Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 23 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Bidang Aset terus mendalami kasus hilangnya mobil operasional (pentaris) milik Pemerintah Desa Hegarmanah yang terjadi pada masa kepemimpinan mantan Kepala Desa, Mamad Rifai. Kamis. (23/7/2026).
Pada Rabu (22/7/2026) tim media melakukan konfirmasi langsung kepada Bidang Aset Kabupaten Bekasi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
Dalam keterangannya, pihak Bidang Aset menyampaikan akan mengirimkan surat kepada Inspektorat Kabupaten Bekasi sebagai bagian dari proses koordinasi dan pendalaman atas hilangnya aset milik desa tersebut.
Selain berkoordinasi dengan Inspektorat, Bidang Aset juga akan meminta keterangan dari sejumlah pihak yang dinilai mengetahui peristiwa tersebut.
Meski demikian, pihaknya belum merinci siapa saja yang akan dipanggil dalam proses klarifikasi.
Sebelumnya, Bidang Aset menyatakan akan melayangkan surat pemanggilan kepada Mamad Rifai yang menjabat sebagai Kepala Desa Hegarmanah saat mobil operasional desa itu dilaporkan hilang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh media, kendaraan operasional tersebut dilaporkan hilang ketika berada di rumah pribadi Mamad Rifai di Kampung Pangkalan, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.
Informasi tersebut masih dalam tahap pendalaman oleh instansi berwenang dan belum menjadi kesimpulan akhir.
Di sisi lain, Mamad Rifai diketahui kembali mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Hegarmanah pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan datang.
Hingga berita ini diterbitkan, Mamad Rifai belum memberikan keterangan resmi terkait rencana pemanggilan maupun hilangnya kendaraan operasional desa tersebut.
Media tetap membuka ruang hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan akan memuat klarifikasi apabila yang bersangkutan memberikan tanggapan.
Kasus hilangnya aset desa ini masih dalam proses penanganan oleh instansi terkait. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah terdapat keterangan resmi maupun hasil pendalaman dari pihak yang berwenang.
Sumber : Agus













