Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Sekber Gerakan Ekologi Sumut Menagih Janji Bobby Nasution Agar Segera Menutup TPL

Sekber Gerakan Ekologi Sumut Menagih Janji Bobby Nasution Agar Segera Menutup TPL

  • account_circle Rls/Darmayanti
  • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
  • visibility 103
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Medan, 18 November 2025 | Sekber Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis, menuntut janji gubernur Sumut Bobby Nasution , agar segera menutup PT.Toba Pulp Lestari (TPL) yang terdiri dari kiri ke kanan, Jhontoni Tarihoran, Pastor Walden Sitanggang, Rocky Pasaribu, dan Lamsiang Sitompul, melaksanakan konfrensi PERS di kantor JPIC jalan Mongonsidi Medan Polonia, Senin (17/11/2025).

“Kita menindaklanjuti aksi Damai pada tanggal 10 November 2025 yang lalu. Sampai sekarang juga kita belum melihat tindakan yang sangat serius dari seorang Gubernur, Sumatera Utara Bobby Nasution untuk menanggapi aksi dari beberapa daerah, elemen dan rohaniwan” Ujar Pastor Walden Sitanggang, OFM. Cap mengawali pertemuan tersebut.

Pastor Walden mengatakan akan mengadakan aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar lagi, jika dalam tempo satu Minggu ini jika tidak juga di respon Gubernur Sumut.

Senada dengan Pastor Walden, Rocky Pasaribu yang merupakan Direktur Kelompok Study dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM) mendesak Bobby Nasution supaya merealisasikan suatu perjanjian yang sudah disepakati didepan masyarakat dan wartawan pada saat aksi demo melalui perwakilannya.

“Tuntutan kita sudah jelas supaya Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang sesuai dengan kapasitas dan kewenangannya memberikan ke pemerintah pusat supaya PT.TPL segera dan secepatnya untuk di cabut izinnya.
Namun dalam praktiknya hinggah hari ini juga kita belum mendapatkan informasi dari Gubernur Sumut” Ucapnya.

Rocky juga mengingatkan jika rekomendasi penutupan tersebut tidak diberikan maka kami akan ada aksi yang masih akan dilakukan karena beberapa alasan saja.

“Sudah sangat jelas sekali permintaan kita untuk segera dan secepatnya untuk menutup PT.TPL.
Ini merupakan akumulasi kemarahan dan emosi kita sejak puluhan tahun lalu dimana terjadi kekerasan sampai 500 orang korban akibat dari perusahaan itu.
Ada yang meninggal, luka fisik, dipenjara dan lain sebagainya, Nah kami juga menduga akan semakin banyak orang atau masyarakat adat dan mahasiswa mengalami hal yang serupa jika perusahaan tersebut masih juga diberikan suatu akses untuk beroperasi di sana.” Jelasnya.

Selanjutnya, kata Rocky mengapa didesak tutup karena wilayah tersebut sungguh sangat sempit, sungguh sangat tidak cocok menjadi wilayah konsesi seperti yang ada sekarang ini.

“Daerahnya sangatlah berbukit sehinggah sangat lah rentan dengan bencana – bencana ekologis. Hampir setiap tahun wilayah tiba mengalami bencana ekologis para sekira 13 bencana “Ungkapnya.

Kemudian disebutnya, jauh sebelumnya ada perusahaan tersebut kehidupan petani mengandalkan jenis tanaman seperti kemenyan (HAMIJON) dan lain – lain sangat cukup untuk mensejahterakan masyarakat setempat.

Namun pada saat ini juga kemenyan (HAMIJON) yang sangat kita banggakan nyaris menghilang. Secara ekonomis sangat cukup merugikan dan banyak dikeluhkan para warga dan perampasan agraria yang sangat cukup jelas di lapangan. Selalu para perusahaan menggunakan cara aspek hukum dengan cara mengabaikan para warga yang dulu ada didaerah itu. Selalu pihak perusahaan tersebut dengan banyak alasan sudah mempunyai izin, Ucapnya sembari.

Mengatakan jika hal – hal tersebut dibiarkan begitu saja maka akan membuat masyarakat semakin menderita dan melarat sehinggah menghindari keadaan tersebut berkepanjangan tuntutan rekomendasi segera dan secepatnya tutup PT.TPL akan segera mengadakan aksi lanjutan dengan massa ratussan ribu orang.

Jhontoni Tarihoran, Ketua harian Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) untuk meminta dengan tegas segera mengeluarkan surat rekomendasi ke pemerintah pusat supaya PT.TPL segera di TUTUP.

