Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Komisi III Akan Panggil Semua Oknum Yang Terlibat Dalam Dugaan Praktek Pengondisian Paket Pekerjaan

Komisi III Akan Panggil Semua Oknum Yang Terlibat Dalam Dugaan Praktek Pengondisian Paket Pekerjaan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
  • visibility 139
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Majalengka, 10 September 2025| Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, Iing Misbahudin mengatakan Aspirasi masyarakat itu keresahan nya sejalan dengan lembaganya, apalagi saat ini paket pekerjaan di tahun 2025 baru saja berjalan serta proses pengawasan nya harus di tingkatkan lagi agar bisa sesuai dengan harapan masyarakat dan tidak ada ruang bagi para pelaku kejahatan yang terstruktur, “ucapnya, saat berhasil di konfirmasi Rabu, (10/9).

Temuan di lapangan saat ini, kata ketua komisi III, jangan sampai berhenti sampai di meja rapat DPRD Kabupaten Majalengka saja, tapi harus terus berjalan dan bisa berkolaborasi dengan aparat penegak hukum, agar para pelakunya bisa di proses secara hukum.

Jika dalam persoalan ini ada oknum kontraktor yang terlibat dan serta secara tekhnis tidak memenuhi standar yang telah menjadi ketentuan Per Undang-undangan yang berlaku, maka hukumnya wajib di koreksi dan harus di luruskan agar tidak terjadi management konflik serta tidak merugikan keuangan negara.

Jadi,perusahaan yang tidak memenuhi standarisasi tidak boleh di beri pekerjaan dan menerima apapun bentuk paket pekerjaan karena tidak memenuhi ketentuan Undang-undang, “tegas Iing Misbahudin, (Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka), dengan tegas.

Iing Misbahudin berjanji akan terus menindaklanjuti berbagaintemuan yang telah di laporkan oleh masyarakat Kabupaten Majalengka dan akan bertindak serta akan memberikan sanksi sesuai dengan kewenangan nya di Komisi III, “ucapnya.

Saeful Yunus.SE.MM selaku Aktivis Anti Korupsi menyatakan bahwa semua statement saya yang muncul di berbagai platroom serta di media sosial, itu semua bukan berarti saya iri apalagi membenci kepada kebijakan Bupati atau kepada oknum pengusaha yang ada di Majalengka. Namun saya berkewajiban untuk mengingatkan dan hanya ingin meluruskan bahwa apa yang telah di lakukan oleh para oknum yang saat ini telah mendapatkan paket pekerjaan dari oknum pengusaha dengan cara-cara yang tidak elegan yang dapat menjadikan kecemburuan sosial dan akan menimbulkan perpecahan di antara pengusaha yang ada di Kabupaten Majalengka.

Dalam persoalan ini,kenapa CV tunggal dapat mengerjakan tujuh proyek secara simultan, sementara banyak perusahaan serupa tidak memperoleh akses yang setara—baik melalui kompetisi terbuka maupun penunjukan langsung.

“Padahal, terdapat banyak perusahaan lain yang memiliki kapasitas dan keinginan yang sama kuat untuk berkolaborasi dengan pemerintah. Kejadian ini mengungkap bahwa walaupun secara hukum mekanisme pengadaan dinyatakan telah mematuhi peraturan, penerapannya tapi kenyataan nya,dalam praktik,fakta nya masih dipertanyakan,” berarti kan ada dugaan kuat semua hanyalah permainan, “ungkapnya pada Rabu (10/9/2025).

Meski mekanisme pengadaan dinyatakan sesuai regulasi, praktiknya menimbulkan pertanyaan. Saeful menyayangkan kurangnya pengawasan mendetail dari Bupati dan Kepala Dinas serta Kabid yang memungkinkan kondisi tidak seimbang ini terus terjadi.

Proses untuk memperoleh informasi publik menjadi tidak transparan ketika upaya konfirmasi yang dilakukan oleh media justru dibalas dengan tindakan mengancam dan mengintimidasi oleh pihak pelaksana proyek.

“Keterbukaan informasi publik terganggu ketika media melakukan tugas jurnalistiknya, seperti mengajukan pertanyaan dan memverifikasi data, justru dihadapi dengan ancaman dan intimidasi oleh penanggung jawab proyek saat berada di lapangan,” terang nya.

