TNI Kuasai 3 Markas Kelompok Bersanjata OPM Yahukimo, Sita Senjata dan Uang Tunai
- account_circle Rls/Red
- calendar_month Sen, 15 Des 2025
- visibility 62
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Papua, 15 Desember 2025| Satgas TNI Koops Habema Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, melakukan penindakan terhadap kelompok bersenjata OPM di wilayah Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Sabtu (13/12/2025).
Prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Operasi Habema di bawah Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, menggelar operasi di Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Rabu (15/10/2025). Operasi diklaim menewaskan 14 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata.
Berdasarkan siaran pers Komando Operasi Habema, yang diterima Kompas, Kamis (16/10/2025), operasi dimulai pada Selasa (14/10/2025) malam. Saat itu, prajurit TNI mulai bergerak menuju Kampung Soanggama untuk membebaskan wilayah yang telah lama dikuasai oleh sekitar 30 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kontak senjata pecah keesokan harinya, sekitar pukul 05.30 WIT, ketika pasukan TNI diserang saat mendekati sasaran.
Dalam operasi tersebut, aparat TNI menguasai 3 markas yang digunakan sebagai basis aktivitas kelompok bersenjata OPM Kodap XVI Yahukimo.
Satgas TNI Koops Habema menyebut tak ada korban jiwa dalam operasi yang dilakukan.
Panglima Koops TNI Habema Mayjen TNI Lucky Avianto mengatakan, penindakan tersebut bagian dari upaya negara dalam menjaga stabilitas keamanan serta melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata OPM yang selama ini melakukan aksi kekerasan dan intimidasi terhadap warga di Yahukimo.
“Operasi ini dilaksanakan secara terukur, profesional, dan sesuai aturan pelibatan. TNI hadir untuk menjamin keamanan masyarakat Papua. Kami tidak menargetkan warga sipil, dan setiap prajurit dibekali perintah yang jelas untuk mengedepankan keselamatan rakyat,” ujar Lucky dalam keterangannya,(14/12/).
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Tim/Red






At the moment there is no comment