Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » “Batik Betawi di Mata Generasi Z: Devara Naidawati Ubah Tradisi Jadi Tren”:

“Batik Betawi di Mata Generasi Z: Devara Naidawati Ubah Tradisi Jadi Tren”:

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
  • visibility 101
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 6 Nopember 2025| Devara Naidawati Elvaretta Bani, remaja berusia 13 tahun, mencuri perhatian publik setelah meraih gelar Runner Up 5 dan Puteri Batik Cilik Favorit Indonesia 2025. Lebih dari sekadar prestasi, Devara hadir dengan membawa misi besar: mengajak generasi muda untuk mencintai dan melestarikan batik Betawi melalui gerakan advokasinya yang bertajuk #BerBaDera.

Ajang Grand Final Puteri Batik Cilik Indonesia 2025, yang digelar di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta Selatan, menjadi saksi bisu bagaimana Devara memancarkan pesona dan komitmennya terhadap kebudayaan. Di tengah persaingan yang ketat, Devara berhasil membuktikan bahwa kecintaan pada budaya dapat menjadi kekuatan yang luar biasa.

“Jujur, tidak menyangka. Pesertanya hebat-hebat semua. Tapi aku selalu berusaha maksimal, jadi ini menjadi hadiah atas kerja kerasku. Aku bangga banget dan ini membuatku semakin semangat untuk terus berkarya,” ungkap Devara dengan penuh semangat setelah acara.

Sebagai seorang anak Jakarta, Devara memiliki impian besar untuk melihat batik Betawi semakin dikenal dan menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup anak muda. Ia percaya bahwa batik bukan hanya sekadar kain tradisional, tetapi juga identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan.

#BerBaDera, yang merupakan singkatan dari Berbudaya Bersama Devara, menjadi wadah bagi Devara untuk mewujudkan impiannya. Melalui gerakan ini, ia mengajak anak-anak muda untuk belajar budaya dengan cara yang menyenangkan dan kreatif.

“Lewat advokasi ini, aku ingin mengajak anak-anak untuk belajar budaya dengan cara yang seru, seperti membatik, menari, atau bermain sambil belajar tentang tradisi Indonesia. Misalnya, membuat kelas membatik kecil-kecilan, bercerita tentang makna motif batik, atau membuat konten yang seru supaya teman-teman makin tertarik,” jelas Devara dengan antusias.

Devara menyadari bahwa untuk menarik minat generasi muda, pendekatan yang digunakan harus relevan dengan dunia mereka. Oleh karena itu, ia memanfaatkan media sosial dan platform digital lainnya untuk menyebarkan pesan-pesan positif tentang batik Betawi.

Selain aktif dalam advokasi, Devara juga terus mengembangkan bakatnya di berbagai bidang seni, seperti menari, bernyanyi, modeling, hingga public speaking. Namun, ia tetap memprioritaskan pendidikan sebagai fondasi utama dalam meraih kesuksesan.

“Walaupun aku punya banyak hobi, tapi fokus utamaku tetap sekolah dan berkarya. Aku ingin terus aktif di seni dan budaya, tapi tetap memprioritaskan pendidikan,” tegasnya.

Dengan semangat dan dedikasinya, Devara diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk lebih mencintai dan melestarikan budaya bangsa, khususnya batik Betawi. Gerakan #BerBaDera menjadi bukti nyata bahwa anak muda juga dapat berperan aktif dalam menjaga warisan budaya Indonesia.

“Aku masih belajar dan fokus memperbanyak pengalaman. Yang penting sekarang aku terus melatih public speaking, percaya diri, dan pengetahuan tentang budaya Indonesia,” pungkas Devara, menutup perbincangan dengan senyum optimis.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Iwan

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendeta Romisak Toijon Soroti SKB 3 Menteri: Hambat Kebebasan Beribadah di Daerah Mayoritas

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 241
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Pendeta Romisak Toijon mengkritisi keras keberadaan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang pendirian rumah ibadah yang dinilainya menjadi salah satu penyebab utama sulitnya umat non-muslim, membangun tempat ibadah di daerah dengan mayoritas agama berbeda. Dalam sebuah diskusi yang membahas kebebasan beragama di Indonesia, Pendeta Romisak Toijon menyoroti berulangnya kasus-kasus intoleransi, salah satunya tragedi […]

  • Anggaran Ditekan, Ekonomi Daerah Jawa Barat Terdampak: CORONG JABAR Desak Evaluasi Kebijakan

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 305
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung| (GMOCT)-Team liputan khusus GMOCT Gabungan Media Online dan Cetak Ternama melalui Sekertaris Umum GMOCT Asep NS mendapatkan informasi dari media online Aswajanews terkait dengan Pemulihan ekonomi pasca pandemi di Indonesia diiringi dengan langkah efisiensi anggaran melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025.  Inpres ini menargetkan penghematan Rp306,69 triliun dari APBN dan APBD 2025, […]

  • DLH Nagan Raya Respon Cepat Dugaan Pencemaran Limbah PT. Surya Panen Subur

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 181
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, Aceh| Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nagan Raya bergerak cepat menanggapi laporan warga Desa Pulo Kruet terkait dugaan pencemaran limbah oleh PT. Surya Panen Subur.  Laporan tersebut disampaikan melalui Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) pada 30 April lalu. Warga mengeluhkan dampak buruk pembuangan limbah perusahaan ke sungai, terutama saat musim hujan […]

  • “STOP PRESS. …!!! Undur Diri

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 100
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 29Juli 2025| Pemberitahuan bahwa nama dibawah ini : Nama : KRISDIANTORO Jabatan : Wartawan Nasional Id Card : TGR/1011/75/2026 Domisili:: Kab Bekasi Wilyah : Indonesia Dengan ini kami sampaikan dan nyatakan bahwa saudara KRISDIANTORO terhitung tanggal 29 Juli 2025 Bukan lagi sebagai wartawan/anggota kami (tegarnews.co.id) karena yang bersangkutan mengundurkan diri dengan baik. Kepada Instansi […]

  • Menjaga Wibawa Peradilan Dari Jeratan Suap

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle Dr. Bachtiar
    • visibility 144
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta 05 Mai 2025| Penetapan empat oknum hakim sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait putusan lepas dalam perkara korupsi ekspor minyak sawit adalah alarm keras bagi dunia peradilan Indonesia. Perkara ini bukan hanya menyangkut pelanggaran hukum pidana, tetapi juga meruntuhkan marwah kekuasaan kehakiman sebagai cabang kekuasaan negara yang seharusnya menjunjung tinggi prinsip keadilan dan […]

  • Kritik Klaim Bahagia Prabowo, Denny Charter: Rakyat Hanya Adaptasi Penderitaan ​

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 72
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Jakarta, 25 Januari 2026| Pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam forum World Economic Forum (WEF) yang menyebut Indonesia sebagai salah satu bangsa paling bahagia di dunia memicu diskusi kritis di dalam negeri. Di balik angka kebahagiaan yang tinggi, muncul analisis tajam yang menyebut fenomena ini bukanlah keberhasilan ekonomi, melainkan “mekanisme pertahanan diri” masyarakat terhadap kemiskinan struktural. […]

expand_less