Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Heboh! Beredar Foto Mesra Kepsek & Guru, Masyarakat Desak Kadisdik Bertindak Terkait Program ” Inspiring Teacher”

Heboh! Beredar Foto Mesra Kepsek & Guru, Masyarakat Desak Kadisdik Bertindak Terkait Program ” Inspiring Teacher”

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
  • visibility 180
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Pemalang, 10 September 2025| Dunia pendidikan di Kabupaten Pemalang tengah diguncang isu serius. Sebuah program bertajuk “Inspiring Teacher” yang awalnya dimaksudkan untuk mengangkat semangat dan motivasi tenaga pendidik, kini justru menjadi sorotan dan menuai kontroversi. Masyarakat mempertanyakan integritas program ini, terutama setelah muncul dugaan bahwa acara tersebut dirancang oleh pihak ketiga yang tidak jelas kapasitasnya.

Lebih memprihatinkan lagi, publik dikejutkan dengan beredarnya foto mesra antara seorang kepala sekolah dan seorang guru, yang disebut-sebut terlibat langsung dalam program tersebut. Foto tersebut viral di media sosial dan menimbulkan kegaduhan serta pertanyaan serius soal etika profesional dalam dunia pendidikan.

Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI) menjadi salah satu pihak yang paling vokal menyuarakan desakan terhadap Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang. Dalam pernyataan resminya, ia meminta agar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) segera turun tangan dan menertibkan polemik yang berkembang.

“Kami melihat ada hal yang janggal sejak awal. Program ‘Inspiring Teacher’ ini bukan hanya tidak transparan dalam prosesnya, tapi juga terindikasi kuat dirancang oleh pihak luar (orang ketiga) yang tidak memiliki otoritas resmi dalam sistem pendidikan Pemalang,” ujarnya.

Ia menambahkan, bila benar ada campur tangan pihak non-struktural dalam penyusunan kegiatan dinas, maka hal ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran administrasi dan etika birokrasi.

“Acara yang menyasar guru-guru sebagai inspirator harus diselenggarakan secara profesional, transparan, dan tanpa agenda pribadi atau pencitraan. Jika ada aktor di balik layar yang justru mencoreng nama baik institusi, Kadisdik wajib mengevaluasi total,” tegasnya.

Puncak dari kontroversi ini adalah tersebarnya foto yang menampilkan keintiman antara seorang kepala sekolah dan seorang guru. Pose yang dinilai tidak pantas tersebut langsung memicu kemarahan warga dan komunitas pendidikan.

Beberapa aktivis pendidikan menyayangkan tindakan itu. “Ini bukan hanya soal moral pribadi, tapi menyangkut citra pendidik di hadapan siswa, orang tua, dan masyarakat luas. Kepala sekolah dan guru seharusnya menjadi contoh, bukan sebaliknya,” ujar Pimred SBI

Lebih lanjut, meskipun uang sudah di kembalikan beberapa guru mengaku kecewa dengan tidak terealisasinya dan/atau gagalnya program “inspiring teacher”.

Berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh pendidikan, hingga komite sekolah, kini mulai angkat suara. Mereka menyuarakan tuntutan yang sama: evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program “Inspiring Teacher” serta penyelidikan internal terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Beberapa poin desakan masyarakat antara lain:

1. Kadisdik diminta melakukan audit internal terkait perencanaan, pelaksanaan, dan anggaran program tersebut.
2. Mengungkap identitas dan peran pihak ketiga yang diduga menjadi perancang acara.
3. Menindaklanjuti secara tegas dugaan pelanggaran etika dan moral oleh kepala sekolah dan guru yang fotonya telah menyebar luas.
4. Menetapkan pedoman dan standar yang jelas untuk kegiatan-kegiatan keprofesian guru ke depan agar tidak ditunggangi kepentingan pribadi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Kepala Dinas Pendidikan Pemalang terkait polemik ini. Masyarakat berharap Dinas tidak tinggal diam dan segera memberi klarifikasi terbuka, serta menunjukkan komitmen untuk menjaga nama baik pendidikan di Pemalang.

