Senin, September 21, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Umum Mancanegara Internasional

Serangan Militer Israel terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Menewaskan 3 Tentara Indonesia, Wilson Lalengke: “Kebrutalan Terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Harus Diakhiri”

Chairul Husen by Chairul Husen
1 April 2026
in Internasional
0
Serangan Militer Israel terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Menewaskan 3 Tentara Indonesia, Wilson Lalengke: “Kebrutalan Terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Harus Diakhiri”
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 1 April 2026 | Eskalasi mengejutkan dalam konflik Timur Tengah telah merenggut nyawa tiga tentara Indonesia yang bertugas di bawah Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). Para tentara tersebut, yang dikerahkan sebagai bagian dari misi perdamaian PBB untuk memantau permusuhan antara Israel dan Hizbullah, tewas dalam serangan militer Israel yang secara langsung menargetkan posisi PBB. Serangan tersebut telah memicu kemarahan di seluruh komunitas internasional, menimbulkan pertanyaan mendesak tentang perilaku Israel dan keselamatan pasukan penjaga perdamaian yang beroperasi di bawah bendera PBB.

Menurut laporan UNIFIL, serangan itu terjadi di dekat Garis Biru, area perbatasan yang ditetapkan PBB antara Israel dan Lebanon. Pasukan Israel melancarkan serangan artileri dan udara sebagai respons terhadap tembakan roket Hizbullah, tetapi salah satu serangan tersebut mengenai kompleks UNIFIL tempat pasukan penjaga perdamaian Indonesia ditempatkan. Meskipun terdapat tanda bendera PBB yang jelas dan status netral misi tersebut, kompleks itu terkena serangan, menyebabkan tiga tentara Indonesia tewas dan beberapa lainnya terluka.

You might also like

Guncang Sukadarma! Mantan Bacalon Ableh Alihkan Dukungan ke Hadi Ruhiyat Soleh

Jelang Pesta Demokrasi Desa, Desi Kurniati Ajak Warga Sukamulya Jaga Kondusivitas

H. Abdul Rohim Alias Noing Raih Nomor Urut 1 dalam Penetapan Calon Kepala Desa Karanghaur

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengutuk serangan itu, menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional dan Konvensi Jenewa, yang mewajibkan semua pihak untuk melindungi pasukan penjaga perdamaian dan warga sipil. Pemerintah Indonesia menuntut pertanggungjawaban, sementara para pemimpin global menyatakan keprihatinan atas penargetan pasukan yang mandat utamanya adalah menjaga perdamaian dan stabilitas.

Kecaman Keras Wilson Lalengke

Wilson Lalengke, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan pembela hak asasi manusia internasional, mengeluarkan pernyataan keras sebagai tanggapan atas tragedi tersebut. Ia mengutuk kebrutalan tentara Israel yang sengaja menargetkan pasukan penjaga perdamaian di bawah bendera PBB.

“Ini adalah tindakan biadab. Pasukan Israel telah melakukan pelanggaran berat dengan menyerang pasukan penjaga perdamaian PBB yang jelas-jelas ditandai dan yang misinya adalah membawa perdamaian kepada semua pihak. Membunuh tentara Indonesia yang bertugas di bawah bendera PBB bukan hanya kejahatan terhadap Indonesia tetapi juga kejahatan terhadap kemanusiaan. Masyarakat internasional harus bertindak tegas untuk menghentikan kebrutalan militer Israel,” kata Lalengke, Rabu (31/3).

Ia menekankan bahwa pasukan penjaga perdamaian PBB adalah aktor netral, yang bertugas melindungi warga sipil dan mencegah eskalasi. “Menargetkan mereka adalah serangan terhadap gagasan penjaga perdamaian itu sendiri. Hal itu merusak kredibilitas PBB dan mengancam keselamatan semua utusan perdamaian di seluruh dunia,” tambahnya.

Seruan untuk Tindakan Internasional

Lalengke mendesak komunitas internasional untuk segera mengambil langkah-langkah untuk meminta pertanggungjawaban Israel. Ia menyerukan Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan sesi darurat dan menuntut penyelidikan independen atas serangan tersebut. “Dunia tidak bisa tinggal diam. Jika Israel dibiarkan terus menargetkan pasukan penjaga perdamaian tanpa hukuman, maka tidak ada misi PBB di mana pun yang akan aman. Ini adalah tantangan langsung terhadap hukum internasional dan otoritas PBB,” katanya.

