Tegarnews.co.id – Jakarta, 5 Oktober 2026 | Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bergerak cepat setelah resmi dilantik pada 1 Oktober 2026. Sehari kemudian, 2 Oktober 2026, Suyudi menerbitkan mutasi terhadap total 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri.
Dari jumlah tersebut, 19 Kapolda mendapat penugasan baru di sejumlah wilayah Indonesia. Mutasi juga menyentuh sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri, termasuk Kabareskrim, Irwasum, Kabinda, Kalemdiklat, Kadiv Propam hingga Kabaharkam.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut pergantian pejabat tersebut diharapkan dapat mempercepat respons Polri terhadap dinamika dan tantangan yang dihadapi masyarakat.
Sementara itu, anggota Komisi III DPR Lola Nelria Oktavia mengingatkan agar mutasi besar-besaran tersebut tidak sekadar menjadi pergantian personel, tetapi benar-benar meningkatkan kinerja, profesionalisme, pelayanan publik, dan penegakan hukum.
Menurutnya, keberhasilan kepemimpinan Kapolri baru akan terlihat dari sejauh mana masyarakat merasakan peningkatan pelayanan, rasa aman, serta kepastian hukum, dilansir daril kompas.(Rls/Red)














