Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Tokoh » Dulu Kalah Dua Kali, Kini Jadi Gubernur Dua Periode! Inilah Kisah Pantang Menyerah Khofifah Indar Parawansa di Jawa Timur

Dulu Kalah Dua Kali, Kini Jadi Gubernur Dua Periode! Inilah Kisah Pantang Menyerah Khofifah Indar Parawansa di Jawa Timur

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
  • visibility 47
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 20 Februari 2026| Dalam politik, kekalahan sering kali dianggap sebagai akhir dari perjalanan. Namun bagi Khofifah Indar Parawansa, kekalahan hanyalah jeda untuk menyusun kekuatan yang lebih besar. Kisah hidupnya di Jawa Timur adalah sebuah pelajaran berharga tentang apa arti sesungguhnya dari kata “pantang menyerah”.

Kini, saat ia kembali mengemban amanah sebagai Gubernur Jawa Timur untuk periode 2025–2030, dunia melihatnya bukan hanya sebagai pemenang, melainkan sebagai pejuang yang berhasil menaklukkan nasibnya sendiri.

Ujian Kesabaran: Pahitnya Kegagalan 2008 dan 2013

Mundur ke belakang, publik Jawa Timur tentu ingat betapa terjal jalan yang harus dilalui Khofifah. Pada Pilgub 2008 dan 2013, ia harus menelan pil pahit kekalahan secara berturut-turut. Saat itu, banyak pengamat yang memprediksi bahwa nama Khofifah akan meredup dan sulit untuk kembali bertarung di Jawa Timur.

Namun, alih-alih menyerah, Khofifah memilih untuk tetap mengabdi. Ia menjaga hubungan erat dengan akar rumput, terutama melalui perannya sebagai Ketua Umum Muslimat NU. Di sana, ia terus merawat harapan jutaan perempuan di desa-desa, membuktikan bahwa dedikasinya tidak bergantung pada jabatan.

“Rebound” Luar Biasa: Murid Gus Dur yang Mendunia

Kedekatan ideologisnya dengan almarhum Gus Dur menempa Khofifah menjadi politisi yang tahan banting. Setelah membuktikan kapasitasnya sebagai Menteri Sosial di era Presiden Jokowi (2014–2018), ia kembali ke Jawa Timur pada 2018 dengan kesiapan penuh.

Hasilnya luar biasa. Ia berhasil memenangkan hati rakyat dan menjadi gubernur perempuan pertama dalam sejarah Jawa Timur. Kemenangan itu seolah membayar tuntas semua tetes keringat dan air mata di masa lalu.

Kemenangan Mutlak di Periode Kedua

Kepercayaan masyarakat Jawa Timur mencapai puncaknya pada Pilgub 2024. Kembali berpasangan dengan Emil Elestianto Dardak, Khofifah berhasil meraih kemenangan mutlak dengan lebih dari 12 juta suara (58,81%).

Pencapaian ini bukan sekadar soal angka, melainkan bukti nyata bahwa rakyat puas dengan kinerjanya selama periode pertama. Mulai dari penurunan angka kemiskinan ekstrem, pengembangan desa wisata, hingga ketangguhannya membawa Jatim melewati badai pandemi COVID-19.

Memimpin dengan Hati, Bekerja dengan Data

Gaya kepemimpinan Khofifah dikenal unik. Ia bisa tampil sangat formal di pertemuan internasional, namun di saat yang sama tak ragu untuk lesehan bersama warga atau menggendong anak kecil di pelosok desa. Bagi Khofifah, memimpin Jawa Timur yang luas adalah soal “belanja masalah”—turun langsung ke lapangan untuk mendengar keluhan rakyat secara nyata.

Penutup: Pesan untuk Generasi Muda

Kisah Khofifah Indar Parawansa adalah bukti bahwa “Kekalahan tidak akan mematikanmu, kecuali jika kamu memutuskan untuk berhenti.” Dari seorang menteri termuda di era Gus Dur hingga menjadi Srikandi Jawa Timur yang menjabat dua periode, ia memberikan pesan kuat bagi siapa pun yang sedang berjuang:

“Teruslah bergerak, teruslah mengabdi. Karena kemenangan yang paling manis adalah kemenangan yang diraih setelah melewati rentetan kegagalan.”[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Wikipedia

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barisan Muda Bekasi Dan LSM Titah Rakyat, Desak Kejari Usut Tuntas Siapapun Yang Terlibat Kasus Dispora Kota Bekasi

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 376
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi| Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dituntut dapat memeriksa Walikota Bekasi Tri Adhianto yang diduga kuat turut terlibat dalam pusaran Korupsi Pengadaan Alat-Alat Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi. Hal itu kembali dikemukakan para demonstran yang melakukan aksi unjukrasa didepan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Jum’at,(4/06/2025) “Kami mendesak Kejaksaan Negeri Kota Bekasi punya […]

  • Presiden Prabowo Janji Tambah Dana Riset Saat Kumpulkan 1.200 Rektor di Istana

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 140
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 17 Januari 2026| Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan taklimat kepada para Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dari seluruh Indonesia di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 1.200 undangan yang terdiri dari rektor dan guru besar perguruan tinggi negeri maupun swasta. Pertemuan ini menjadi kali ketiga […]

  • AS-HAM Berikan Santunan Kepada 50 Anak Yatim

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Asep Hidayat
    • visibility 24
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bogor, 18 Maret 2026 | Menjelang hari Raya Idul Fitri yang tinggal hitungan hari. Asosiasi Sosial Hak Asasi Manusia ( AS-HAM) berbagi kegembiraan bersama 50 anak yatim. Acara berlangsung di kantor ASHAM, Perumahan Pesona Taman Dhika Jln. Soemanthadieredja Kelurahan Rangga Mekar Kota Bogor Selatan.   Juanda Hermawan, ketua umum ASHAM mengatakan bahwa,” Aksi […]

  • Pernah Dipimpin Dadan Hindayana, Kampus Ini Tersangkut Kasus Dana Hibah Pemda Halmahera Barat

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 106
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Halmahera Barat, 28 September 2025| Kontroversi yang berkembang seputar Yayasan STPK (Sekolah Tinggi Pertanian dan Kewirausahaan) Banau, di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, telah menimbulkan ketidakpastian atas masa depan lembaga pendidikan pertanian itu. Sengketa yang meletus awal tahun 2025 ini berpusat pada legalitas akta yayasan dan keputusan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat untuk membekukan dana […]

  • Jembatan Lubuk Agung, Sungai Sarik Hampir Roboh, Pemkab Kampar “Tutup Mata?”

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 156
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kampar Riau, 4 Oktober 2025| Salah satu pendukung lancarnya perekonomian masyarakat adalah jalan dan jembatan. Apalagi bagi masyarakat di pedesaan (pedalaman). Hasil perkebunan maupun pertanian akan mudah didistribusikan bila jalan dan jembatan memadai, begitu juga sebaliknya. Namun, berbanding terbalik dengan yang ada di wilayah Kabupaten Kampar, Riau. Tepatnya di antara Desa Lubuk Agung dan Sungai […]

  • Komisi III DPR Selidiki Dugaan Mafia Tanah di Jembrana: SHM Dibatalkan, Tanah Warga “Hilang”

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 106
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta 25 Oktober 2025| Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada Kamis (23/10/2025) untuk merespons aduan serius terkait dugaan penyerobotan dan penghilangan hak atas tanah di Kabupaten Jembrana, Bali. Kasus ini diduga melibatkan oknum Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jembrana dan perusahaan swasta, PT. Sungai Mas Indonesia (PT SMI). Dalam RDPU tersebut, […]

expand_less