Breaking News
light_mode
Home » Info Narkoba » Bekasi, Kota Patriot yang Terancam Peredaran Obat Terlarang

Bekasi, Kota Patriot yang Terancam Peredaran Obat Terlarang

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
  • visibility 560
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Bekasi] 20 Agustus 2025– Dikenal sebagai Kota Patriot karena sejarah panjang perjuangan warganya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, kini Bekasi dihadapkan pada tantangan serius: maraknya peredaran obat terlarang di kalangan masyarakat, khususnya remaja dan pelajar.

Hasil investigasi mengungkap adanya praktik penjualan obat keras terbatas—terutama pil koplo—di sebuah toko di Kelurahan Jatiranggon, Kecamatan Jatisampurna, yang berdalih sebagai warung kelontong. Fenomena ini menambah daftar persoalan serius Kota Bekasi, di tengah persoalan klasik seperti banjir dan meningkatnya angka kriminalitas.

Jaringan Terorganisir Diduga Libatkan Oknum

Yang lebih mengkhawatirkan, peredaran obat ini diduga dilakukan secara sistematis dan melibatkan pendatang dari luar daerah, termasuk dari Aceh. Jaringan ini disebut-sebut bekerja secara terorganisir dan bahkan berkoordinasi dengan oknum aparat keamanan di tingkat Polsek hingga Polres. Hal ini membuat aktivitas ilegal mereka berjalan mulus tanpa hambatan berarti.

Kemarahan Warga: Hilangnya Kepercayaan pada Aparat

Kekecewaan warga Bekasi terhadap aparat penegak hukum semakin menguat.

“Kami sudah sering melapor soal peredaran pil koplo ini. Tapi tidak pernah ada tindakan nyata. Malah yang kami dengar, justru ada oknum yang diduga ikut membekingi. Ini sangat mengecewakan,” ujar Ahmad S., warga Timur Bekasi, Rabu (20/8/2025).

Tokoh pemuda setempat, Rudi Hartono, menilai pembiaran ini sebagai ancaman serius bagi masa depan generasi muda.

“Kalau aparat malah berkompromi dengan pelaku, mau jadi apa anak-anak kami? Kami tidak butuh polisi yang pura-pura sibuk, tapi diam melihat generasi rusak,” tegasnya.

Warga Bekasi mendesak Kapolres Bekasi dan Kapolda Metro Jaya untuk turun tangan langsung serta menindak tegas oknum-oknum aparat yang terlibat.

Pandangan Pengamat: Runtuhnya Fondasi Hukum

Pengamat kebijakan publik dan keamanan, Dr. Bambang Widodo, menegaskan dugaan keterlibatan aparat bukan sekadar kelalaian, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap amanat hukum.

“Kalau benar ada keterlibatan oknum, atau setidaknya pembiaran, maka ini pengkhianatan terhadap tugas sebagai penegak hukum,” jelasnya.

Menurutnya, ketika aparat menutup mata terhadap kejahatan, kepercayaan publik akan runtuh dan kerusakan sosial akan semakin meluas.

“Ini bukan sekadar kriminal biasa. Ini soal masa depan bangsa. Jika polisi justru membekingi, maka kita sedang menyaksikan runtuhnya fondasi hukum dari dalam,” tambahnya.

Dr. Bambang mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat di wilayah Bekasi serta pengusutan tuntas dugaan keterlibatan oknum yang memperdagangkan masa depan anak bangsa demi keuntungan sesaat.

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepercayaan Publik Dipertaruhkan, Pansel Diminta Profesional

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 115
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 22 September 2025| Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Terdepan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Indonesia (Garda Tipikor Indonesia) menegaskan bahwa seleksi Calon Anggota Ombudsman RI Periode 2026–2031 harus menempatkan integritas, keberanian, dan semangat pelayanan publik sebagai nilai dominan. Dalam pernyataan resminya, Garda Tipikor Indonesia (GTI) menekankan bahwa Ombudsman tidak boleh sekadar menjadi simbol, tetapi harus […]

  • Nasabah Masih Bayar Cicilan, Tapi Rumah Tetap Dilelang Bank Mandiri, Nasabah Lapor ke LPK-RI

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 98
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, 01 Nopember 2025| Seorang nasabah Bank Mandiri Cabang Pemalang melaporkan kasusnya ke Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) setelah menerima surat pemberitahuan lelang rumah dari pihak bank. Padahal, nasabah tersebut mengaku masih aktif membayar cicilan kredit sebesar Rp1 juta per bulan dan sudah melakukannya selama 17 bulan berturut-turut, Pukul 08:00 WIB, 1 November 2025. […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Kopo Polsek Cisarua Kontrol Pos Kamling, Dorong Peran Aktif Warga

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 119
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif terus digencarkan oleh jajaran Polsek Cisarua Polres Bogor Polda Jabar. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengaktifkan kembali pos kamling melalui patroli sambang yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas. Pada Jumat (30/5/2025) pukul 23.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Kopo Bripka Angga Juhara melaksanakan sambang dan kontrol pos kamling […]

  • Intimidasi Terhadap Aktivis: Ponsel Dirampas Saat Dokumentasi Tansaksi Obat Daftar G di Bekasi

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 130
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bekasi, 16 November 2025| Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan bersama rekan aktivis Barisan Muda Bekasi mengecam keras tindakan perampasan paksa dan intimidasi yang dialami seorang aktivis di kota Bekasi yang terjadi pada Sabtu,15 November 2025, di Jalan Inpeksi Kalimalang Jayamukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Ponsel milik Cepi, aktivis Kota Bekasi dirampas […]

  • Dalih Jaga Aset Negara, Satpol PP Dikerahkan ke RSUD Cabangbungin: Ada Apa yang Disembunyikan?”

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 281
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 02 Oktober 2025– Penugasan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi ke lingkungan RSUD Cabangbungin sejak 1 Oktober 2025 memicu tanda tanya besar. Satpol PP mengaku dikerahkan untuk “mengamankan aset negara”, namun alasan itu justru menimbulkan kecurigaan baru di tengah masyarakat. Kamis. (02/10/2025). Satpol PP Kabupaten Bekasi mengirim personelnya […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Sukaluyu Polsek Tamansari Sambangi Tokoh Masyarakat, Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 115
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor, 22 Juli 2025| Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Sukaluyu Polsek Tamansari, Polres Bogor, Polda Jawa Barat, rutin melaksanakan kegiatan sambang kepada tokoh masyarakat. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan oleh Bripka M. Andriansyah pada Senin (21/07/2025) di Kampung Gang Tangkil, Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Kegiatan sambang ini merupakan implementasi […]

expand_less