonius Devolis Tumanggor Bersayembara 10 Juta Rupiah Bagi lingkigan Terbersih Dalam Memerangi Sampah di Sei Agul

Antonius Devolis Tumanggor Bersayembara 10 Juta Rupiah Bagi lingkigan Terbersih Dalam Memerangi Sampah di Sei Agul

7 Februari 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Kapolsek Pamarayan Quick Response Dugaan Pelangsiran BBM Subsidi di KIM, Asep NS: Informasi Turunnya Petugas Diduga Bocor
Info Daerah

Kapolsek Pamarayan Quick Response Dugaan Pelangsiran BBM Subsidi di KIM, Asep NS: Informasi Turunnya Petugas Diduga Bocor

6 September 2026
Vio Hotel Westhoff Bandung Disorot, Kamar 507 Disebut Terkait Dugaan Prostitusi via MiChat
Info Daerah

Vio Hotel Westhoff Bandung Disorot, Kamar 507 Disebut Terkait Dugaan Prostitusi via MiChat

6 September 2026
Patroli Skala Besar KRYD Polsek Kedung Waringin Libatkan 39 Personel Gabungan, Jaga Stabilitas Kamtibmas
POLRI

Patroli Skala Besar KRYD Polsek Kedung Waringin Libatkan 39 Personel Gabungan, Jaga Stabilitas Kamtibmas

6 September 2026
Gaya Korupsi Elite Para Penghuni Senayan
Opini

Gaya Korupsi Elite Para Penghuni Senayan

6 September 2026
Video Peristiwa Sudah Gamblang! Lebih dari Sepekan Kasus Tewasnya Pedagang Cermin, Belum Tertangkap?
Info Publik

Video Peristiwa Sudah Gamblang! Lebih dari Sepekan Kasus Tewasnya Pedagang Cermin, Belum Tertangkap?

6 September 2026
Kepala BNNP Aceh Perkuat Nasionalisme dan Ingatkan 400 Mahasiswa Baru UNIGHA Bahaya Narkoba
Info Daerah

Kepala BNNP Aceh Perkuat Nasionalisme dan Ingatkan 400 Mahasiswa Baru UNIGHA Bahaya Narkoba

6 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News