“Ini bukan sekadar kesalahan prosedural, tapi menyentuh marwah dunia pendidikan kita. Jika tidak segera ditangani, kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan bisa jatuh,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Kontroversi ini menjadi pengingat penting bahwa dunia pendidikan adalah ruang publik yang harus dijaga integritasnya oleh semua pihak. Program-program yang bertujuan membangun semangat guru harus bersandar pada nilai-nilai profesionalisme, bukan relasi personal, apalagi jika dibalut dengan pencitraan yang tidak sehat.

Langkah cepat, transparan, dan tegas dari Dinas Pendidikan Pemalang kini menjadi harapan utama masyarakat. Karena hanya dengan itu, kepercayaan publik bisa dipulihkan, dan dunia pendidikan bisa kembali menjadi ruang inspirasi bukan kontroversi.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: SBI

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI-Polri Bersatu Wujudkan Ketahanan Gizi: Dandim 0509 Hadiri Peletakan Batu Pertama SPPG di Bekasi

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 104
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi] 6 Agustus 2025– Sinergitas TNI-Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional kembali ditunjukkan dalam aksi nyata. Pada Rabu (6/8/2025), bertempat di Jl. Bhayangkara, Kp. Bulak RT 03/03, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, dilaksanakan Ground Breaking dan Peletakan Batu Pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam wilayah hukum Polres Metro […]

  • Anggaran Ratusan Juta Terancam Sia-Sia, Proyek Jalan di Bekasi Dinilai Gagal Mutu”

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 249
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bekasi– Proyek peningkatan jalan lingkungan di Kampung Pakuning, RT 001 RW 002, Desa Sukarapih, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, kembali menyorot perhatian publik. Proyek yang menelan anggaran Rp456.619.100 dari APBD 2025 ini diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Minggu, (25/05/2025)   Investigasi tim media dan LSM di lokasi proyek menemukan indikasi […]

  • Rakernas Pejuang Siliwangi Indonesia 1922 Berjalan Sukses” Mantapkan Arah Menuju 24 Januari 2026″

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 123
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, 3 Desember 2025| Rapat koordinasi panitia Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pejuang Siliwangi Indonesia 1922 yang digelar pada Selasa, 2 Desember 2025 di Bandung berlangsung sukses. Produktif dan menghasilkan berbagai terobosan strategis. Rangkaian kegiatan yang disusun secara sistematis ini menjadi tonggak awal dari kesiapan organisasi dalam menyongsong Rakernas yang akan dihelat pada 24 Januari 2026 […]

  • Pemuda Koja Hilang Misterius, Keluarga Minta Bantuan Publik dan Melapor ke Polisi

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 94
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 25 November 2025| Seorang pemuda bernama Riyan Supriyanto, warga RT 013/RW 005 Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, dilaporkan hilang ke Polres Metro Jakarta Utara pada Minggu (23/11/2025). Keluarga menyebut Riyan terakhir terlihat di Kali Baru Barat 1, Cilincing, pada Selasa (18/11/2025) malam. Sebelum hilang, Riyan berpamitan untuk menemui rekannya. Sekitar pukul 20.45 WIB, […]

  • Bersayembara 10 Juta Rupiah, Antonius Tumanggor Gelar Sosperda no. 7 Tahun 2024 Tentang Perubahan Atas Perda no. 6 Tahun 2015 Terkait Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 94
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 7 februari 2026| Anggota DPRD Kota Medan Antonius Devolis Tumanggor S.Sos dari Fraksi Partai NasDem gelar sosperda no. 7 Tahun 2024 Tentang Perubahan Atas Perda no. 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Sampah, pada Sabtu.(7/2/26) Kegiatan sosperda digelar di Jalan Karya Mesjid Ujung, Kel. Sei Agul tepat kantor Sekretariat DPW Sopo ATRestorasi Bersatu Sumut. Dimana […]

  • Bupati Raja Ampat Keluhkan Tak Berdaya Hadapi Tambang Nikel: “97 Persen Wilayah Kami Kawasan Konservasi

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 130
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Raja Ampat, Papua Barat Daya| Bupati Raja Ampat, Orideko Burdam, mengungkapkan keresahannya atas aktivitas pertambangan nikel yang diduga mencemari lingkungan di wilayahnya. Ia menilai pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan yang cukup untuk melakukan intervensi terhadap aktivitas tambang yang beroperasi di wilayah konservasi tersebut. Pernyataan ini disampaikan Bupati Orideko di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap ekspansi […]

expand_less