Breaking News
light_mode
Beranda » Info Daerah » DLH Provinsi Jawa Barat ‘Lempar Bola’ Soal Penanganan Pencemaran Lingkungan

DLH Provinsi Jawa Barat ‘Lempar Bola’ Soal Penanganan Pencemaran Lingkungan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
  • visibility 77
  • comment 0 komentar

Tegarnews.co.id-Kabupaten Bandung, 13 November 2025 (GMOCT)| Program Citarum Harum yang berjalan selama 7 tahun (2018-2025) berakhir dengan kesan kurang memuaskan dalam meningkatkan ekosistem lingkungan. Program yang menelan anggaran triliunan rupiah ini dinilai kurang efektif dalam mengatasi kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, (19/11).

Kini, Citarum Harum jilid dua dimulai dengan harapan baru. Satgas Citarum Harum bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat menggelar Sosialisasi dan Pembinaan Industri dalam Pengelolaan Limbah untuk Mendukung Program Citarum Harum, (12/11/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen pentahelix, khususnya dari sektor industri, dalam pengelolaan limbah dan pelestarian lingkungan.

Acara yang berlangsung di Aula Desa Sumbersari, Ciparay, Kabupaten Bandung, dibuka oleh Sandi Firmansyah dari DLH Provinsi Jawa Barat. Sekitar 100 pelaku usaha dari berbagai sektor industri di wilayah Sektor 1 dan 2 hadir sebagai peserta. Narasumber yang hadir antara lain Kepala Bidang Penataan Hukum Lingkungan DLH Jabar Nilawati Wala, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan Resmiani, serta Komandan Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto.

Para narasumber menekankan pentingnya kepatuhan industri terhadap regulasi lingkungan, terutama terkait pengelolaan limbah cair dan padat. Mereka juga menjelaskan ketentuan Permen LHK No. 14 Tahun 2024, yang mengatur sanksi administratif hingga Rp3 miliar bagi pelanggar.

Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto menegaskan, “Saya tidak akan segan-segan menutup lubang outfall-nya kalau masih disalahgunakan. Jangan air limbah itu dialirkan untuk rakyat mandi. Alirkan ke rumah bos kalian, jangan ke warga.”

Ia juga menambahkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab moral bersama. “Lingkungan bukan warisan, tapi titipan yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Namun, upaya sosialisasi ini dinilai kurang lengkap karena ketidakhadiran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung. Padahal, sebagai garda depan di tingkat kewilayahan, kehadiran mereka sangat penting. Ketidakhadiran ini menimbulkan kesan bahwa pentahelix hanya menjadi slogan.

Saat dimintai tanggapan mengenai banyaknya industri “nakal” yang melakukan pencemaran, seperti pabrik bolu Coy dan PT. Koliester Textile Indonesia, Kepala Bidang Penataan Hukum Lingkungan DLH Jabar Nilawati Wala menolak memberikan jawaban dengan alasan bukan kapasitas dan wewenangnya.

GMOCT Mendapatkan Informasi dari Matainvestigasinews

Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) mendapatkan informasi dari media online Matainvestigasinews mengenai dugaan kurangnya tindakan nyata dari DLH Jawa Barat dalam menindak industri-industri yang melakukan pencemaran. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai profesionalitas DLH Jabar dalam mengemban tugas negara.

DLH Kabupaten Bandung hanya memberikan informasi melalui pesan singkat bahwa mereka tidak bisa hadir karena ada tugas lain. Ketidakhadiran ini disayangkan karena Kabupaten Bandung memiliki banyak industri penghasil limbah cair, sehingga acara tersebut sangat penting. Kinerja DLH Provinsi Jawa Barat pun dinilai lambat dan berlarut-larut dalam penanganan masalah lingkungan.

#noviralnojustice

#citarumharum

#dlhprovinsijabar

#gmoct

Team/Red (Matainvestigasinews)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

“Anggaran Triliunan”

Gabungan,Media,Online,dan,Cetak,Ternama

  • Penulis: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Sumber: GMOCT

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi Longsor Di Tambang Cirebon, Kapolda Jabar Sampaikan Duka Cita

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Egi Hendrawan
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id, Cirebon| Empat orang tewas dan sembilan lainnya mengalami luka-luka akibat longsor di area tambang galian C Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jumat (30/5/2025). Tragedi longsor di Cirebon ini kembali membuka mata publik akan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja di lokasi pertambangan. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, melalui Kabid Humas Kombes Pol […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek CSR Polres Bogor kontrol Siskamling dan sampaikan pesan Kamtibmas

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Bogor| Polsek Cisarua Polres Bogor Polda Jabar. Untuk mencegah adanya gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cisarua Polres Bogor anggota Bhabinkamtibmas  melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif salah satunya dengan kegiatan sambang dan kontrol pos kamling. Seperti yang dilakukan personil Bhabinkamtibmas Desa Citeko Bripka Apep Alumudin yang melaksanakan patroli dan kontrol siskamling […]

  • Gibran Sowan Ke Kediaman Hendropriyono, Belajar Strategi & Tokoh Intelijen Senior

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Jenderal (Purn) AM Hendropriyono, tokoh militer dan intelijen senior Indonesia, pada Senin (30/6). Dalam kunjungan itu, Gibran mengaku mendapat banyak pelajaran berharga seputar strategi dan pengalaman intelijen negara. Melalui akun Instagram-nya, Gibran membagikan momen pertemuan hangat tersebut. Ia tampak berdiskusi santai dengan Hendropriyono serta […]

  • Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jasinga, 27 Januari 2026| Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. […]

  • Hebat..!! PT Bagus Jaya Abadi Akui Belum Miliki Legalitas Lahan Tapi Berani Menggugat Ke PN Sorong

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Sorong| Sengketa lahan yang melibatkan PT Bagus Jaya Abadi (BJA) di Pengadilan Negeri Sorong kini memasuki babak baru yang mengundang tanda tanya serius terkait dasar klaim hak atas tanah. Dalam sidang mediasi pertama yang digelar pada Senin (26/05/2025), fakta mengejutkan terungkap dari pernyataan langsung kuasa hukum PT BJA, Albert Frasstio, usai sidang. Frasstio menyatakan bahwa […]

  • Nusron Akhirnya Minta Maaf Serta Klarifikasi Soal Isu Kepemilikan Tanah Oleh Negara

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 12 Agustus 2025| Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kesalahpahaman yang timbul terkait isu kepemilikan tanah oleh negara. Hal tersebut ia sampaikan dihadapan awak media dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (12/8). “Saya Nusron Wahid, sebagai Menteri ATR/Kepala […]

expand_less