Kamis, November 5, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Info Daerah

Lapor Pak Polisi, Program Strategis Presiden Prabowo Dihambat Penjual Obat Ilegal di Cicurug?

Chairul Husen by Chairul Husen
10 November 2025
in Info Daerah
0
Ketua Umum GMOCT Desak BPN dan Ombudsman Usut Dugaan Manipulasi Perpanjangan SHP Indocement
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Sukabumi, 10 November 2025| Ditengah upaya Presiden Prabowo dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas dengan berbagai program strategis nasional untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Peredaran obat keras golongan G seperti Tramadol dan Eximer di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, semakin menjamur dan memicu keresahan masyarakat.

Keresahan dari aktivitas penjual obat keras secara ilegal yang termasuk golongan psikotropika itu, terutama dialami kaum Ibu-ibu karena mayoritas pembelinya berusia remaja sehingga memicu kekuatiran anaknya menjadi korban.

You might also like

Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor

Tisin Nasirun Alfakir Resmi Dilantik Sebagai Kepala Desa Kertajaya Siap Mengemban Amanah Dan Mewujudkan Pembangunan Desa yang Lebih Maju Dan Sejahtera

Dukung Program Kapolri “Desa BERSINAR” DPD & DPW – GMDM Provinsi Lampung Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Metro Kibang

” Saya merasa kuatir anak saya jadi korban peredaran obat keras yang dijual bebas begitu saja. Penjual obat itu, mengancam masa depan anak-anak remaja yang merupakan generasi penerus bangsa,” keluh Rohani (41) warga asal Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Sabtu 8 November 2025.

Ibu tiga anak ini menuturkan, salah satu penjual obat keras ilegal di Desa Benda berlokasi di area ruko Griya Benda Asri secara terbuka dan berlangsung sejak lama. Setiap hari, kata dia lagi, anak-anak usia remaja dan dewasa hilir mudik membeli obat secara bebas.

” Di area ruko Griya Benda Asri, penjual obat keras melayani pembeli hingga malam hari. Anehnya, kenapa dibiarkan oleh pemerintah setempat hingga aparat kepolisian maupun intansi terkait?,” kata dia lagi.

Ironisnya, dari hasil penelusuran lapangan, belakangan diketahui peredaran obat keras golongan G yang dijual secara ilegal di area ruko Griya Benda Asri dikendalikan seorang perempuan yang akrab disapa Bunda Restu. Selain di Griya Benda Asri, penjual obat keras juga bebas melayani pembeli di Kampung Tenjo Ayu, Desa Tenjo Ayu seberang wisata Taman Angsa tepatnya di jalur alternatif Cicurug.

” Iya pak di warung kelontong itu memang menjual obat-obatan golongan G seperti Tramadol dan Eximer. Kalau pembelinya, itu memang anak-anak remaja tapi ada juga yang sudah berusia dewasa,” ujar Ridwan salah seorang warga Desa Tenjo Ayu.

Penjual obat keras secara ilegal lainnya, juga diketahui menjual barang dagangannya di area stasiun Cicurug yang berjarak tidak jauh dari kantor Polsek Cicurug. Disana, penjual memanfaatkan bangunan bekas pos keamanan alias security stasiun untuk melayani pembeli obat-obatan seperti Tramadol, Eximer dan jenis lainnya.

” Bangunan bekas pos keamanan stasiun itu dijadikan lokasi transaksi obat-obatan golongan G. Kalau penjualnya saya tidak tahu, tapi setiap hari ada pembeli yang datang biasanya mengendarai motor,” ujar salah seorang warga yang namanya enggan disebutkan.

Maraknya aktivitas penjualan obat keras golongan G secara ilegal di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mendapat sorotan Dr Lusiana, salah seorang pakar kesehatan dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI). Ia menekankan, bahwa peredaran obat keras ilegal merupakan ancaman serius bagi masyarakat Indonesia terutama kalangan remaja karena berpotensi menyebabkan berbagai dampak negatif bagi penggunanya.

” Obat-obatan tersebut sangat berbahaya, karena bisa menimbulkan kerusakan organ permanen, keracunan bahkan kematian jadi harus menjadi perhatian serius aparat kepolisian dibawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pemberantasannya,”  jelas Dr Lusiana via selulernya.

Ia juga mengatakan, peredaran obat keras golongan G secara ilegal tidak disertai informasi dosis yang benar, dan mengkonsumsi obat dalam dosis tidak sesuai dapat menggangu fungsi vital tubuh seperti suhu, denyut nadi, sistem pernafasan dan tekanan darah. Selain itu, paparnya, obat keras seperti Tramadol dan Eximer bisa menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis.

