Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » MRP Pegunungan Minta Gubernur Kurangi Investasi Konyol

MRP Pegunungan Minta Gubernur Kurangi Investasi Konyol

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
  • visibility 76
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jayapura, 30 Oktober 2025| Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Pegunungan, Ismail Asso, mendesak gubernur dan wakil gubernur setempat agar lebih memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan, dibanding terlalu fokus membangun rumah ibadah.

Hal itu disampaikan Ismail kepada wartawan, Kamis (30/10/2025), menanggapi kebijakan pembangunan yang menurutnya belum menyentuh kebutuhan dasar masyarakat secara langsung.

“Seorang pemimpin jangan hanya sibuk bangun gereja atau masjid, tapi harus melihat kebutuhan dasar manusia, yaitu pendidikan dan kesehatan. Itu investasi nyata untuk masa depan Papua,” ujar Ismail.

Tokoh Muslim Papua ini menilai, arah pembangunan di Papua Pegunungan cenderung lebih banyak diarahkan ke kegiatan keagamaan, sehingga program-program pemberdayaan manusia seperti pendidikan dan kesehatan kerap terabaikan.

Ia menegaskan, seorang pemimpin seharusnya memiliki visi dan konsep pembangunan yang jelas serta tidak terjebak pada pendekatan sektoral.

“Kalau pemimpin tidak punya konsep yang jelas, pembangunan jadi tidak terarah. Akibatnya, Papua terus memelihara kemiskinan dan keterbelakangan,” katanya.

Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi fondasi utama dalam pembangunan daerah.

“Kalau masyarakat sudah sehat dan berpendidikan, mereka bisa menciptakan kemajuan sendiri. Itulah pembangunan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Ismail juga mengingatkan agar anggaran publik tidak diarahkan hanya untuk kepentingan simbolik, tetapi digunakan untuk program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bangun gereja atau masjid boleh saja, tapi jangan sampai kebutuhan rakyat di bidang pendidikan dan kesehatan diabaikan. Itu sama saja dengan investasi bodoh,” ucapnya.

Menurutnya, MRP Papua Pegunungan akan terus mendorong agar pemimpin ke depan adalah orang yang cerdas, berintegritas, dan memiliki visi pembangunan yang berpihak pada manusia Papua.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uang Puluhan Juta Sudah Diserahkan, Surat Damai Tak Kunjung Ada: Kasus Salah Sasaran di Kab. Semarang Jadi Tanda Tanya

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 196
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Semarang, 8 Januari 2026 (GMOCT)| Kasus dugaan salah sasaran pengeroyokan dan perusakan sepeda motor yang terjadi di wilayah Kabupaten Semarang kembali jadi sorotan. Bukan hanya soal kejadian di lapangan, tapi juga soal proses perdamaian yang kini memunculkan banyak pertanyaan. Informasi yang dihimpun GMOCT menyebutkan, pihak yang diduga berasal dari kelompok Bandungan mengaku sudah menyerahkan […]

  • Jacob Ereste : Upaya Mensinergikan Potensi Rakyat Melalui Kerjasama Media Sosial Dengan Instansi Dan Lembaga Yang Ada Dalam Pemerintahan

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Banten,1 Juni 2025| Ketangguhan spiritual seseorang itu dapat ditakar dari kesabaran dan keikhlasannya menjalani hidup. Mulai dari masalah yang paling sederhana pun dapat dimulai melatih ketangguhan spiritual seperti gangguan dari handphone tua yang masih terus diganggu oleh mereka yang usil dan mungkin memang mempunyai pekerjaan khusus untuk mengganggu kita yang serius memanfaatkan fasilitas untuk mengirim […]

  • Tragedi Pembongkaran Kios di Wisata Pasujudan Sunan Bonang: Belum Ada Titik Terang

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Rembang, 18 November 2025 (GMOCT)| Lebih dari sebulan berlalu sejak pembongkaran kios milik Fifi di kawasan wisata Pasujudan Sunan Bonang, Rembang, namun belum ada titik penyelesaian antara Fifi dan pihak Yayasan Pasujudan Sunan Bonang. Kios yang disewa Fifi, beserta gazebo, barang dagangan, barang pecah belah, dan meteran PLN miliknya, dirusak oleh pihak yayasan. Menurut Fifi, […]

  • Bukan Kaleng-Kaleng! Inilah Rekam Jejak Mentereng Putra Minang yang Kini Jadi Menteri Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 42
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 25 Februari 2026| Nama Yassierli mendadak jadi buah bibir. Sejak resmi dilantik sebagai Menteri Ketenagakerjaan pada 21 Oktober 2024, banyak orang mulai mengulik siapa sebenarnya sosok di balik kursi menteri ini. Ternyata, rekam jejaknya bukan main-main—ia adalah seorang intelektual kelas dunia asal Ranah Minang! 1. Darah Pendidik: Anak ke-5 dari 7 Bersaudara Alumni ITB! […]

  • Korban Penganiayaan di Banjarnegara Mengaku Ditekan Pejabat Untuk Berdamai, GMOCT Turun Tangan

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 81
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Banjarnegara, 14 November 2025 (GMOCT)| Aji Setyawan, warga Banjarnegara yang menjadi korban penganiayaan, mengungkapkan adanya dugaan tekanan dari sejumlah pejabat daerah agar dirinya berdamai dengan pelaku. Informasi ini didapatkan oleh tim liputan khusus GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama). Menurut Aji, pejabat yang terlibat antara lain Ketua BPBD Banjarnegara, yang disebut mendatangi rumah Sekretaris […]

  • Sirkuit Gelap Aset Negara: Barang Bekas Madura Diduga Jadi Muara Penampungan Tiang PLN & Kabel Optik Ilegal

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle M.Ifsudar
    • visibility 79
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 7 Febuari 2026| Praktik jual beli aset infrastruktur publik berupa tiang listrik milik PLN dan tiang serta kabel serat optik (fiber optic) dalam kondisi terpotong-potong ditemukan marak terjadi di sejumlah pengepul barang bekas (loak) dijalan Kemang sari kecamatan pondok gede kota Bekasi . Mirisnya, aktivitas ini dilakukan secara terbuka tanpa pengawasan ketat dari pihak […]

expand_less