Iran Siap Memutus Jalur Internet di Teluk Persia: “Hancurkan Listrik Kami, Kami Matikan Dunia!”
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 22 minute ago
- visibility 2
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 8 April 2026 | Teheran Global Dunia kini berada di ambang kekacauan digital total. Di tengah detik-detik berakhirnya ultimatum Presiden Donald Trump yang mengancam akan membom seluruh pembangkit listrik di Iran, Teheran baru saja merilis ancaman balasan yang jauh lebih mengerikan: Sabotase total terhadap seluruh kabel internet bawah laut yang melintasi Teluk Persia, Laut Merah, hingga Laut Mediterania. Langkah nekat ini bukan sekadar gertakan militer biasa, melainkan ancaman langsung untuk “mematikan” peradaban modern, melumpuhkan bursa saham global, transaksi perbankan antarnegara, hingga layanan kecerdasan buatan (AI) yang menjadi tulang punggung ekonomi abad ke-21.

Ancaman yang disampaikan oleh Seyyed Mohammad Mehdi Tabatabaei, pejabat tinggi komunikasi kepresidenan Iran, menegaskan bahwa jika infrastruktur energi mereka disentuh, maka Iran tidak akan ragu memutus serat optik dasar laut yang menghubungkan Asia, Eropa, dan Afrika. Perlu diketahui, wilayah tersebut adalah “titik mati” paling kritis di dunia di mana lebih dari 30% lalu lintas data global mengalir. Jika kabel-kabel ini diputus, miliaran orang akan kehilangan akses internet, ribuan perusahaan teknologi raksasa seperti Google, Amazon, dan Microsoft akan tumbang, dan sistem perbankan internasional bisa mengalami freeze total yang akan memicu depresi ekonomi global dalam hitungan jam.
Para ahli keamanan siber memperingatkan bahwa perbaikan kabel bawah laut di zona perang aktif adalah misi yang hampir mustahil. Dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menyambung kembali nadi digital tersebut, sementara dunia akan terjerumus ke dalam “kegelapan informasi”. Saat ini, raksasa teknologi Meta dan penyedia layanan cloud dunia dilaporkan sedang panik melakukan pengalihan rute darurat (rerouting) melalui jalur darat dan satelit, namun kapasitasnya jauh dari cukup untuk menampung beban data dunia. Malam ini, saat jarum jam mendekati batas waktu ultimatum Trump, nasib konektivitas internet Anda – dan dompet digital dunia – sedang dipertaruhkan di dasar laut Timur Tengah.[]
Sumber Berita:
Investigasi Intelijen Maritim, Laporan Eksklusif CNN Business, Analisis Strategis Bloomberg, dan Update Kantor Kepresidenan Iran.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Berbagai Sumber






At the moment there is no comment