” Penjualan obat keras secara ilegal merupakan tindakan malpraktik dan melanggar hukum. Jika melihat risiko bagi kesehatan akibat mengkonsumsinya dan mayoritas pembeli berusia remaja, peredaran obat keras secara ilegal akan menghambat program strategis Presiden Prabowo dalam upaya melahirkan generasi bangsa yang sehat dan cerdas untuk menyongsong Indonesia Emas pada 2045 mendatang,” paparnya.

Dr Lusiana mengajak semua pihak untuk mendukung program mulia yang dicanangkan Presiden Pranowo dalam membangun generasi penerus bangsa. Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) ini menegaskan, demi menjaga masa depan generasi penerus bangsa, maka pencegahan dan pemberantasan obat keras ilegal dan narkotika menjadi tanggung jawab bersama.

‘ Kita harus melindungi generasi muda dari ancaman penjual obat keras ilegal dan narkotika. Pemerintah daerah hingga tingkat Desa, Kemenkes, BPOM dan aparat kepolisian tidak boleh membiarkan generasi bangsa terancam masa depannya akibat praktik ilegal tersebut,’ tegasnya.[]

Tags: AhliIkatanIndonesiakesehatanMasyarakat
Previous Post

Kejaksaan Tinggi Aceh Dorong Optimalisasi Capaian Kinerja Bidang Pidsus Jelang Akhir Tahun Anggaran

Next Post

RBPI Sumut Rayakan Harlah ke-4, Dorong Terwujudnya UU Perlindungan Pengemudi

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor
Info Daerah

Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor

by Tegar News
5 November 2026
Tisin Nasirun Alfakir Resmi Dilantik Sebagai Kepala Desa Kertajaya Siap Mengemban Amanah Dan Mewujudkan Pembangunan Desa yang Lebih Maju Dan Sejahtera
Info Daerah

Tisin Nasirun Alfakir Resmi Dilantik Sebagai Kepala Desa Kertajaya Siap Mengemban Amanah Dan Mewujudkan Pembangunan Desa yang Lebih Maju Dan Sejahtera

by Chairul Husen
4 November 2026
Dukung Program Kapolri “Desa BERSINAR” DPD & DPW – GMDM Provinsi Lampung Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Metro Kibang
Info Daerah

Dukung Program Kapolri “Desa BERSINAR” DPD & DPW – GMDM Provinsi Lampung Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Metro Kibang

by Tegar News
2 November 2026
Dugaan Penggelapan Dana, Investasi Gadai Sawah Hingga Kekerasan Anak di Tukdana, Kerugian Ditaksir Rp 234 Juta
Info Daerah

Dugaan Penggelapan Dana, Investasi Gadai Sawah Hingga Kekerasan Anak di Tukdana, Kerugian Ditaksir Rp 234 Juta

by Tegar News
1 November 2026
LSM PEKA Kukuhkan DPC Pebayuran, Santuni 100 Anak Yatim
Info Daerah

LSM PEKA Kukuhkan DPC Pebayuran, Santuni 100 Anak Yatim

by Chairul Husen
1 November 2026
Next Post
RBPI Sumut Rayakan Harlah ke-4, Dorong Terwujudnya UU Perlindungan Pengemudi

RBPI Sumut Rayakan Harlah ke-4, Dorong Terwujudnya UU Perlindungan Pengemudi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

DPR RI Ketok Palu: RAPBN 2027 Resmi Disepakati, Ini Poin-Poin Pentingnya!

DPR RI Ketok Palu: RAPBN 2027 Resmi Disepakati, Ini Poin-Poin Pentingnya!

3 Juli 2026
Putusan MK: BKN Tak Lagi Berwenang Awasi Sistem Merit ASN

Putusan MK: BKN Tak Lagi Berwenang Awasi Sistem Merit ASN

22 Oktober 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?
Info Korupsi

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?

5 November 2026
Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan  Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu
Nasional

Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu

5 November 2026
Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam
Nasional

Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam

5 November 2026
Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor
Info Daerah

Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor

5 November 2026
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diperiksa KPK 5 Jam, Kasus Dugaan Suap Buka Blokir HGB Lahan Summarecon di Bogor
Info Korupsi

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diperiksa KPK 5 Jam, Kasus Dugaan Suap Buka Blokir HGB Lahan Summarecon di Bogor

5 November 2026
Istana Copot Listyo Sigit dari KSP Setalah Jadi Tersangka Penyadapan Presiden
Nasional

Istana Copot Listyo Sigit dari KSP Setalah Jadi Tersangka Penyadapan Presiden

4 November 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News