Saeful Yunus.SE.MM menegaskan. Dalam hal ini, ada perbedaan utama e-katalog versi 6 dan versi 5 adalah kemudahan transaksi akhir (pembayaran dan pengiriman) yang terintegrasi penuh dalam versi 6, sistem yang lebih transparan dan adil melalui fitur “Mini Kompetisi”, antarmuka yang lebih ramah pengguna, dan kemampuan pelacakan progres pengadaan yang lebih detail, serta terintegrasi dengan sistem keuangan.

Berikut adalah rincian perbedaannya:

E-Katalog Versi 6
Proses Pembayaran Langsung:

Dilengkapi dengan proses pembayaran yang terintegrasi dari awal hingga akhir, termasuk pembayaran dan upload Berita Acara Serah Terima (BAST).

Tata Kelola Lebih Sederhana:

Menawarkan antarmuka pengguna yang lebih intuitif dan navigasi yang lebih mudah.

Integrasi Sistem Keuangan:

Terintegrasi lebih dalam dengan sistem keuangan negara untuk transaksi yang lebih transparan dan cepat.

Fitur Pelacakan Progres:

Pengguna dapat memantau status setiap transaksi secara rinci, mulai dari pemesanan hingga pembayaran.

Peningkatan Keamanan Transaksi:

Memiliki fitur keamanan transaksi yang lebih baik.

Harga Produk dan Pengiriman Terpisah:

Memungkinkan pemisahan harga produk dengan biaya pengiriman, serta biaya tambahan seperti instalasi dan pelatihan.

Fitur Mini Kompetisi :

Penyedia dapat saling melihat dan menilai penawaran, menciptakan persaingan yang lebih sehat dan transparan.

E-Katalog Versi 5
Pembayaran Manual:

Proses pembayaran tidak terintegrasi secara penuh dan seringkali harus dilakukan secara manual atau melalui prosedur yang lebih rumit.

Tata Kelola Kompleks:

Pengguna mungkin mengalami kebingungan dalam mengelola pesanan karena prosedur yang lebih rumit.

Harga Produk dan Ongkos Kirim Menyatu:

Harga produk masih menyatu dengan ongkos pengiriman.

Transaksi yang Kurang Transparan:

Proses transaksi kurang transparan karena minimnya fitur pelacakan progres pengadaan.

Tidak Ada Fitur “Mini Kompetisi”:

Penawaran dari penyedia bersifat tertutup, tidak ada ruang untuk perbandingan antar penawaran dar pengusaha,tegas Saeful Yunus.SE.MM.

Pada intinya,saya akan tetap memberikan klrafikasi pada penyataan Oknum Insfektorat jangan sampai urusan pribadi saya di bawa keranah proyek APBD,kan ini tidak pantas serta pernyataan Oknum Insfektorat ini sama saja tidak memiliki etika dan tidak profesional,tegas Saeful Yunus.

Seharusnya oknum Insfektorat tersebut menyelidiki dan mengawasi ,meluruskan serta memperbaiki dan memanggil para Oknum Kadis dan Kabid yang diduga telah memberikan pernyataan palsu.

Setiap kali statement saya yang muncul di berbagai media itu berdasarkan bukti dan di tunjang dengan Data, yang salah satunya data yang kami punya data itu ada beberapa CV yang memiliki kegiatan lebih dari Lima Kegiatan,ada yang Depalapan Paket Pekerjaan dan semua nya kami punya datanya.

Jika kita kaji persoalan Dugaan pengondisin paket pekerjaan tidak ada otak pelaku atau dalang,maka tidak mungkin perusahaan setingkat CV bisa mendapatkan pekerjaan melebihi dari ketentuan yang berlaku. Jadi di sini saya setiapkali meberikan keterangan itu semua ada buktinya,tegas Saeful Yunus.SE.MM

