Breaking News
light_mode
Home » Info Demo » Aksi Demo Damai Mahasiswa Bekasi, Tuntut Penghentian Kriminalisasi Dan Korupsi

Aksi Demo Damai Mahasiswa Bekasi, Tuntut Penghentian Kriminalisasi Dan Korupsi

  • account_circle Rls/M.Ifsudar
  • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
  • visibility 288
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bekasi,1 September 2025| Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Perlawanan Rakyat Bekasi (DPR-B) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin siang. Mereka menuntut agar Kota Bekasi bersih dari praktik korupsi sekaligus mendesak pemerintah daerah dan pusat menjalankan amanat konstitusi secara adil.

Dalam orasinya, koordinator aksi Hafiz Nasution membacakan delapan tuntutan mahasiswa:

-Copot Kapolri dan Kapolres Kota Bekasi serta hentikan kriminalisasi aktivis dan jurnalis.

-Evaluasi kinerja kabinet
Merah Putih.

-Sahkan RUU Perampasan
Aset Koruptor.

-Stop penggusuran tanah
rakyat dan berikan solusi
yang adil.

-Wujudkan pendidikan dan
kesehatan gratis serta
kesejahteraan hidup layak di
Bekasi.

-Usut tuntas kasus korupsi di
Bekasi.

-Ciptakan lingkungan ramah
dan aman untuk perempuan
dan anak di Bekasi.

-Hapus pajak-pajak yang
dinilai menindas rakyat.

Aksi ini sempat direspons Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang keluar dari Gedung DPRD untuk menemui para mahasiswa.

Dalam pernyataan mereka, mahasiswa menilai kondisi Kota dan Kabupaten Bekasi—bahkan nasional—sedang tidak baik-baik saja. Mereka menuding kebijakan pemerintah lebih memihak kepentingan oligarki dibanding kesejahteraan rakyat.

Mahasiswa juga menegaskan bahwa tindakan kriminalisasi terhadap aktivis, jurnalis, buruh, hingga pelajar yang menyuarakan kritik adalah bentuk pelanggaran konstitusi. Mereka menyoroti maraknya kasus korupsi di Bekasi yang justru dibiarkan, sementara rakyat kecil ditekan oleh aparat dan kebijakan yang tidak berpihak.

Meski penuh semangat, aksi mahasiswa berlangsung tertib di bawah pengawalan aparat keamanan. Hingga sore hari, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib, dan situasi di sekitar Gedung DPRD Kota Bekasi dipastikan aman serta kondusif.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Masyarakat Sukamulya Apresiasi Polsek Sukatani Geruduk Warung Diduga Menjual Obat Tramadol Hexymer 

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle HUSEN
    • visibility 96
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 7 November 2025- Unit Reskrim Polsek Sukatani didampingi Kanit Sabhara, Rusli, Binmas Pol, Puji, bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama Gruduk Warung kelontong yang diduga menjual obat jenis Tramadol dan Hexymer tanpa resep dokter, di Kampung Srengseng, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis 6 November 2025,   Bermula […]

  • Biro Organisasi dan Tata Laksana ATR/BPN Tinjau Kesiapan Kantor Pertanahan Kota Medan sebagai Pilot Project Pelayanan Pertanahan

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 52
    • 0Comment

    Tegarnwes.co.id-Medan, 12 Februari 2026| Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kota Medan pada Selasa, 10 Februari 2026. Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi dan peninjauan kesiapan satuan kerja yang diproyeksikan menjadi Pilot Project dalam Pelayanan Pertanahan. Kegiatan tersebut disambut […]

  • Oknum Pengusaha Proyek RSUD Majalengka Diduga Abaikan Instruksi Bupati, Aktivis Soroti Dugaan Monopoli

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 338
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Majalengka (GMOCT) 23 Agustus 2025| Aktivis anti korupsi dan pemerhati sosial, Saeful Yunus, SE.MM, menyoroti dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalengka. Menurutnya, oknum pengusaha yang mengerjakan proyek tersebut diduga tidak menjalankan kewajiban sesuai amanat Undang-undang, berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara. “Dugaan kesalahan dalam melaksanakan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah […]

  • Sistem Perekrutan THL Sekertaris Direktur RSUD di Pertanyakan Viral, Menuai Protes Dari Berbagai Kalangan

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle Husen
    • visibility 1.028
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 4, Agustus, 2025. Viral sebuah video wawancara yang memperlihatkan seorang pegawai Tenaga Harian Lepas (THL) yang mengaku sebagai sekretaris pribadi Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Erni Herdiani. Sosok bernama Asih ini terekam aktif mendampingi direktur dalam sejumlah kegiatan kedinasan RSUD, hingga memicu pertanyaan tajam dari berbagai kalangan. Dalam wawancara yang tersebar luas […]

  • Gotong Royong Rehab Rumah Di Kaligambir, Babinsa Dan Warga Wujudkan Kepedulian Bersama

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 119
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Blitar| Team liputan khusus GMOCT melalui media online Jurnalbhayangkaranews yang digawangi oleh Asep Riana selaku Wakil Ketua Umum GMOCT, mendapatkan informasi terkait dengan Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Babinsa Kaligambir Koramil 0808/18 Panggungrejo Kodim 0808/Blitar Serka Mualip Santoso, bersama Kasun (Kepala Dusun) Kedungbulus Bapak Meseman dan masyarakat sekitar. Kegiatan gotong royong dilakukan […]

  • LSM ARAK Minta Mabes Polri & Kejagung Ambil Alih Kasus Mandek, Pengadaan ATK & Pelayanan Penyakit Menular di Dinkes Lamsel

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Naryoto
    • visibility 431
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lampung, 17 November 2025| Tidak jelasnya penanganannya oleh Polda Lampung. LSM ARAK minta Mabes Polri dan Kejaksaan Agung mengambil alih dua kasus Jumbo yang ditangani Polda Lampung sejak 10 Juli hingga akhir 2025. Kedua kasus tersebut yakni, terkait anggaran pelayanan Penyakit Menular Rp .6.8 meliar tahun anggaran 2024-2025 dana Pengadaan ATK Rp.5.7 miliar tahun Anggaran […]

expand_less