Breaking News
light_mode
Home » Pemerintahan » Ketika Anggaran Sosper DPRD Pemalang Bersandar di OPD, Siapa Yang Bermain?

Ketika Anggaran Sosper DPRD Pemalang Bersandar di OPD, Siapa Yang Bermain?

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
  • visibility 233
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Pemalang, 28 September 2025| Anggaran sosialisasi peraturan perundangan (sosper) milik DPRD Pemalang diduga tidak dikelola langsung oleh sekretariat DPRD. Dana miliaran rupiah justru dititipkan pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Praktik ini menimbulkan tanda tanya besar: mengapa anggaran dewan “menumpang” pada dinas eksekutif?

DPRD Pemalang sebagai inisiator kegiatan sosper, Sekretariat DPRD yang seharusnya menjadi pintu anggaran, serta jajaran OPD penerima titipan dana.Banyak pihak menduga pola ini terjadi dengan sepengetahuan pimpinan DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Pemalang.

Beberapa OPD,dan Camat di Pemkab Pemalang merasa resah,bahwa meraka tidak pernah mengusulkan kegiatan Sosper pada Anggaran Perubahan 2025. Hal ini muncul, anggaran untuk Dimas,Badan, Inspektorat,dan Setda, masing-masing 100 juta, sedang untuk tiap kecamatan 50 juta nilai yang fantastis.Penerima dana titipan untuk dewan giat sosper tersebut, tidak pernah membuat dokumen penggunaan anggaran (DPA),Jumat (26/9)

Sungguh Ironis,anggaran belum cair, kegiatan sudah dilaksanakan. Sehingga alokasi untuk konsumsi dan uang saku peserta,OPD harus “engsak- engsok” ( hutang dulu ).Semua nara sumber dari Anggota Dewan, tenggang waktu 2 jam dengan honor 1,2 juta per jam,baik yang hadir maupun tidak hadir.Anggota Dewan yang hadir di sosper,di tiap-tiap kecamatan, tentunya sesuai dapil masing- masing,dan Atas nama Fraksi,maka dapat disimpulkan,biaya paling besar pada kegiatan sosper adalah honor nara sumber, “seperti tarif pembicara tingkat nasional.” Publik berpendapat “kegiatan sosper bagian dari akal-akalan,sebagai pengganti kunker yang secara nasional hilang kena dampak dari aksi Unras Agustus lalu.”

Kepala perwakilan Jawa Tengah media kabarSBI melakukan konfirmasi beberapa poin kepada sekretaris daerah (sekda) selaku ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah(TAPD) melalui WhatsApp,Kamis (25/9) diantaranya:

Sejauhmana efektivitas pelaksanaan kegiatan tersebut mengingat anggaran untuk masing-masing OPD cukup besar?

Kenapa narasumbernya anggota DPRD?apakah ini sengaja untuk mengakomodir kemauan dewan ?

Bagaimana pola penganggaran kegiatannya,mengingat beberapa OPD yang kami temui,dan sudah melaksanakan kegiatan tersebut rata-rata mengeluh,karena informasinya semua dikontrol oleh beberapa anggota dewan?

Apa upaya Sekda untuk memperbaiki tatakelola anggaran yang terkesan oleh publik tidak transparan dan tidak akuntabel? Apakah ada bargening- bargening tertentu antara ekskutif dengan dewan dalam penyusunan APBD?

Sejauh mana Pemda sudah memenuhi tuntutan aksi unras tanggal 4 September 2025? Sperti apa progresnya?

“Maaf,akan saya cek kembali dengan tim,” Jawab Sekda. Publik butuh tranparansi bukan janji manis,semanis kata maaf.

Sejumlah OPD di Pemalang disebut menerima limpahan dana sosper, dengan nominal fantastis. Bahkan ada dugaan, anggaran ini dipaketkan bersamaan dengan program rutin dinas, membuat publik sulit melacak secara rinci penggunaannya.

Alokasi anggaran tercatat dalam perubahan anggaran 2025. Kegiatan sosialisasi digelar di berbagai kecamatan sejak beberapa bulan ihingga menjelang akhir, namun banyak catatan kejanggalan muncul setelah publik membandingkan laporan kegiatan dengan realisasi di lapangan.

