Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » DLH Provinsi Jawa Barat ‘Lempar Bola’ Soal Penanganan Pencemaran Lingkungan

DLH Provinsi Jawa Barat ‘Lempar Bola’ Soal Penanganan Pencemaran Lingkungan

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
  • visibility 103
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Kabupaten Bandung, 13 November 2025 (GMOCT)| Program Citarum Harum yang berjalan selama 7 tahun (2018-2025) berakhir dengan kesan kurang memuaskan dalam meningkatkan ekosistem lingkungan. Program yang menelan anggaran triliunan rupiah ini dinilai kurang efektif dalam mengatasi kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, (19/11).

Kini, Citarum Harum jilid dua dimulai dengan harapan baru. Satgas Citarum Harum bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat menggelar Sosialisasi dan Pembinaan Industri dalam Pengelolaan Limbah untuk Mendukung Program Citarum Harum, (12/11/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen pentahelix, khususnya dari sektor industri, dalam pengelolaan limbah dan pelestarian lingkungan.

Acara yang berlangsung di Aula Desa Sumbersari, Ciparay, Kabupaten Bandung, dibuka oleh Sandi Firmansyah dari DLH Provinsi Jawa Barat. Sekitar 100 pelaku usaha dari berbagai sektor industri di wilayah Sektor 1 dan 2 hadir sebagai peserta. Narasumber yang hadir antara lain Kepala Bidang Penataan Hukum Lingkungan DLH Jabar Nilawati Wala, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan Resmiani, serta Komandan Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto.

Para narasumber menekankan pentingnya kepatuhan industri terhadap regulasi lingkungan, terutama terkait pengelolaan limbah cair dan padat. Mereka juga menjelaskan ketentuan Permen LHK No. 14 Tahun 2024, yang mengatur sanksi administratif hingga Rp3 miliar bagi pelanggar.

Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto menegaskan, “Saya tidak akan segan-segan menutup lubang outfall-nya kalau masih disalahgunakan. Jangan air limbah itu dialirkan untuk rakyat mandi. Alirkan ke rumah bos kalian, jangan ke warga.”

Ia juga menambahkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab moral bersama. “Lingkungan bukan warisan, tapi titipan yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Namun, upaya sosialisasi ini dinilai kurang lengkap karena ketidakhadiran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung. Padahal, sebagai garda depan di tingkat kewilayahan, kehadiran mereka sangat penting. Ketidakhadiran ini menimbulkan kesan bahwa pentahelix hanya menjadi slogan.

Saat dimintai tanggapan mengenai banyaknya industri “nakal” yang melakukan pencemaran, seperti pabrik bolu Coy dan PT. Koliester Textile Indonesia, Kepala Bidang Penataan Hukum Lingkungan DLH Jabar Nilawati Wala menolak memberikan jawaban dengan alasan bukan kapasitas dan wewenangnya.

GMOCT Mendapatkan Informasi dari Matainvestigasinews

Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) mendapatkan informasi dari media online Matainvestigasinews mengenai dugaan kurangnya tindakan nyata dari DLH Jawa Barat dalam menindak industri-industri yang melakukan pencemaran. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai profesionalitas DLH Jabar dalam mengemban tugas negara.

DLH Kabupaten Bandung hanya memberikan informasi melalui pesan singkat bahwa mereka tidak bisa hadir karena ada tugas lain. Ketidakhadiran ini disayangkan karena Kabupaten Bandung memiliki banyak industri penghasil limbah cair, sehingga acara tersebut sangat penting. Kinerja DLH Provinsi Jawa Barat pun dinilai lambat dan berlarut-larut dalam penanganan masalah lingkungan.

#noviralnojustice

#citarumharum

#dlhprovinsijabar

#gmoct

Team/Red (Matainvestigasinews)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

“Anggaran Triliunan”

Gabungan,Media,Online,dan,Cetak,Ternama

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: GMOCT

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Misteri Dana Miliaran di Dinas Pendidikan Kuningan: Kemana Larinya? Warga Desak Audit Dan Usut Tuntas

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 127
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Kuningan (GMOCT)| kembali dihebohkan oleh dugaan penyimpangan anggaran di Dinas Pendidikan. Miliaran rupiah dari beberapa pos anggaran hingga kini belum jelas peruntukannya, memicu keresahan dan pertanyaan besar dari masyarakat: kemana uang rakyat tersebut? Informasi ini diperoleh GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) dari media online KabarSBI yang tergabung dalam GMOCT. Salah satu temuan […]

  • Pemkab Pangandaran Bantah Tuduhan Kerugian Ratusan Miliar, Sebut Temuan BPK Bersifat Administratif

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 675
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pangandaran,27 November 2025| Pemerintah Kabupaten Pangandaran memberikan penjelasan resmi terkait pemberitaan yang menyoroti dugaan penyimpangan keuangan daerah hingga ratusan miliar dan laporan salah satu LSM ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Pemkab menegaskan bahwa informasi tersebut tidak didukung data resmi dan berpotensi menimbulkan persepsi keliru di masyarakat. Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Pemkab Pangandaran menyebut […]

  • SPPG Polres Metro Tangerang Kota Diresmikan, Layani 4.000 Peserta Makanan Bergizi

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 101
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Tangerang, 8 Agustus 2025| Kepolisian Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemenuhan gizi nasional. Pada Rabu, 6 Agustus 2025, bertempat di Jl. KS. Tubun, Karawaci, Kota Tangerang, jajaran Polres Metro Tangerang Kota menggelar kegiatan Peresmian dan Groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kegiatan ini dilaksanakan serentak secara nasional dan dipimpin langsung oleh Kapolri […]

  • Jalin Kedekatan, Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Dengarkan Keluhan Warga Desa Binaanya

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 150
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Bhabinkamtibmas Polsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar. Bripka Reza Rahmadani menunjukkan komitmen dan kedekatannya dengan warga di wilayah hukum Desa binaanya. Pada Sabtu (17/05/2025), Bripka Reza melakukan kunjungan langsung ke warga masyarakat Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor dalam upaya untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat setempat. Dalam kunjungan tersebut, Bripka Reza Rahmadani tampak […]

  • Aktivitas PETI Kapur IX Menjadi Sorotan Publik Praktik Upeti : APH Di Nilai Tebang Pilih

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 22
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Kabupaten Lima Puluh Kota – Sumbar, 10 Mei 2026 | Aktivitas Tambang Emas Ilegal (PETI) masih beroperasi di Jorong Galugua, dan Jorong Tanjuang Jajaran Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, seakan tidak kenal efek jerah Pasca di tertibkan oleh aparat Kepolisian Polres 50 Kota Polda Sumbar. Dari sumber terpercaya yang enggan menyebarkan indentiasnya kepada […]

  • Asep Riana: GMOCT Apresiasi Kolaborasi HAPI Bandung Dan DHSI Hadapi Tantangan Hukum Siber

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 157
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung| Wakil Ketua Umum Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) dan bagian dari Bidang IT Himpunan Advokasi Pengacara Indonesia (HAPI) Jawa Barat, Asep Riana, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi strategis antara Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia (HAPI) DPC Kota Bandung dan Dewan Hukum Siber Indonesia (DHSI). Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di […]

expand_less