Breaking News
light_mode
Home » Info Demo » SPN All Out Turun ke Jalan Tolak Upah Murah, Buruh Bogor Siap Bergerak

SPN All Out Turun ke Jalan Tolak Upah Murah, Buruh Bogor Siap Bergerak

  • account_circle AG
  • calendar_month Sen, 15 Des 2025
  • visibility 292
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kabupaten Bogor, 15 Desember 2025| Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Nasional (DPD SPN) Provinsi Jawa Barat menginstruksikan aksi unjuk rasa serentak sebagai bentuk perlawanan terhadap penetapan upah minimum yang dinilai tidak berpihak kepada buruh. Instruksi tersebut merupakan tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Khusus SPN Jawa Barat yang digelar pada Kamis, 11 Desember 2025.

Aksi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 16 Desember 2025, pukul 10.00 WIB hingga selesai, dengan lokasi Kantor Gubernur Jawa Barat, Gedung Sate, Bandung. Seluruh DPC SPN se-Jawa Barat diwajibkan all out mengerahkan anggota dan pengurus.

Dalam instruksi resminya, SPN menegaskan empat tuntutan utama, yakni menolak penetapan upah minimum yang terlalu rendah, menolak upah murah, menuntut kenaikan upah minimum sebesar 8,5 hingga 10,5 persen, serta menetapkan UMSK Jawa Barat sebagai bentuk perlindungan bagi sektor-sektor strategis.

Menanggapi instruksi tersebut, Ketua DPC SPN Kabupaten Bogor, Loeky Hendrasyah, menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk mengikuti dan mengawal aksi. Ia menilai pemerintah hingga kini belum menunjukkan keberpihakan nyata terhadap nasib kaum buruh.

“Regulasi upah minimum 2026 belum jelas, sementara beban hidup buruh terus meningkat. Kami menolak upah murah dan menuntut kenaikan upah yang realistis serta berkeadilan,” tegas Loeky Hendrasyah.

Menurutnya, aksi ini bukan sekadar seremonial, melainkan peringatan keras kepada pemerintah agar tidak terus mengorbankan buruh demi stabilitas semu. SPN Kabupaten Bogor, kata dia, siap mengonsolidasikan massa dan melanjutkan aksi sesuai instruksi organisasi.

Selain aksi unjuk rasa, SPN juga menegaskan akan mengawal secara ketat agenda rapat pleno penetapan upah, baik di tingkat provinsi oleh Dewan Pengupahan Provinsi (Depeprov) terkait UMP dan UMSK, maupun di tingkat kabupaten/kota oleh Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) terkait UMK dan UMSK.

“Aksi jalanan akan kami iringi dengan pengawalan rapat pleno upah. Jangan sampai keputusan UMP, UMK, dan UMSK kembali mengorbankan buruh. Jika suara buruh terus diabaikan, gelombang aksi di daerah akan terus berlanjut,” pungkasnya.[]

  • Author: AG
  • Editor: Red/AG
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 145
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 22 Januari 2026| Komisi III DPR mendukung usulan peningkatan kesejahteraan jaksa melalui penguatan dukungan anggaran guna mendorong peningkatan kinerja Kejaksaan RI. Hal tersebut dikatakan anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil saat membacakan kesimpulan rapat kerja antara Jaksa Agung RI dan para Kepala Kejaksaan Tinggi se-Indonesia bersama Komisi III DPR RI di Gedung […]

  • Polres Bogor Gelar Upacara HUT Satpam Ke 45 Tahun di Mako Polres Bogor

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 293
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 20 Januari 2026| Upacara peringatan hari llang tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) yang ke-45, tahun 2026 tingkat Kabupaten Bogor, yang dilaksanakan pada Minggu pagi, 18 Januari 2026, bertempat di Markas Komando (Mako) Polres Bogor. Upacara dipimpin oleh Wakapolres Bogor, Kompol Rizka Fadhila, S.H., S.I.K. Kegiatan berlangsung khidmat serta diikuti oleh perwakilan satuan pengamanan dari […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari Sambang Warga, Tegaskan Pentingnya Harkamtibmas

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 96
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari Aiptu Ateng Nasuta melaksanakan kegiatan sambang warga di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jum;at (23/5/2025). Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari arahan Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang disampaikan melalui Kapolsek Rumpin AKP Suyoko, S.H., […]

  • Tambang Emas Gunung Guruh Tetap Beroperasi, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mencuat

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 82
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor Raya, 14 Januari 2026| Aktivitas tambang emas di kawasan Gunung Guruh, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, hingga kini dilaporkan masih terus beroperasi. Padahal, kawasan tersebut disebut berada dalam wilayah yang seharusnya mendapat pengawasan ketat. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas penambangan tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah narasumber yang mengaku […]

  • Oknum Wartawan Diduga Peras Toko Kelontong di Bekasi

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Rls/M.ifsudar
    • visibility 101
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi, 17 September 2025| Alih-alih lakukan kontrol sosial, seorang oknum yang katanya wartawan berinisial “H” lakukan tindakan tak terpuji, diduga telah melakukan pemerasan terhadap salah seorang penjaga toko, dan mengacam “Dia (H) datang ketoko, dia bilang mau laporin ini toko ke pihak yang berwajib, terus dia bilang mau bawain RT/RW ke toko kelontong karena kabarnya […]

  • Warga Dogiyai Bantah Klaim TNI: “Kami Saksi Penembakan Warga Sipil”

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 102
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id| Dogiyai dilansir dari Kabargunung. Warga Kabupaten Dogiyai membantah keras pernyataan TNI yang menyatakan tidak terlibat dalam penembakan terhadap warga sipil di wilayah tersebut. Warga mengklaim sebagai saksi langsung atas insiden yang terjadi dan menyebut bahwa aparat mencoba menutupi kebenaran. Beberapa warga bahkan menyebut bahwa saat kejadian, mereka sempat merekam bukti berupa audio yang memperdengarkan […]

expand_less