Diduga Modus Catring Bawa Nama Relawan Boby, Mengelabui Mangsanya
- account_circle Rls/Darmayanti
- calendar_month 29 minute ago
- visibility 5
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Medan, 12 April 2026 | Dugaan praktik bisnis catering yang menyeret nama relawan tokoh publik di Medan tengah menjadi sorotan. Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkap adanya pihak yang mengklaim mendapat mandat dari Bobby Nasution dalam menjalankan usaha catering.
Menurut keterangan sumber, seorang pengusaha catering merasa dirugikan setelah menjalin kerja sama dengan berinisial (AS) berumur kurang lebih 50 thn pihak yang disebut-sebut sebagai relawan tersebut. Dalam praktiknya, diduga terdapat ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kerja sama, termasuk terkait pemesanan dan distribusi makanan pada sejumlah kegiatan.
“Awalnya kerja sama berjalan, namun kemudian muncul indikasi bahwa pihak tersebut memiliki niat membuka usaha catering sendiri dengan memanfaatkan jaringan yang sudah ada,” ujar sumber.
Kasus ini turut menyeret nama usaha yang dikenal dengan sebutan Baret Bhineka Catering. Dalam salah satu kejadian, disebutkan adanya pesanan catering di kawasan Jalan Damai yang dikaitkan dengan pihak tersebut. Selain itu, muncul dugaan penggunaan nama pihak lain dalam dokumen transaksi, seperti kwitansi pembelian yang disebut atas nama seorang ketua relawan, padahal transaksi dilakukan oleh pihak berbeda.
Tak hanya itu, sebelumnya juga sempat beredar informasi mengenai keterlambatan dan kekurangan jumlah pesanan makanan dalam acara duka di sejumlah lokasi, di antaranya di Jalan Bajak V dan wilayah Namorambe. Dalam salah satu kejadian, dari 500 porsi makanan yang dipesan, hanya 251 porsi yang tiba tepat waktu, sementara sisanya menyusul setelah acara selesai.
Sumber juga menyebut adanya pihak yang mengaitkan bisnis catering tersebut dengan nama “Bobby Berkah”, yang diduga digunakan untuk membangun kepercayaan dalam menjalin kerja sama.
Menanggapi informasi yang berkembang, saat awak media berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait melalui Whats App guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan (cover both sides). Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi yang diterima.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena sempat viral di salah satu sosial media,dinilai berpotensi merugikan pelaku usaha serta mencederai kepercayaan masyarakat, terutama jika benar terdapat pencatutan nama tokoh atau relawan dalam praktik bisnis tersebut.
Sampai berita ini di tayangkan pihak – pihak terkait belum memberikan keterangan yang pasti terhadap awak media .
- Author: Rls/Darmayanti
- Editor: Darmayanti
- Source: Catring relawan boby






At the moment there is no comment