Dulu Gitaris Metal, Kini Penjemput Hidayah Artis! Kisah Hijrah Derry Sulaiman Ini Bikin Merinding
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 12 hour ago
- visibility 7
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 9 Maret 2026| Sosok Deri Guswan Pramona, atau yang lebih populer dengan nama Derry Sulaiman, kini dikenal sebagai salah satu pendakwah paling berpengaruh di kalangan musisi dan figur publik tanah air. Namun, siapa sangka pria kelahiran Saniangbaka, Solok, 1 Agustus 1978 ini dulunya adalah sosok “garang” di panggung musik underground Indonesia.
Jejak Sang Gitaris Betrayer
Darah seni mengalir kuat dalam diri Derry sejak remaja di Sumatera Barat. Namun, kepergian ibunda tercinta dalam sebuah kecelakaan tragis saat ia masih duduk di bangku MTs menjadi titik balik emosional yang membawanya masuk ke dunia musik metal sebagai bentuk pelarian.
Pada tahun 1996, Derry nekat merantau ke Jakarta demi mengejar mimpi menjadi anak band. Puncaknya, ia bergabung sebagai gitaris grup musik thrash metal ternama, Betrayer. Namun, haus akan kebebasan membawanya pindah ke Bali pada 1998, di mana ia hidup dalam gaya hidup yang sangat bebas sebelum akhirnya sebuah teguran spiritual datang dari Irfan Sembiring, pendiri band legendaris Rotor.
Titik Balik di Bali: “Dunia Sementara Akhirat Selamanya”
Hidayah menyapa Derry melalui pendekatan lembut para jamaah di sebuah masjid di Bali. Pada tahun 2000, setelah menjalani iktikaf selama tiga hari, ia menemukan ketenangan yang tak pernah ia dapatkan di panggung musik.
Transformasi ini tidak membuatnya meninggalkan musik sepenuhnya. Derry justru menggunakan musik sebagai alat dakwah yang efektif. Salah satu karyanya yang paling fenomenal adalah lagu “Dunia Sementara Akhirat Selamanya”. Lagu yang lahir dari nasihat sederhana seorang pria keturunan Arab di Bali ini meledak di pasaran dan menjadi lagu tema sinetron populer, membawa nama Derry kembali ke permukaan sebagai musisi religi.
“Mualaf-kan” Figur Publik:
Peran Sebagai Juru Dakwah
Di tahun 2025 dan 2026, peran Derry Sulaiman dalam membimbing tokoh populer menuju Islam semakin menjadi sorotan. Beliau menjadi saksi dan pembimbing proses mualaf beberapa nama besar, di antaranya:
dr. Richard Lee: Yang ternyata telah memeluk Islam sejak dua tahun lalu di bawah bimbingan Derry.
Bobon Santoso: Kreator konten populer yang dibimbing Derry mengucapkan syahadat di Masjid An Ni’mah, Cibubur, pada Ramadan 2025.
Kiprah Politik dan Sosial: Sebagai putra Minangkabau yang vokal, Derry juga aktif dalam dinamika politik nasional. Dari dukungan untuk gerakan #2019GantiPresiden hingga keterlibatannya dalam kampanye pasangan Anies-Muhaimin di Pilpres 2024 dan dukungan untuk Mahyeldi-Vasko di Pilgub Sumbar 2024, Derry menunjukkan bahwa seorang pendakwah juga harus peduli pada arah kepemimpinan bangsa.
Kini, dengan penampilan khas gamis dan sorbannya, Derry Sulaiman terus bergerak. Ia membuktikan bahwa masa lalu yang kelam bisa berubah menjadi masa depan yang mencerahkan, menjadikannya jembatan bagi banyak orang untuk kembali menemukan jalan Tuhan.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Wikipedia



At the moment there is no comment