Praktik “titipan anggaran” berpotensi melanggar prinsip transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Jika DPRD memiliki program sosialisasi, seharusnya seluruh dana dikelola melalui sekretariat DPRD, bukan dialihkan ke OPD. Skema ini rawan konflik kepentingan, bahkan disinyalir menjadi cara mengaburkan sorotan publik maupun lembaga pengawas.

Sejumlah kalangan masyarakat Pemalang menilai langkah ini sebagai bentuk kamuflase. Mereka menuntut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Tengah maupun Aparat Penegak Hukum segera mengaudit. DPRD sendiri masih bungkam,

Apakah praktik titipan anggaran ini bagian dari strategi DPRD menghindari sorotan, atau justru indikasi awal permainan yang lebih besar?[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: SBI

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teror Air Keras Lukai Demokrasi, Koorwil III PP GMKI Teror Dibiarkan! Negara Runtuh

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • account_circle AG
    • visibility 18
    • 0Comment

    Tegarnews co.id – Jakarta, 17 Maret 2026 | Aksi teror penyiraman air keras terhadap aktivis HAM kembali mengguncang ruang demokrasi di Indonesia. Koordinator Wilayah (Koorwil) III Jakarta, Jawa Barat, dan Banten Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI), angkat suara keras, mengecam tindakan brutal yang dinilai sebagai bentuk nyata pembungkaman […]

  • PT Awinet Selain Dugaan Langgar PERDA, Uang Kordinasi Untuk Desa RT dan RW Ditilap “300 Untuk Beli Roko Kepdes”

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 91
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pamarayan, Kabupaten Serang 14 September 2025| Kegiatan penanaman tiang wifi dan pemasangan kabel internet di Jalur Pamarayan-Moderen sedang dalam proses pemasangan di beberapa titik Kecamatan Pamarayan, hingga Kecamatan Bandung kembali menjadi sorotan. Pada Minggu 14 September 2025 Pasalnya, Kegiatan yang menimbulkan dugaan itu, dilakukan pada setiap malam tiba dan dari pihaknya belum satupun menunjukan adanya […]

  • 150 Siswa Madrasah Istiqlal Diajak Lawan Thalassemia, Begini Cara Mudahnya!

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 455
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 18 Agustus 2025| Aula Madrasah Masjid Istiqlal menjadi saksi semangat generasi muda dalam melawan thalassemia. Sebanyak 150 siswa-siswi Madrasah Aliyah kelas 10 hingga 12 mengikuti Sosialisasi Thalassemia, sebuah langkah strategis untuk mengedukasi remaja produktif mengenai penyakit turunan yang tak dapat disembuhkan namun bisa dicegah. Acara dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, diikuti sambutan H. […]

  • Jalin Kedekatan, Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Dengarkan Keluhan Warga Desa Binaanya

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 139
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar. Bripka Reza Rahmadani menunjukkan komitmen dan kedekatannya dengan warga di wilayah hukum Desa binaanya. Pada Sabtu (17/05/2025), Bripka Reza melakukan kunjungan langsung ke warga masyarakat Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor dalam upaya untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat setempat. Dalam kunjungan tersebut, Bripka Reza Rahmadani tampak […]

  • Wakapolri Buka-Bukaan Aib Korps Bhayangkara di Hadapan DPR

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 35
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 5 Februari 2026| Pernyataan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo di Senayan memecahkan ilusi. Untuk pertama kalinya, nomor dua Polri tampil sebagai pengkritik paling brutal terhadap institusinya sendiri, bahkan saat Jenderal Listyo Sigit masih duduk di kursi Kapolri. Dedi secara terbuka mengakui hal-hal yang selama ini hanya dibicarakan rakyat: respon lambat, aparat brutal, pimpinan wilayah tak […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Rumpin Kerja Bakti Bersama Warga, Pererat Sinergi dan Kepedulian Lingkungan

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 117
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Dalam upaya mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Rumpin melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama warga di Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Minggu (18/5/2025). Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan saluran air dan lingkungan sekitar balai desa, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan pencegahan banjir menjelang musim hujan. Hadir langsung dalam […]

expand_less