Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Diduga Gunakan Yayasan Bermasalah, Citaville Pillar Cikarang Disorot Soal PHK Karyawan

Diduga Gunakan Yayasan Bermasalah, Citaville Pillar Cikarang Disorot Soal PHK Karyawan

  • account_circle HUSEN
  • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
  • visibility 70
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 04 Januari 2026-Seorang mantan karyawan Citaville Pillar Cikarang berinisial AP, yang bertugas sebagai petugas keamanan (security), mengeluhkan dugaan pemberhentian kerja secara sepihk oleh pihak manajemen. Keluhan tersebut disampaikan AP kepada Tim awak media, Sabtu 03/01/2026

AP mengaku menerima pemberitahuan pemutusan hubungan kerja (PHK) melalui pesan WhatsApp dari seseorang bernama Irfan, yang disebut sebagai bagian dari manajemen Yayasan BPSI.

 

“Saya dapat WhatsApp dari Pak Irfan terkait pemutusan kerja saya. Posisi di akhir tahun, sebentar lagi mau puasa dan Lebaran,” ujar AP dengan nada sedih.

 

Menurut AP, dirinya telah bekerja sejak awal pembangunan perumahan Citaville Pillar Cikarang, saat lahan masih kosong hingga kini dihuni sekitar 50 kepala keluarga. Ia menyebut telah mengabdi selama kurang lebih empat tahun.

 

“Saya mulai kerja sejak Agustus 2021 sampai November 2024 di bawah Citaville langsung. Setelah itu ada perubahan sistem, security dan gardener dialihkan ke Yayasan RTM dan BPSI,” jelasnya.

 

Namun, setelah peralihan manajemen tersebut, AP mengaku tidak pernah menandatangani kontrak kerja baru dengan pihak yayasan. Ia juga menyebut BPJS Ketenagakerjaan tidak aktif sejak pengelolaan dialihkan.

 

“Tidak ada kontrak kerja sama sekali, beda jauh dengan saat masih di bawah Citaville. BPJS juga belum aktif sampai sekarang,” tambahnya.

 

AP mengaku telah mendengar kabar adanya pengurangan karyawan dan merasa dirinya telah menjadi target sejak awal. Ia menyebut alasan yang disampaikan pihak manajemen adalah kinerja, absensi, serta kondisi perusahaan yang disebut kolaps karena tidak ada penjualan.

 

Upaya mediasi telah dilakukan AP sebanyak dua kali, termasuk didampingi organisasi Korps Indonesia Muda (KIM) Kabupaten Bekasi pada 16 Desember 2025. Dalam pertemuan tersebut, AP mengajukan permohonan agar tetap dipekerjakan hingga setelah Lebaran 2026 atau minimal selama 3–4 bulan.

 

Namun pada 29 Desember 2025, AP menerima pesan WhatsApp yang menyatakan permohonannya tidak dapat dikabulkan. Ia juga mengaku tidak menerima uang kompensasi meskipun telah bekerja selama empat tahun.

 

“Saya diberhentikan di penghujung tahun tanpa kompensasi apa pun,” ungkapnya.

 

Diketahui, Citaville Pillar Cikarang saat ini bermitra dengan Yayasan RTM (Rajawali Trans Multimas) dan BPSI (Bright Property Service Indonesia). Kedua yayasan tersebut diduga tidak menjalankan ketentuan sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Cipta Kerja, khususnya terkait kontrak kerja dan jaminan sosial tenaga kerja.

 

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum berhasil memperoleh klarifikasi dari pihak manajemen Citaville Pillar Cikarang maupun pihak yayasan terkait, dengan alasan masih dalam masa libur Tahun Baru.

  • Author: HUSEN
  • Editor: HUSEN
  • Source: Rls/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Hadiri Kompolnas Award: Polri Tak Antikritik, Komitmen Terus Perbaiki Diri!

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 178
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 17 Oktober 2025| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa, Polri bukanlah institusi yang antikritik. Korps Bhayangkara selalu menerima saran dan masukan untuk dijadikan bahan evaluasi guna menjadi polisi yang diharapkan serta dicintai oleh rakyat. Hal tersebut disampaikan Sigit saat memberikan sambutan dan menyerahkan penghargaan di acara Kompolnas Award tahun 2025 di Hotel Merlyn […]

  • Kematian Tak Wajar di Tondano, LBH GEKIRA Dorong Pembentukan Tim Investigasi Independen

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 44
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 21 Januari 2026| Kasus kematian Evia Maria Mangolo, mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Manado (Unima), kini menjadi sorotan tajam bagi penegakan Hukum dan perlindungan hak asasi manusia di Sulawesi Utara. Korban ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di kamar kosnya di wilayah Tondano, Kabupaten Minahasa, pada akhir Desember 2025 lalu. Ketua […]

  • Ketika Rumah Saya Diteror: Harapan untuk Polri yang Lebih Transparan dan Melindungi Jurnalis

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 463
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Desember 2025| Malam itu, udara terasa begitu berat. Sekitar pukul 11 malam, suara sepeda motor berhenti di depan rumah, lalu deru mesinnya melaju cepat setelah seseorang melemparkan sesuatu ke arah jendela. Sekilas, saya melihat bayangan seseorang sebelum lenyap di tikungan gelap. Saat saya keluar, hanya ada sisa batu kecil dan rasa was-was yang […]

  • Polres Bogor Gelar Kegiatan “Jum’at Curhat”

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Rls/ N"cek
    • visibility 565
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bogor,7 November 2025|Dalam rangka mempererat hubungan dan komunikasi antara Kepolisian dengan masyarakat, Polres Bogor melaksanakan kegiatan rutin “Jumat Curhat” pada Jum’at (7/11/2025), bertempat di Ruang Mediasi Polres Bogor Polda Jawa Barat. Kegiatan ini dipimpin oleh Kabag Logistik Polres Bogor KOMPOL Ari Trisnawati Setyoningsih,S.Pd.,M.M, didampingi sejumlah pejabat utama Polres Bogor, di antaranya Kasat Binmas AKP […]

  • Remaja Tewas Bersimbah Darah di Depan Kontrakan Rumah Warga di Leuwisadeng “Diduga Oleh Geng Motor”

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Inel
    • visibility 69
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 28 November 2025| Seorang remaja berinisial MCP, ditemukan tewas dengan dipenuhi luka sayatan banda tajam di depan kontrakan di Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah penuh dengan luka sayatan benda tajam. Diduga remaja peria tersebut merupakan korban kekerasan oleh sekolompok geng motor. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 27 November […]

  • Camat Pebayuran Gelar MTQ ke-VII, Kafilah Desa Karangreja Siap Tunjukkan Prestasi Qur’ani

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 114
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi–Camat Pebayuran resmi membuka gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VII Tingkat Kecamatan Tahun 2025 pada Kamis 10/07/2025. yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Pebayuran. Acara ini diikuti oleh seluruh desa Kecamatan Pebayuran, termasuk Desa Karangreja yang mengirimkan kafilah terbaiknya untuk berlaga di berbagai cabang lomba MTQ. MTQ tingkat kecamatan ini merupakan ajang […]

expand_less