Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Tokoh Serang Kritik Soal 10.000 Anak Putus Sekolah, Ini Jawaban Pemkab Serang

Tokoh Serang Kritik Soal 10.000 Anak Putus Sekolah, Ini Jawaban Pemkab Serang

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month 2 hour ago
  • visibility 3
  • comment 0 comment

Tegarnews.co id – Serang, 16 Juni 2026 | Kabupaten Serang tengah menghadapi tantangan besar di sektor pendidikan. Di balik statusnya sebagai salah satu zona industri manufaktur terbesar di Indonesia, daerah ini mencatat sedikitnya 10.000 anak usia sekolah telantar dan tidak mengenyam bangku pendidikan atau masuk dalam kategori Anak Tidak Sekolah (ATS).

Kondisi tersebut diperparah oleh hancurnya infrastruktur pendidikan di lapangan. Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, sebanyak 2.854 ruang kelas SD dan SMP di wilayah tersebut dilaporkan dalam kondisi rusak sedang hingga berat. Rinciannya meliputi 875 ruang kelas SD rusak berat, 1.273 rusak sedang, serta 203 ruang kelas SMP rusak berat dan 503 rusak sedang.

Namun, di tengah kedaruratan fisik sekolah tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang justru mengambil kebijakan memangkas APBD 2026 pada sektor pendidikan sebesar Rp128 miliar. Dampak dari pemotongan anggaran ini membuat pemerintah daerah mengaku hanya mampu merehabilitasi 20 hingga 22 ruang kelas pada tahun ini melalui anggaran murni.

Sorotan Tokoh Masyarakat
Kebijakan pemangkasan anggaran ini memicu reaksi keras dari tokoh masyarakat Serang sekaligus Pendiri Padepokan Bumi Alit Padjajaran, Abah Elang Mangkubumi. Ia menilai pengurangan anggaran di tengah ribuan ruang kelas yang nyaris roboh merupakan langkah yang tidak masuk akal sehat.

“Melihat kenyataan sepuluh ribu anak di tanah Serang tidak bisa sekolah dan ribuan ruang kelas hancur, ini adalah tamparan keras bagi wajah Pemerintah Kabupaten Serang. Logika macam apa yang dipakai pemerintah sampai anggaran pendidikan dipotong seratus dua puluh delapan miliar rupiah di tengah kondisi darurat seperti ini? Pemerintah daerah jangan menutup mata dan bersilat lidah melemparkan kesalahan kepada urusan ekonomi orang tua,” ujar Abah Elang saat ditemui di kediamannya, Selasa (16/6/2026).

Lebih lanjut, Abah Elang mendesak jajaran eksekutif dan legislatif Kabupaten Serang untuk segera memulihkan postur anggaran pendidikan. Ia juga meminta pemerintah daerah memanggil para pimpinan perusahaan manufaktur di Serang guna mengalokasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) secara transparan untuk membangun kembali sekolah yang rusak, serta berharap kalangan mahasiswa ikut mengawal aspirasi ini.

Jawaban Pemerintah Kabupaten Serang. Merespons kritik tersebut, Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, memaparkan sejumlah langkah strategis yang saat ini tengah dijalankan oleh pemerintah daerah untuk menekan angka ATS sekaligus memulihkan infrastruktur sekolah.

Untuk meningkatkan partisipasi sekolah di tingkat dasar dan menengah, Najib menjelaskan bahwa Pemkab Serang tengah memaksimalkan kesempatan masyarakat untuk mengikuti program pendidikan Kesetaraan Paket A dan Paket B melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Sementara terkait keterbatasan anggaran daerah untuk menambah ruang kelas baru, Dindikbud Kabupaten Serang telah mengajukan program revitalisasi dan rehabilitasi bangunan sekolah, khususnya tingkat SDN, kepada pemerintah pusat. Menurut Najib, Kementerian Pendidikan Nasional berkomitmen untuk mendukung pemulihan fasilitas pada sekitar 200 sekolah di Kabupaten Serang.

