“Jabatan Pelayanan Publik Bukan Ladang Kepentingan, Copot PLT Dirut RSUD yang Tidak Kompeten!”
- account_circle AG
- calendar_month Sen, 1 Des 2025
- visibility 402
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kota Bogor, 1 November 2025| Pemuda Bogor Bersatu kembali turun ke jalan untuk menyampaikan suara rakyat mengenai kegelisahan terhadap penunjukan Pelaksana Tugas Direktur Utama RSUD Kota Bogor yang dinilai tidak sesuai standar profesionalisme. Keputusan yang terkesan dipaksakan ini diduga kuat memiliki kepentingan tertentu yang mengabaikan hak masyarakat atas layanan kesehatan yang berkualitas dan aman.
Arba, selaku Koordinator Lapangan aksi, menegaskan bahwa penempatan pimpinan RSUD Kota Bogor bukan sekadar urusan administratif. Ini menyangkut keselamatan pasien, mutu pelayanan, serta hajat hidup masyarakat Kota Bogor tanpa kecuali. Penunjukan pimpinan yang tidak memiliki rekam jejak yang sesuai di bidang kesehatan merupakan tindakan gegabah dan membahayakan.
“Kami tidak akan tinggal diam melihat jabatan vital seperti Direktur RSUD dipermainkan oleh kepentingan kelompok tertentu. Kami datang untuk memastikan bahwa kesehatan rakyat tidak dijadikan alat transaksi kekuasaan! Jika perlu, kami kembali dengan massa yang lebih besar dan aksi yang lebih lantang!” tegas Arba saat memimpin konsolidasi massa.
Menurut Arba, masalah ini bukan sekadar soal posisi jabatan, tetapi menyangkut masa depan RSUD sebagai institusi kesehatan milik rakyat. RSUD Kota Bogor harus dipimpin oleh orang yang kompeten, berintegritas, dan memahami betul pelayanan kesehatan. Bukan sosok yang dipilih hanya karena kedekatan politik maupun kepentingan ekonomi pihak tertentu.

TUNTUTAN AKSI:
1. Pemkot Bogor segera mencabut penunjukan PLT Dirut RSUD Kota Bogor yang dianggap tidak kredibel dan tidak melalui mekanisme seleksi yang terbuka.
2. Usut dugaan kepentingan politik dan praktik tidak sehat dalam pengisian jabatan strategis di sektor kesehatan.
3. Laksanakan seleksi pimpinan RSUD secara profesional dengan melibatkan unsur medis dan tenaga ahli.
4. Pastikan RSUD tetap menjadi institusi pelayanan kesehatan publik yang bebas dari penyalahgunaan kekuasaan.
Arba menambahkan bahwa aksi ini bukan aksi satu kali. Jika pemerintah tidak mengindahkan tuntutan, PBB akan mengambil langkah lanjutan dengan skala yang lebih besar, karena menyangkut harkat dan martabat masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan terbaik.
Pemuda Bogor Bersatu, di bawah kepemimpinan Arba sebagai Korlap, menyerukan agar seluruh elemen masyarakat bersatu menjaga rumah sakit daerah sebagai benteng terakhir kesehatan rakyat. Tidak boleh ada kepentingan apapun yang dapat mengancam fungsi dan keberlangsungan pelayanan publik.
“Untuk rakyat Bogor, kami berdiri dan tidak akan mundur! Kesehatan adalah hak setiap warga, bukan komoditas yang bisa ditukar dengan kekuasaan. Kami pastikan suara rakyat tidak akan dibungkam!” tutup Arba dengan lantang saat orasi di depan massa aksi.
“Bergerak Demi Hak Rakyat, Bergerak Demi Keadilan di Sektor Kesehatan!”
- Author: AG
- Editor: Red/AG
- Source: AG






At the moment there is no comment