Nah sekarang, jika kita kaji dan koreksi atas pernyataan Oknum Insfektorat menyangkut kepada hal pribadi dengan proyek APBD Kabupaten Majalengka,apa urusan nya. Hal ini sangat jelas bahwa Oknum insfektorat diduga telah menjadi becking para Oknum Pengusaha. Alasan hal ini kami lontarkan kata Saeful Yunus. Pernyataan Oknum Insfektorat tersebut jelas sudah di luar jalur dan saya menduga ada kepentingan lain sehingga okun Insfektorat saya membuat statement seperti orang mabuk dan tidak nyambung,tegas Saeful Yunus.SE.MM.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kinerja Humanis Kasat Lantas IPTU Kukuh Tirto Satria Leksono Berbuah Hasil: Mediasi RJ Laka Lantas Sragen Berhasil Tuntas Damai

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 91
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sragen, 23 November 2025| Upaya penyelesaian perkara kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan Restorative Justice kembali membuahkan hasil positif. Unit Laka Lantas Polres Sragen di bawah pimpinan Kasat Lantas IPTU Kukuh Tirto Satria Leksono, S.H., M.H., bersama Kanit Gakkum Ipda Zefanya Ardian.P, S.H. serta penyidik Briptu Harry Septyana.S.H. berhasil memfasilitasi proses mediasi antara pihak-pihak yang terlibat […]

  • Peredaran Obat Golongan G di Pasar Pocong, Diwarnai Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap Wartawan

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle M.ifsudar/Irvan/Aziz
    • visibility 59
    • 0Comment

    Teganews.co.id-Bogor, 3 Februari 2026| Praktik peredaran obat-obatan terlarang Daftar G di wilayah Gunung Putri semakin meresahkan.Tak hanya merusak generasi muda, bisnis haram ini diduga kuat dipertahankan oleh jaringan premanisme yang berani melakukan tindakan anarkis terhadap pekerja pers. Insiden memprihatinkan terjadi di kawasan Pasar Pocong, Jln Villa Nusa Indah II Kulur Kec, Gunung Putri Kabupaten Bogor […]

  • Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Bersinergi Laksanakan Program Jumat Curhat Door To Door

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 97
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Bersinergi Laksanakan Program Jumat Curhat Door To Door Terkait Aduan keluh kesah terkait Harkamtibmas. Pada Jumat tanggal 30 Mei 2025, jam 09.00 wib sampai dengan selesai, Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Bersinergi Laksanakan Jumat Curhat. Pada kegiatan Jumat curhat kali ini di mana Bhabinkatibmas Dan Babinsa mendengarkan keluhan aduan laporan masih terpantaunya gangguan […]

  • Dr Tasrif M Saleh : Anggota Polri Harus Berbenah Diri, Harus Miliki Supremasi Keteladanan dan Profesionalisme

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 288
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 5 Oktober 2025| Penasehat Inpoin Center Dr.Tasrif M. Saleh menegaskan Polisi Republik Indonesia (Polri) harus memperbaiki citra di masyarakat, sebagai teladan yang baik dan jujur. Tasrif menilai kemarahan publik kemarin kepada Polri karena citra baik dan jujur polisi kurang dicerminkan atau dipantulkan kepada masyarakat. “Banyak elite dan pimpinan Polri baik dan jujur lho. Bahkan […]

  • Gugatan Ijazah Jokowi Membongkar Sengkarut Hukum dan Legitimasi Akademik

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 130
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta – Gugatan perdata terhadap Presiden Joko Widodo terkait dugaan penggunaan ijazah palsu, dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai turut tergugat, menimbulkan pertanyaan serius dalam tataran hukum positif Indonesia, Senin (19/5/2025).   Secara normatif, ucap Putri Mega Novita Saleh, SH sekaligus Peneliti & konsultan hukum pada kantor lembaga bantuan hukum dan penelitian hukum […]

  • Reaksi Masyarakat terhadap Abolisi Thomas Lembong, Keputusan Politik atau Keadilan Sosial

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 228
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 08, Agustus, 2025. Pro kontra terhadap Abolisi yang diterima mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong menjadi isu hangat di Nusantara.   Pandangan beberapa pengamatannya, praktisi hukum menghiasi media baik media masa, maupun media sosial   Pemberian Abolisi dan Amnesti adalah hal yang biasa dilakukan Presiden dengan hak Prerogatinya kepada para Narapidana.   […]

expand_less