Breaking News
light_mode
Home » Uncategorized » Tragedi Longsor Di Tambang Cirebon, Kapolda Jabar Sampaikan Duka Cita

Tragedi Longsor Di Tambang Cirebon, Kapolda Jabar Sampaikan Duka Cita

  • account_circle Egi Hendrawan
  • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
  • visibility 131
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id, Cirebon| Empat orang tewas dan sembilan lainnya mengalami luka-luka akibat longsor di area tambang galian C Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jumat (30/5/2025). Tragedi longsor di Cirebon ini kembali membuka mata publik akan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja di lokasi pertambangan.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, melalui Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban dan keluarga terdampak bencana longsor di Cirebon tersebut. Ia juga menegaskan pentingnya upaya preventif agar insiden serupa tidak kembali terulang.

“Benar, terjadi longsor di galian C milik H Karim di Gunung Kuda, Dukupuntang, Cirebon. Peristiwa ini mengakibatkan tujuh dump truck dan tiga alat berat jenis ekskavator tertimbun material longsoran,” ujar Hendra dalam keterangan persnya.

Hingga Jumat sore, petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan masih terus melakukan proses evakuasi dan pendataan. Longsor di Cirebon ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa, namun juga menghancurkan sejumlah alat berat dan kendaraan operasional di lokasi tambang.

Daftar Korban Meninggal Dunia:

1. Sanuri (47), Blok Dukumulya, Desa Semplo, Palimanan.

2. Andri bin Suwarsa (40), Kelurahan Padabenghar, Pesawahan, Kuningan.

3. Sukadi Bin Sana (48), Pesantren Astana Japura, Buntet.

4. Kendra alias Bureng, Blok Wanggungwangi, Desa Girinata, Dukupuntang.

Kombes Hendra juga memastikan bahwa lokasi galian C tersebut memiliki izin resmi, dan pihaknya akan terus menyelidiki lebih lanjut penyebab longsor. Meski tergolong sebagai kecelakaan kerja, peristiwa ini menjadi evaluasi bersama bagi pelaku industri tambang untuk tidak mengabaikan faktor keselamatan kerja.

“Kami terus memantau perkembangan di lapangan. Proses evakuasi masih dilakukan untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal. Kami juga mengapresiasi para petugas yang sigap menangani kejadian ini,” tambahnya.

Tragedi longsor di Cirebon ini menjadi pengingat keras akan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas tambang, terutama dalam penerapan standar operasional prosedur (SOP) dan mitigasi risiko bencana. Dalam situasi ini, keselamatan pekerja seharusnya menjadi prioritas utama agar peristiwa seperti longsor di Cirebon tak kembali memakan korban.

  • Author: Egi Hendrawan
  • Editor: Redaksi
  • Source: Egi/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Ketahanan Pangan, Polres Bogor Dan Polsek Jasinga Panen Jagung Di Lahan SSDM Polri

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 145
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Bogor bersama Polsek Jasinga menggelar kegiatan panen jagung di lahan milik SSDM Polri yang berlokasi di Desa Neglasari, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, pada Kamis (22/5/2025) pukul 09.00 WIB. Lahan panen yang digunakan memiliki luas total 2 hektare, dan merupakan bagian dari lahan SSDM Polri […]

  • Kementerian ATR/BPN Targetkan Penuntasan Konsolidasi Tanah 2025 di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 132
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 10 Desember 2025| Pada penghujung tahun 2025, Konsolidasi Tanah di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP) menyisakan satu tahapan akhir. Terkait hal tersebut, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berkomitmen mempercepat penyelesaian Konsolidasi Tanah sebagai bagian dari upaya menata ruang, mengentaskan kawasan kumuh, serta meningkatkan kualitas permukiman dan nilai […]

  • Kriminalisasi Korban Pencurian di Pancur Batu, Potret Buram Penegakan Hukum

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 208
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 5 Februari 2026| Kasus kriminalisasi terhadap korban tindak kriminal kembali mencuat di Indonesia. Kali ini terjadi di wilayah hukum Polsek Pancur Batu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Parsadaan Putra Sembiring bersama tiga adiknya, yang sejatinya menjadi korban pencurian, justru ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat kepolisian. Ironisnya, tindakan mereka menangkap dua pencuri handphone di toko milik […]

  • King Naga: Dari Gang Sempit Hingga Meja Pembina PSI Lebak

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle AG
    • visibility 210
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lebak, 1 Desember 2025| Nama King Naga dikenal sebagai aktivis lapangan yang tanpa ragu masuk ke gang-gang sempit, kampung-kampung tertinggal, dan pusat keramaian rakyat kecil untuk memastikan suara mereka tidak tenggelam. Kini perjalanan itu memasuki babak baru ketika H. Dita Fajar Bayhaqi menunjuk dirinya sebagai Ketua Dewan Pembina PSI Lebak. Selama ini, King Naga dikenal […]

  • GMOCT Adukan Lambannya Penanganan Kasus Pembacokan Ketua DPD Aceh ke Propam Polri, Desak Penangkapan Pelaku

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 1.338
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta (GMOCT) 27 Agustus 2025| Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) menyampaikan pengaduan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri terkait lambannya penanganan kasus pembacokan terhadap Ketua DPD GMOCT Provinsi Aceh, Ridwanto, yang terjadi di Nagan Raya. Pengaduan ini sekaligus mendesak agar pelaku segera ditangkap dan proses hukum ditegakkan seadil-adilnya. Pengaduan ini diserahkan pada […]

  • Membaca Jabatan Kapolri Dalam Optik Konstitusi

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 213
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Dalam beberapa waktu terakhir, durasi masa jabatan Kapolri menjadi topik yang menarik perhatian publik, terutama ketika seorang Kapolri menduduki jabatannya dalam waktu yang relatif panjang. Sebagian pihak menilai bahwa masa jabatan yang terlalu lama berisiko menimbulkan berbagai konsekuensi, seperti menghambat proses regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri, menurunkan semangat inovasi institusional, hingga menciptakan konsentrasi kekuasaan […]

expand_less