Pada saat yang sama, Lalengke menekankan bahwa Hizbullah dan kelompok bersenjata lainnya juga harus ditekan untuk menghentikan serangan yang memprovokasi pembalasan Israel. “Kita harus konsisten. Hizbullah harus berhenti meluncurkan roket ke Israel dan menahan diri dari tindakan yang membahayakan warga sipil dan pasukan penjaga perdamaian. Kekerasan dari kedua belah pihak hanya memperpanjang penderitaan orang-orang yang tidak bersalah, termasuk utusan perdamaian PBB yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk perdamaian,” katanya.

Kematian tentara Indonesia menyoroti posisi genting pasukan penjaga perdamaian PBB di wilayah yang bergejolak. UNIFIL, yang didirikan pada tahun 1978, telah lama beroperasi di Lebanon selatan untuk memantau gencatan senjata dan mencegah eskalasi antara Israel dan Hizbullah. Pasukan penjaga perdamaian dari puluhan negara bertugas di bawah bendera PBB, seringkali dalam kondisi berbahaya. Penargetan posisi PBB merusak kredibilitas misi dan mengancam untuk menggoyahkan keseimbangan yang rapuh di sepanjang perbatasan.

Indonesia, salah satu penyumbang terbesar misi perdamaian PBB, telah kehilangan tentara dalam penugasan sebelumnya, tetapi penargetan yang disengaja terhadap pasukannya oleh pasukan Israel menandai perkembangan baru dan mengkhawatirkan. Insiden ini berisiko memperburuk hubungan diplomatik dan dapat memicu seruan untuk pengawasan internasional yang lebih kuat terhadap tindakan militer Israel.

Menegakkan Prinsip-Prinsip Kemanusiaan

Serangan tersebut menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk menegaskan kembali prinsip-prinsip kemanusiaan. Pasukan penjaga perdamaian dilindungi oleh hukum internasional, dan keselamatan mereka sangat penting untuk menjaga stabilitas global. Lalengke menekankan bahwa hak untuk hidup, penghormatan terhadap martabat manusia, dan kepatuhan terhadap konvensi internasional harus menjadi pedoman semua tindakan militer. “Israel harus menghormati Konvensi Jenewa, Piagam PBB, dan prinsip-prinsip hak asasi manusia. Tidak ada negara yang berhak mengabaikan kewajiban-kewajiban ini,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya akuntabilitas peradilan. “Pengadilan Kriminal Internasional harus menyelidiki insiden ini. Mereka yang bertanggung jawab harus dituntut. Keadilan harus ditegakkan untuk keluarga para tentara Indonesia dan untuk integritas misi penjaga perdamaian PBB,” desak Lalengke.

Pembunuhan tiga pasukan penjaga perdamaian PBB Indonesia oleh serangan militer Israel merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan eskalasi berbahaya dalam konflik Timur Tengah. Kecaman Wilson Lalengke mencerminkan kemarahan yang dirasakan oleh banyak orang di seluruh dunia. Seruannya untuk tindakan internasional yang tegas—baik untuk menghentikan kebrutalan militer Israel maupun untuk menekan Hizbullah agar menghentikan serangan—menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan akuntabilitas dan pengekangan dari semua pihak.

Saat dunia berduka atas kehilangan tentara Indonesia yang gugur dalam pengabdian untuk perdamaian, pertanyaannya tetap: akankah komunitas internasional bangkit untuk membela prinsip-prinsip hak asasi manusia dan kesucian misi perdamaian PBB, atau akankah keheningan membiarkan kebrutalan lebih lanjut terjadi?

Tags: (PBB)KonflikTengahTimur
Previous Post

Pemerintah Sampaikan Duka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Next Post

Sorotan! LKPJ 2025 Bekasi Menghasilkan Pendapatan Rp6,6 Triliun, 36 Penghargaan Diraihnya

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Guncang Sukadarma! Mantan Bacalon Ableh Alihkan Dukungan ke Hadi Ruhiyat Soleh
Politik

Guncang Sukadarma! Mantan Bacalon Ableh Alihkan Dukungan ke Hadi Ruhiyat Soleh

by Chairul Husen
12 September 2026
Jelang Pesta Demokrasi Desa, Desi Kurniati Ajak Warga Sukamulya Jaga Kondusivitas
Politik

