Bergerak Bersama Lintas Instansi, Wujud Nyata Negara Hadir Ditengah Masyarakat Terdampak Bencana
- account_circle Rls/Red
- calendar_month Sen, 5 Jan 2026
- visibility 71
- comment 0 comment

Foto: Untuk menjangkau Desa yang terisolir, instansi terkait dan unsur lainnya menggunakan sped boat menempuh jalur sungai menuju lokasi.
Tegarnews.co.id-Aceh Tamiang, 5 Januari 2026| Forkopimda Kabupaten Aceh Tamiang menyerahkan bantuan berupa speed boat karet milik BNPB serta paket sembako kepada warga Desa Lubuk Sidup yang terisolir akibat bencana alam di wilayah tersebut.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menyampaikan bahwa penyerahan bantuan tersebut dilakukan pada Sabtu, 3 Januari 2026.
“Forkopimda Kabupaten Aceh Tamiang menyalurkan bantuan speed boat karet BNPB dan sembako kepada warga Desa Lubuk Sidup yang terdampak bencana alam,” ujar Kabid Humas.
Untuk menjangkau desa yang terisolir tersebut, Forkopimda Aceh Tamiang menuju lokasi menggunakan jalur sungai menggunakan spead boat, didampingi sejumlah pejabat terkait dan unsur instansi lainnya.

Foto: Dengan menggunakan peralatan sederhana, para personel bersama instansi terkait bahu-membahu.
Menurut Kabid Humas, bantuan speed boat karet ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana transportasi air guna menunjang mobilitas warga, sementara bantuan sembako membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak.
Kabid Humas Polda Aceh menambahkan dalam keterangannya bahwa kegiatan ini juga difokuskan pada pembersihan ruang belajar dan mushala SMP Negeri 5 Kejuruan Muda yang berada di wilayah hukum Polsek Simpang Kiri, pada Minggu 4 Januari 2026.
“Lumpur serta sisa material banjir yang mengendap di lingkungan sekolah dibersihkan agar aktivitas belajar mengajar dapat segera kembali normal.
Kegiatan pembersihan ini dipimpin oleh AKP Rahmad Rasyid di wilayah hukum Polsek Tamiang Hulu dan Ipda Syamsul Rijal di wilayah hukum Polsek Simpang Kiri. Sebanyak 24 personel Ditpolairud Polda Aceh dikerahkan dalam kegiatan tersebut.

Foto: Membersihkan lumpur sisa material banjir yang mengendap di lingkungan sekolah. Agar aktivitas belajar mengajar dapat segera kembali normal.
Dalam pelaksanaannya, personel Ditpolairud turut dibantu oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Aceh Tamiang yang melakukan penyemprotan air untuk membersihkan lumpur yang menempel di lantai ruang kelas dan mushala.
Dengan menggunakan peralatan sederhana, para personel bersama instansi terkait bahu-membahu membersihkan lumpur, sampah, serta material kayu yang terbawa arus banjir. Aksi gotong royong ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana,” tutup Kabid Humas.
Sinergi lintas instansi sangat membantu dan mempercepat proses pembersihan serta pemulihan fasilitas sekolah.
Adanya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, baik dalam pemenuhan kebutuhan makanan sehari-hari maupun akses transportasi sungai.
Dalam rangka percepatan pemulihan pascabencana banjir, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Aceh yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa II Polda Aceh melaksanakan kegiatan pembersihan fasilitas pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Aceh berharap proses pemulihan pascabanjir di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat serta memberikan rasa aman dan semangat baru bagi para siswa dan tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar.[*]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Bidhumas Polda Aceh






At the moment there is no comment