Tegarnews.co.id – Jawa Barat, 6 Agustus 2026 | Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan tegas memerintahkan pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang jenis tramadol di wilayahnya. Menanggapi maraknya bisnis gelap tersebut yang diduga dilindungi oleh oknum tertentu, Dedi menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh gentar dan negara tidak boleh kalah dari para pembeking.
Sebagai langkah nyata, ia bahkan mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi melaporkan warung atau lokasi penjualan tramadol di media sosial dan menjanjikan hadiah bagi para pelapor demi memutus mata rantai peredaran obat keras yang meresahkan warga.
“KDM mengimbau warga segera melaporkan lokasi warung atau pihak yang diduga menjual tramadol tanpa izin melalui jalur resmi maupun media sosial secara bertanggung jawab. Laporan tersebut nantinya akan diverifikasi sebelum ditindaklanjuti oleh aparat berwenang.
Sebagai bentuk apresiasi, Dedi Mulyadi menyiapkan hadiah bagi masyarakat yang memberikan informasi terkait peredaran tramadol ilegal. Namun, hingga kini pemerintah belum merinci besaran hadiah maupun mekanisme pemberiannya.
Kami sampaikan, sekarang ini banyak yang menjual tramadol dan minuman keras ilegal. Bagi warga Jabar yang bisa memposting atau melaporkan penjual tramadol di media sosial, saya akan kasih hadiah juga,” ujar Dedi melalui unggahan di media sosial,
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mempersempit ruang gerak peredaran obat keras ilegal yang dinilai dapat membahayakan kesehatan serta merusak masa depan generasi muda.
“Masyarakat juga diimbau untuk tidak bertindak sendiri atau menghadapi terduga pelaku secara langsung. Seluruh informasi yang diperoleh sebaiknya disampaikan kepada aparat agar proses verifikasi dan penindakan dapat dilakukan sesuai prosedur hukum.(Rls/ Inel)