Di sisi lain, untuk meningkatkan kepedulian orang tua terhadap masa depan anak, Pemkab Serang juga aktif berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk para tokoh ulama, guna melakukan penyuluhan dan edukasi mengenai pentingnya pendidikan di tingkat keluarga.

Najib mengingatkan bahwa penyelesaian kemelut pendidikan ini memerlukan kerja sama lintas sektor demi memenuhi amanat regulasi yang berlaku. Menurutnya, sesuai dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas), tanggung jawab pendidikan merupakan kewajiban bersama yang melibatkan tiga pilar utama, yaitu pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • 811 Sertipikat Konsolidasi Tanah di Bantul Siap Diserahkan Menteri Nusron

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle Darmayanti
    • visibility 186
    • 0Comment

      tegarnews.co.id Bantul   Sabtu 10 mai 2025 Sebanyak 811 sertipikat hasil program Konsolidasi Tanah di kawasan Parangtritis, Kabupaten Bantul, Provinsi D.I. Yogyakarta, akan diserahkan langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, pada Sabtu (10/05/2025). Sertipikat tersebut merupakan hasil penataan ulang atas lahan yang masyarakat setempat kenal sebagai “tanah tutupan […]

  • Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Parungpanjang Sambang Warga Berikan Pesan Kamtibmas

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 161
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor|Polsek Parungpanjang Bogor Polres Bogor Polda Jabar. Bhabinkamtibmas Polsek Parungpanjang Polres Bogor *Aiptu Iyus nurlubis* menunjukkan komitmen dan kedekatannya dengan warga di wilayah hukum binaannnya, Senin (12/05/2025). Bhabinkamtibmas Aiptu Iyus Nurlubis melakukan kunjungan langsung ke Kp Pintu air RT. 03/06 desa Cibunar Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor dalam upaya untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan […]

  • Demer Dorong Solusi Terintegrasi Selamatkan Pariwisata Bali

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 228
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bali, 13 Januari 2026| Partai Golkar memberi perhatian serius terhadap kondisi pariwisata Bali yang dinilai membutuhkan penanganan segera dan menyeluruh. Ketua DPD I Golkar Bali, Gde Sumarjaya Linggih, mengingatkan Bali berisiko ditinggalkan wisatawan jika berbagai persoalan mendasar tidak segera ditangani secara terintegrasi. Politisi asal Buleleng itu menyoroti semakin kompleksnya perbincangan publik, khususnya di media sosial, […]

  • GANNAS Berhasil Menutup Toko Obat Keras Berkedok Toko Kosmetik di Pondok Aren Tangsel

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 549
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang Selatan, 13 November 2025| ‘GANNAS’ kembali menunjukkan eksistensinya sebagai pemerhati narkotika bukan sekedar omon-omon belaka tapi bukti kinerja nyata. Samsuri ketua DPD Gannas Kota Tangerang Selatan beserta jajaran anggota pengurus DPD Tangsel beserta Sekwil GANNAS Prov Banten berikut jajarannya. Ketua RT / RW dan masyarakat lingkungan setempat mendatangi salah satu toko obat berkedok toko […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Babakan Madang Jenguk Warga Sakit, Pererat Kepedulian Dan Kamtibmas

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 113
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Kepedulian terhadap masyarakat menjadi salah satu tugas utama yang terus dijalankan jajaran Polres Bogor melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah. Seperti yang dilakukan Aiptu Diki Maulana, Bhabinkamtibmas Desa Kadumanggu, Polsek Babakan Madang, yang menyambangi dan menjenguk salah satu warga yang tengah sakit di Kampung Kadumanggu RT 05 RW 01, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. […]

  • Pasca Viral: Polisi Sita 833 Butir Obat Keras Modus Toko Sembako Di Tangerang, 3 Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 339
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang| (GMOCT)-Team liputan khusus GMOCT Gabungan Media Online dan Cetak Ternama mendapatkan informasi dari media online Cctvnews.online yang tergabung di GMOCT bahwasanya Sebanyak 833 butir obat keras diamankan petugas Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota. Ratusan butir obat keras yang diamankan tersebut didapatkan dari tangan 3 orang tersangka. Mereka adalah MT (30), SB (24) dan MS […]

expand_less