Jelang Pesta Demokrasi Desa, Desi Kurniati Ajak Warga Sukamulya Jaga Kondusivitas

by Chairul Husen
10 September 2026
H. Abdul Rohim Alias Noing Raih Nomor Urut 1 dalam Penetapan Calon Kepala Desa Karanghaur
Politik

H. Abdul Rohim Alias Noing Raih Nomor Urut 1 dalam Penetapan Calon Kepala Desa Karanghaur

by Chairul Husen
9 September 2026
H. Midi Edys Dapat Nomor Urut 2, Siap Lanjutkan Perjuangan di Pilkades Karangreja
Politik

H. Midi Edys Dapat Nomor Urut 2, Siap Lanjutkan Perjuangan di Pilkades Karangreja

by Chairul Husen
9 September 2026
Prabowo ke Rusia! Putin Undang Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum Ekonomi EEF Ke-11 di Far Eastern Federal University
Internasional

Prabowo ke Rusia! Putin Undang Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum Ekonomi EEF Ke-11 di Far Eastern Federal University

by Tegar News
2 September 2026
Next Post
Sorotan! LKPJ 2025  Bekasi Menghasilkan Pendapatan Rp6,6 Triliun, 36 Penghargaan Diraihnya

Sorotan! LKPJ 2025 Bekasi Menghasilkan Pendapatan Rp6,6 Triliun, 36 Penghargaan Diraihnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Bhabinkamtibmas Polsek Parung Bersinergi Dengan TNI Menjalin Kedekatan Dengan Masyarakat Desa Binaan.

Bhabinkamtibmas Polsek Parung Bersinergi Dengan TNI Menjalin Kedekatan Dengan Masyarakat Desa Binaan.

5 Juni 2025
Freeport Resmi Lepas 12% Saham  Gratis! Kepemilikan dan Kendali Tambang Makin Kuat, Naik 63%

Freeport Resmi Lepas 12% Saham Gratis! Kepemilikan dan Kendali Tambang Makin Kuat, Naik 63%

14 Juli 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Indonesia Darurat Karhutla, Terkesan Ada Pembiaran! Publik Pertanyakan Menteri Abal-abal
Info Publik

Indonesia Darurat Karhutla, Terkesan Ada Pembiaran! Publik Pertanyakan Menteri Abal-abal

21 September 2026
Gakkum Diminta Tak Berhenti pada Dalih Prioritas – Dugaan Rantai Getah Pinus TNGC Harus Dibongkar Hingga PT EMB
Hukum

Gakkum Diminta Tak Berhenti pada Dalih Prioritas – Dugaan Rantai Getah Pinus TNGC Harus Dibongkar Hingga PT EMB

21 September 2026
Pemanggilan Kades Giriwetan Mahmudi Belum/Tidak Jelas, Apif Sularso Kabid APD Dispermades Magelang Dinilai Tidak Tegas – GMOCT Siap Lanjut Ranah Hukum
Info Daerah

Pemanggilan Kades Giriwetan Mahmudi Belum/Tidak Jelas, Apif Sularso Kabid APD Dispermades Magelang Dinilai Tidak Tegas – GMOCT Siap Lanjut Ranah Hukum

21 September 2026
Usai Pemberitaan Viral, Staf Desa Bandung Kosim Arogan -Tantang Berduel, Saat Lokasi Diberikan Malah Ciut; GMOCT Siap Laporkan ke Dispermades
Info Publik

Usai Pemberitaan Viral, Staf Desa Bandung Kosim Arogan -Tantang Berduel, Saat Lokasi Diberikan Malah Ciut; GMOCT Siap Laporkan ke Dispermades

21 September 2026
Warga Desa Bandung Serang Sorot Dugaan Kejanggalan Pengelolaan Dana CSR Kawasan Industri Modern, 2024–2026 Dipertanyakan
Info Daerah

Warga Desa Bandung Serang Sorot Dugaan Kejanggalan Pengelolaan Dana CSR Kawasan Industri Modern, 2024–2026 Dipertanyakan

21 September 2026
Aliansi Penyelamat Gunung Ungaran & Telomoyo Konsolidasi Pengurus, Siap Turun Tanya Warga soal Proyek PLTP
Info Daerah

Aliansi Penyelamat Gunung Ungaran & Telomoyo Konsolidasi Pengurus, Siap Turun Tanya Warga soal Proyek PLTP

21 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News