Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Tragedi Pembongkaran Kios di Wisata Pasujudan Sunan Bonang: Belum Ada Titik Terang

Tragedi Pembongkaran Kios di Wisata Pasujudan Sunan Bonang: Belum Ada Titik Terang

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
  • visibility 115
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Rembang, 18 November 2025 (GMOCT)| Lebih dari sebulan berlalu sejak pembongkaran kios milik Fifi di kawasan wisata Pasujudan Sunan Bonang, Rembang, namun belum ada titik penyelesaian antara Fifi dan pihak Yayasan Pasujudan Sunan Bonang. Kios yang disewa Fifi, beserta gazebo, barang dagangan, barang pecah belah, dan meteran PLN miliknya, dirusak oleh pihak yayasan.

Menurut Fifi, semua barang di dalam kios dikeluarkan tanpa pemberitahuan. Kejadian pembongkaran dan perusakan ini terjadi pada Minggu, 21 September 2025, hanya dengan bermodalkan Surat Perintah Satu (SP 1). “Saya tahu kios saya dibongkar dari seseorang yang bilang kalau kios dan isinya dikeluarkan dan dirusak,” ujar Fifi.

Fifi mengaku kaget dan syok melihat barang dagangan dan peralatannya berserakan di luar. Listrik yang dipasang oleh ibunya dulu juga ikut dirusak tanpa konfirmasi ke Fifi maupun PLN.

Tim dari Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), yang mendapatkan informasi dari media online Wartakota, mengkonfirmasi kebenaran SP 1 kepada Ketua Umum Yayasan dan Kepala Desa Mas Odi, yang juga menjabat sebagai PJ Kepala Desa sekaligus Ketua Harian Yayasan Pasujudan Sunan Bonang. Mas Odi membenarkan bahwa ia menandatangani SP 1 tersebut. Namun, ia mengaku kaget saat mengetahui surat itu ada coretan tip-x. “Seharusnya surat yang saya tanda tangani tidak ada coretan,” tuturnya.

Mas Odi juga menjelaskan bahwa dalam pertemuan malam sebelum pembongkaran, ada tiga hal yang disampaikannya:

1. Pembongkaran harus dikomunikasikan dulu kepada pemilik kios.
2. Harus ada ganti rugi akibat pembongkaran.
3. Tidak perlu melibatkan aparat penegak hukum (APH).

Namun, semua itu tidak diindahkan oleh para eksekutor di lapangan. Mas Odi juga kaget karena pembongkaran dilakukan hanya dengan SP 1, padahal seharusnya ada SP 1, SP 2, dan SP 3. Ia mengaku tidak berada di lokasi saat pembongkaran dan hanya menandatangani surat yang diajukan oleh salah satu pengurus tanpa memiliki arsipnya.

Ketua Yayasan Pasujudan Sunan Bonang, Gus Nashih, juga menyampaikan hal serupa. Ia mengaku kaget saat tiba-tiba disodori surat untuk ditandatangani dan merasa pembongkaran tidak sesuai dengan perintah sebelumnya.

Penelusuran tim GMOCT ke para pengurus Yayasan Pasujudan Sunan Bonang mengungkap bahwa surat tersebut memang di-tip-x dan baru diberikan kepada adik Fifi pada 4 September 2025, saat Fifi masih berada di luar Jawa.

Fifi berharap mendapatkan keadilan atas tindakan sewenang-wenang yayasan yang terkesan kebal hukum.

#noviralnojustice

#rembang

#gmoct

Team/Red (Wartakota)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: GMOCT

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bhabinkamtibmas Polsek Parungpanjang Sambangi Warga Di Desa Cibunar, Sampaikan Pesan Kamtibmas Dan Cegah TPPO

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 111
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Dalam rangka mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Cibunar, Polsek Parungpanjang Polres Bogor, Aiptu Iyus Nurlubis, melaksanakan kegiatan sambang warga ke Kampung Pabuaran RT 01 RW 02, Desa Cibunar, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, pada Senin (26/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, […]

  • Awali 2026 AMANAT Kembali Akan Gelar Aksi ‘Mimbar Rakyat’ Tuntut Evaluasi dan Transparansi BPN Kota Depok

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 405
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Depok, 1 Januari 2026| Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah (AMANAT) yang terdiri dari berbagai element masyarakat, antara lain; – Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI ) Depok, – Garuda Nusantara(GARNUS)Depok, – Front Mahasiswa Depok(FMD), – FRKD, – Serikat Petani Depok, – PPD, – FORTA, – GMMMD, – dll Kesemua elemen masyarakat tersebut, berencana untuk kembali menggelar […]

  • Bau Busuk di Bergas: Klarifikasi PT Sidomuncul Terkait Dugaan Pencemaran Limbah, Sido Muncul Keberatan Pemberitaan Terkait Limbah Laundry, Muji (Humas Laundry) Persilahkan Team Liputan Cek Pengolahan Limbah Tanpa Harus Bersurat

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 201
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Semarang, 12 Juni 2025| (GMOCT)- Laporan awal dari masyarakat mengenai bau busuk menyengat di Bergas, Kabupaten Semarang, yang diduga berasal dari limbah PT Sidomuncul, telah memicu kontroversi dan kekhawatiran publik. GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama), yang sebelumnya melaporkan dugaan pencemaran tersebut, kini telah melakukan investigasi lanjutan dan bertemu langsung dengan perwakilan PT Sidomuncul. […]

  • Inilah Wajah Pelaku Pembunuh Bos Sembako Di Pondok Gede Bekasi, Yang Bikin Gegeger!

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle M.Ifsudar /Irvan
    • visibility 153
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bekasi| Andreas, tersangka pembunuhan bos sembako Alex Lius Setiawan (64), ditangkap di sebuah hotel setelah sempat melarikan ke Serpong Tangerang Selatan. Setelah membunuh korban didaerah Pondok Gede, Bekasi, Andreas berencana melarikan diri ke Batam bersama istri dan anaknya. Polisi berhasil menangkapnya pada dini hari Minggu (1/6) setelah Andreas mengakui perbuatannya. Dalam pelariannya, Andreas membawa kabur […]

  • Hera Putri, Putri Pengayuh Becak yang Raih Gelar S2 Cum Laude Dan Jadi Dosen Di Usia 22 Tahun

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 355
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung| Di tengah keterbatasan ekonomi, Hera Putri, atau yang akrab disapa Herayati, membuktikan bahwa mimpi besar bisa diraih dengan tekad kuat dan kerja keras. Dijuluki “putri pengayuh becak”, Selasa 8 juli 2025 Hera merupakan anak dari seorang pengayuh becak di Cilegon, Banten, yang berhasil menorehkan prestasi luar biasa di dunia akademik. Tak main-main, Hera berhasil […]

  • Akhirnya Festival Jilid 3 (PNBK) di Kota Bekasi Ditunda

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Rls/M.Ifsudar
    • visibility 105
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Bekasi, 4 Desember 2025| Pemerintah Kota Bekasi akhirnya secara resmi menunda kembali penyelenggaraan acara Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid (tiga). Acara budaya terbesar di kota Bekasi rencananya digelar psda Minggu, 7 Desember 2025. Keputusan penundaan diumumkan langsung oleh Walikota Bekasi, Tri Adhianto, melalui akun Instagram resminya, @mastriadhianto, pada Kamis (04/12/25). “Keputusan ini kami […]

expand_less