Harta 39 Miliar Tapi Naik Bajaj? Inilah Purbaya Yudhi Sadewa, Menkeu ‘Koboi’ Pilihan Prabowo yang Dobrak Tradisi!
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 0 minute ago
- visibility 2
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 19 Februari 2026| Panggung ekonomi Indonesia resmi memasuki babak baru. Sejak 8 September 2025, posisi strategis Menteri Keuangan resmi berpindah tangan. Bukan lagi sosok Sri Mulyani Indrawati yang telah belasan tahun menjabat, kini kemudi fiskal berada di tangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Penunjukan Purbaya oleh Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar pergantian wajah, melainkan sinyal pergeseran “mazhab” ekonomi nasional yang lebih berani, agresif, dan tentu saja: penuh kejutan.
Gaya Hidup “Bajaj” di Balik Kekayaan Miliaran
Salah satu alasan mengapa Purbaya begitu cepat viral di media sosial adalah kontras gaya hidupnya. Berdasarkan LHKPN 2025, Purbaya tercatat memiliki kekayaan bersih mencapai Rp39,2 miliar tanpa utang sepeser pun.
Namun, jangan harap melihatnya selalu dalam iring-iringan mobil mewah yang kaku. Purbaya dan istrinya, Ida Yulidina (mantan pemenang Wajah Femina 1989), justru sering tertangkap kamera sedang menikmati sate di pinggir jalan hingga bepergian menggunakan bajaj. Kesederhanaan inilah yang membuatnya dijuluki menteri “merakyat” dengan profil intelektual kelas dunia.
Doktor ITB & Purdue yang “Koboi”
Di balik gaya santainya, Purbaya adalah “otak” ekonomi yang tajam. Ia adalah doktor lulusan Purdue University yang juga memegang gelar teknik dari ITB.
Rekan-rekannya di parlemen menjulukinya menteri “Koboi”. Mengapa? Karena Purbaya dikenal tidak suka basa-basi. Ia berani mengambil kebijakan berisiko tinggi, seperti saat ia langsung menyuntikkan likuiditas Rp200 triliun ke perbankan nasional untuk menggerakkan ekonomi riil tak lama setelah dilantik. Langkah ini sempat membuat pasar saham berguncang, namun perlahan justru memicu reli positif di sektor keuangan.
Mendobrak Tradisi: Dari Sidak Hingga Redenominasi
Purbaya membawa budaya kerja yang jauh dari istilah “Asal Bapak Senang” (ABS). Ia pernah viral karena menyamar menjadi warga biasa saat menelepon layanan Ditjen Pajak hanya untuk mengetes sistem CoreTax. Menemukan jawaban staf yang tidak akurat, ia tak segan langsung memberikan teguran keras di tempat.
Tak hanya itu, Purbaya berani menghidupkan kembali rencana besar yang puluhan tahun tertidur: Redenominasi Rupiah. Melalui PMK Nomor 70 Tahun 2025, ia menargetkan penyederhanaan nilai mata uang rampung pada 2027. Sebuah langkah berani yang disebut banyak pengamat sebagai pedang bermata dua bagi stabilitas ekonomi Indonesia.
Radar Politik 2029: “Baru Sebulan Kerja, Gila Lu!”
Meski baru sebulan menjabat, gaya Purbaya yang apa adanya ternyata memikat hati publik. Survei IndexPolitica menempatkan elektabilitasnya di angka 22,50%, menjadikannya salah satu bursa kuat untuk Pilpres 2029.
Menanggapi hal itu, Purbaya menjawab dengan gaya khasnya yang ceplas-ceplos: “Baru sebulan kerja, gila lu. Enggak kepikiran sama sekali.”
Kini, Purbaya Yudhi Sadewa berdiri sebagai arsitek ekonomi Indonesia yang baru. Mampukah mazhab ekonomi “Koboi” ini membawa Indonesia terbang menuju pertumbuhan 7%? Waktu yang akan menjawab.[]
#PurbayaYudhiSadewa #EkonomiIndonesia #InspirasiTokoh
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Wikipedia



At the moment there is no comment