Breaking News
light_mode
Home » Uncategorized » Mancanegara » Internasional » PKN: Diplomasi Prabowo ke AS Bukan Tradisi, Tapi Cara Bertahan Hidup

PKN: Diplomasi Prabowo ke AS Bukan Tradisi, Tapi Cara Bertahan Hidup

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
  • visibility 36
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 5 Maret 2026| Arsitektur sistem internasional yang terjadi hari ini, di mana tidak ada otoritas supra-nasional yang menjamin keamanan suatu negara, memaksa setiap bangsa untuk menjadikan kelangsungan hidup (survival) sebagai motif paling rasional.

Tantangan ini kian nyata bagi kekuatan menengah (middle power) seperti Indonesia, yang kini dihadapkan pada ketidakpastian global akibat kebijakan luar negeri Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump yang cenderung transaksional dan proteksionis.

​Wakil Ketua Umum Pimpinan Nasional Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Denny Charter, menilai bahwa dalam kondisi tatanan global yang semakin tidak terprediksi, retorika politik luar negeri “Bebas Aktif” Indonesia kini mengalami pergeseran makna secara pragmatis. Menurutnya, langkah diplomasi yang diambil Presiden Prabowo Subianto terhadap Washington merupakan sebuah kalkulasi kerentanan yang matang.

​“Langkah diplomasi Prabowo terhadap Washington bukanlah sekadar kelanjutan tradisi diplomatik lama. Ini adalah upaya kelangsungan hidup politik (political survival) yang dirancang khusus untuk memitigasi risiko di tengah kebijakan AS yang kian sulit ditebak,” ujar Denny dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/3/2026).

Kalkulasi Rasional dan Strategi Keamanan

Mengutip teori Neorealisme Defensif dari Kenneth Waltz, Denny menjelaskan bahwa negara saat ini tidak lagi sekadar mencari kekuasaan maksimal, melainkan keamanan maksimal. Karakteristik kebijakan Donald Trump yang berpusat pada America First, unilateralisme, dan proteksionisme ekonomi menciptakan ancaman asimetris bagi Indonesia.

​“Ketakutan terhadap arah kebijakan Trump bukan berarti kita inferior secara psikologis, melainkan sebuah pengakuan rasional atas asimetri kekuatan. Prabowo memahami bahwa menghindari konfrontasi dengan AS adalah keharusan strategis demi menjaga stabilitas ekonomi domestik, yang merupakan legitimasi utama kekuasaannya,” tambah Denny.

​Pilihan ‘Bandwagoning’ Parsial
Lebih lanjut, Denny memaparkan bahwa sebagai negara kekuatan menengah, Indonesia tidak memiliki kapasitas material untuk melakukan perimbangan kekuatan (balancing) secara langsung terhadap AS. Oleh karena itu, strategi yang paling masuk akal adalah melakukan bandwagoning secara parsial atau merapat secara terbatas ke sumber ancaman.

​Hal ini tercermin dalam upaya Indonesia mengomodasi kepentingan strategis atau ekonomi tertentu dari AS, seperti kesepakatan dagang atau pembelian alutsista. Strategi ini, menurut Denny, bertujuan murni sebagai mekanisme pertahanan diri (defensive mechanism) agar Indonesia tidak masuk dalam radar target sanksi ekonomi atau tarif balasan dari Washington.

​Mutasi Narasi Bebas Aktif
Denny Charter menyimpulkan bahwa di bawah tekanan polarisasi global, narasi “Bebas Aktif” kini telah bermutasi menjadi Hedging Defensif. Manuver Prabowo yang mendekat ke Washington adalah langkah antisipatif agar ekonomi nasional tidak tergerus oleh kebijakan proteksionis AS.

​“Ini adalah bentuk ketundukan pragmatis. Realitas pahit di panggung internasional adalah negara menengah sering kali harus mengorbankan sebagian otonomi strategisnya demi mengamankan survival rezim dan negaranya dari amukan negara adidaya,” pungkasnya.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Pak Presiden, Kawasan Puncak Butuh Badan Otorita Khusus Penataan Dan Pembangunan Terpadu?

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 70
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 2 September 2025| Penataan kawasan Puncak, Kabupaten Bogor kembali mendapat sorotan. Ketua Aspirasi Masyarakat Indonesia, R Adi Prabowo menilai, tumpang tindih kewenangan dalam penataan kawasan di Puncak Bogor menjadi persoalan tidak berujung, ditambah lagi adanya intervensi dari berbagai tingkatan pemerintah dan kementerian dalam pengelolaan perizinan harus dicarikan solusi agar kerusakan akibat alih fungsi lahan […]

  • Jembatan Roboh Diterjang Arus, Brimob Kaltara Gerak Cepat Pulihkan Akses Warga

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Rld/Red
    • visibility 41
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kaltara, 6 Desember 2025| Satuan Brimob Polda Kaltara melalui Kompi 2 Batalyon B Pelopor yang ada di sebatik membangun jembatan  yang berlokasi di Kampung Loudres , Desa Sungai Limau RT. 14 kecamatan Sebatik Tengah. Jembatan tersebut rusak dan roboh pada hari kamis tanggal 6 November 2025, akibat hantaman deras nya arus air sungai. Jembatan ini […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Ciawi Giat Pengamanan Sholat Idul Adha 1446 H, Serta Memberi Pesan Kamtibmas

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 99
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Polsek Ciawi Polres Bogor, Polda Jabar, untuk mencegah adanya gangguan kamtibmas di daerah Hukum Polsek CWI Polres Bogor anggota Bhabinkamtibmas melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif salah satunya Pengamanan Sholat Idul Adha 1446 H Seperti yang dilakukannya Personil Bhabinkamtibmas Desa Banjarwaru BRIPKA TEGUH IMAN P., yang melaksanakan Pengamanan Sholat Idul […]

  • Pemkab Tangerang Di Demo FWJ Indonesia Tuntut Tanggungjawab Bupati

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 242
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Tangerang, 18 September 2025| Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia turun aksi massa di depan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang sebagai bentuk protes keras pertanggunjawaban Bupati Tangerang atas berbagai persekusi jurnalis yang dilakukan jajarannya, (1/9). Ketua Umum FWJ Indonesia Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan mengatakan sedikitnya ada 150 wartawan dari berbagai media hadir […]

  • Empat Kandidat Kuat Pengganti Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD)

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle M. Ifsudar / Syarif Hidayatullah
    • visibility 324
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Bekasi| Menjelang pergantian kepemimpinan di tubuh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), perhatian tertuju pada empat perwira tinggi yang dinilai memiliki rekam jejak dan pengalaman mumpuni untuk mengisi posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Keempat nama tersebut adalah Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, Letjen TNI Tandyo Budi […]

  • GAGAK Laporkan Dugaan Korupsi dan Penyelundupan di Kanwil DJBC Jakarta ke Kejaksaan Agung

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 14
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 10 Maret 2026 | Gabungan Gerakan Anti Korupsi (GAGAK) resmi melayangkan laporan dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang terjadi di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jakarta ke Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS) Kejaksaan Agung RI, Selasa (10/3/2026). Laporan dengan nomor 012/LAPDU/GAGAK/III/2026 tersebut diserahkan […]

expand_less