“Namun sampai hari ini juga belum ada sama sekali untuk melakukan suatu tindakan tegas apa yang sudah di janjikan sama sekali tidak ada dilakukan. Dengan berbagai upaya yang kita lakukan wajar seorang Gubernur Sumut segera dan secepatnya untuk mengeluarkan surat rekomendasi tersebut.” Tegasnya .

Sebutnya, Aksi akan berlanjut untuk melihat penderitaan para masyarakat masih terus dilakukan pihak PT.TPL.

“Kita akan terus berupaya lagi untuk mendesak karena sampai saat ini warga Sihaporas masih mengalami intimidasi dan ancaman yang menimbulkan banyaknya korban baru.” imbuhnya.

Sementara ketua umum Horas Bangso Batak, Lamsiang Sitompul mengingatkan, ” janji pada saat aksi agar Gubernur Sumut meninjau langsung kelokasi daerah konflik, bertemu langsung dengan Sekber dan mengeluarkan surat rekomendasi untuk segera menutup PT.TPL belum juga dilaksanakan”
Lanjutnya.

Komnas HAM saat ini membentuk Tim Pencari Fakta pelanggaran didaerah konflik untuk itu sementara PT.TPL memasang garis polisi sehingga operasinya dibekukan atau dihentikan untuk sementara waktu.

“Namun demikian, Kami menyampaikan jika dalam tempo Minggu ini sama sekali tidak ditanggapi maka kami akan segera menurunkan para warga kampung untuk melakukan aksi lanjutan.” Tandasnya.

Usai melakukan penyampaian penjelasan ke empat para narasumber, Pastor Walden Sitanggang, Rocky Pasaribu, Jhontoni Pasaribu, dan Lamsiang Sitompul meneriakkan dengan bahasa TUTUP perusahaan PT.TPL dan Fhoto bersama.

  • Author: Rls/Darmayanti
  • Editor: Darmayanti
  • Source: Sekber

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Sukamulya Antusias Giat Poging, Salam Perubahan Jilid 2 Respon Cepat Wabah Demam Berdarah

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 77
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 31 Oktober 2025– Khawatir Wabah penyakit Demam Berdarah (DBD) di Wilayah Desa Sukamulya menggerakkan sejumlah tokoh masyarakat setempat bersama Tim Salam Perubahan Jilid 2, mencegah penyebaran dengan melakukan Poging, Jumat (31/10/2025).   Demam Berdarah Dengue (DBD) yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejala […]

  • Pulihkan Trauma Psikologis Pasca Bencana,Trauma Healing Polda Jabar Bantu Anak-anak Korban Longsor dan Banjir, Bandung Barat

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 42
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung Barat, 26 Januari 2026| Tim Trauma Healing Polda Jawa Barat yang terdiri dari Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jabar dan Polres Cimahi melaksanakan kegiatan trauma healing untuk anak-anak korban longsor di Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026) kemarin. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk […]

  • Pelindo Regional 1 Bersama BAZNAS Luncurkan Program Pendidikan Berbasis Sumber Daya Lokal

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 58
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Belawan, 12 November 2025 |  PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Medan melaksanakan peluncuran Program Pendidikan Berbasis Sumber Daya Lokal di Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kawasan pesisir melalui pendekatan berbasis potensi lokal. […]

  • Polres Bogor Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Rls/Kendil
    • visibility 103
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 9 Januari 2026| Polres Bogor turut mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, yang berlangsung pada Kamis 8 Januari 2026, pukul 10.40 WIB di Kampung Cidangdeur , Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor-Jawa Barat. Kegiatan panen raya tersebut dilaksanakan secara serentak dan dipimpin […]

  • Bungkamnya Kalangan Pendidik atas Kasus Ijazah Jokowi Pertanda Dunia Pendidikan Indonesia Miskin Moral

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 215
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 9 Januari 2026| Sebagai seorang lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, juga berkecimpung di lembaga pendidikan selama puluhan tahun sebagai guru, serta sebagai salah satu pendiri SMA Plus Provinsi Riau dan SMK Kansai Pekanbaru, saya merasa terhinakan oleh kasus-kasus pemalsuan ijazah yang masif ditemukan di negeri ini. Lebih dipermalukan lagi, ketika saya melihat gelagat […]

  • Giat Bhabinkamtibmas Desa Citeko Cisarua, Wujudkan Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 276
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 14 September 2025| Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua Polres Bogor Polda Jabar, Bripka Apep Alimudin, melaksanakan kegiatan sambang dialogis bersama warga di Kampung Sawah Lega RT 02/05, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, (13/9). Kegiatan sambang ini dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan. Dalam kesempatan tersebut, Bripka Apep menyampaikan […]

expand_less