Tegarnews.co.id – Jakarta, 18 September 2026 | Panggung politik-ekonomi Tanah Air mendadak menyajikan plot twist paling kolosal dan dramatis di awal pekan. Pada Senin sore (14 September 2026), kabar mengejutkan datang dari Istana Negara: Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan!
Pencopotan kilat ini terjadi hanya beberapa jam setelah Purbaya membongkar dugaan mega-kebocoran pajak yang melibatkan puluhan pabrik baja raksasa dan oknum “orang dalam”.
Pakar Hukum Tata Negara Prof Jimly Asshiddiqie turut menyoroti pemecatan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan. Prof Jimly ikut prihatin atas cara Prabowo mendepak sang Bendahara Negara, baginya itu adalah cara yang benar-benar tak etis, cara Presiden Prabowo Subianto mendepak Purbaya benar-benar nirempati.
Bagi Prof Jimly etika bernegara kita memang butuh perbaikan besar setelah melihat cara pemerintah memperlakukan Purbaya, ia bahkan mengusul supaya Indonesia bisa punya Undang-Undang tersendiri yang mengatur etika para pejabat.
“Etika kekuasaan memang harus ditata dengan baik di negara kita. Perlu UU Etika Bernegara tersendiri. Sebagai contoh, cara Purbaya diberitahu akan diganti. Meski banyak yang setuju pergantian ini, tetapi caranya memang kurang etis,” kata Prof Jimly dilansir Olenka.id.(Rls/Red)













