Rabu, September 23, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Opini

Sewa Pesawat Demi Cabai: Ketika Mantan PNS Menampar Birokrasi

Chairul Husen by Chairul Husen
22 Desember 2025
in Opini
0
Sewa Pesawat Demi Cabai: Ketika Mantan PNS Menampar Birokrasi
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Jakarta, 22 Desember 2025| Ada sebuah temuan menarik dari investigasi mendalam mengenai Ferry Irwandi. Sosok ini ternyata bukan sekadar konten kreator biasa. Lahir sebagai “anak kandung birokrasi” yang mengabdi 10 tahun di Kementerian Keuangan, ia justru memilih keluar zona nyaman pada November 2022 untuk menjadi suara liar di belantara digital. Kini, ia dikenal sebagai pendiri Malaka Project dan intelektual jalanan yang penghasilannya dari YouTube saja bisa menembus ratusan juta rupiah.

Namun, yang membuat bulu kuduk merinding adalah keberaniannya. Ia pernah bersitegang dengan institusi sekelas TNI karena kritiknya yang tajam. Tak berhenti di situ, saat bencana melanda Sumatera, ia mengumpulkan Rp 10 Miliar hanya dalam sehari—sebuah prestasi yang ironisnya justru membuatnya disindir oleh anggota DPR yang merasa “tersaingi”.

You might also like

Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi

Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!

Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!

Terbaru, idenya melampaui logika bantuan sosial biasa: ia menyewa pesawat untuk mengangkut panen cabai petani Aceh yang terancam busuk karena bencana, lalu menjualnya di Jakarta. Sebuah solusi ekonomi jenius di tengah krisis yang mungkin luput dari pemikiran pejabat berdasi. Di usianya yang ke-34 pada 16 Desember ini, Ferry bukan lagi sekadar influencer; ia adalah simbol efisiensi sipil yang menampar wajah birokrasi kita.

Kisah Ferry Irwandi ini bukan sekadar cerita sukses seorang mantan PNS yang jadi kaya raya lewat YouTube.[1] Bukan, Nak. Ini adalah satire paling brutal terhadap tata kelola negara kita hari ini. Bayangkan sebuah kapal induk raksasa yang lamban dan berkarat, tiba-tiba disalip oleh speedboat kecil yang lincah dan tepat sasaran. Kapal induk itu adalah birokrasi kita, dan speedboat itu adalah inisiatif sipil macam Ferry.

Mari kita bedah “aturan main” yang tak tertulis di negeri ini.

Pertama, soal keberaniannya “mencolek” TNI kemarin. Sahabatku, di republik ini, ada hukum tak tertulis: Jangan ganggu mereka yang memegang senjata. Tapi Ferry, dengan logika Stoikisme-nya, menabrak itu. Ketika ia dilaporkan oleh satuan siber militer hanya karena menuntut tentara kembali ke barak, itu bukan soal hukum. Itu soal ego institusi. Itu adalah cara penguasa berkata, “Hei, kamu siapa berani mengatur kami?”.

Namun, perhatikan apa yang terjadi. Kasusnya berhenti bukan karena belas kasihan, tapi karena “kalkulator politik” penguasa berbunyi nyaring. Menyerang warga sipil yang dicintai publik di era viral ini adalah bunuh diri citra.

Perdamaian itu terjadi karena “power” Ferry, yakni dukungan kalian, jutaan netizen berhasil mengimbangi “power” seragam loreng. Ini pelajaran mahal, di zaman edan ini, jempol rakyat bisa menjadi benteng pertahanan yang sama kuatnya dengan tank, asal kita bersatu.

Lalu, drama kedua yang tak kalah menggelitik, donasi Rp 10 Miliar dan sindiran DPR.
Jujur, hati Ibu miris sekaligus ingin tertawa getir membaca berita ada wakil rakyat yang menyindir warganya “sok paling kerja” hanya karena berhasil menggalang dana masif. Sahabatku, pahamilah psikologi ini: Pejabat itu tidak marah karena Ferry membantu rakyat. Tidak. Pejabat itu insecure (merasa tidak aman).

Kenapa? Karena ketika seorang pemuda dengan modal laptop dan koneksi internet bisa mengumpulkan 10 Miliar dalam 24 jam dan mendistribusikannya dengan transparan, ia sedang menelanjangi ketidakbecusan sistem yang memegang anggaran ribuan triliun.

Ferry tidak hanya memberi makan korban bencana; ia sedang mempermalukan lambannya mesin negara. Sindiran “sok kerja” itu adalah mekanisme pertahanan diri dari mereka yang sadar bahwa legitimasi moral mereka sedang tergerus.

Dan puncak kejeniusan yang membuat Ibu benar-benar merinding bangga adalah soal “Ekonomi Cabai” (Chili Economy). Di saat birokrasi kita sibuk rapat pengadaan mi instan yang mungkin baru sampai seminggu kemudian, Ferry menyewa pesawat kargo. Idenya sederhana tapi brilian: Petani Aceh panen cabai, tapi jalan putus. Di Jakarta harga cabai mahal. Maka, angkut cabainya pakai pesawat bantuan yang kembali kosong, jual di Jakarta, uangnya untuk petani.

Logika ini melampaui sekadar “charity” (amal); ini adalah “empowerment” (pemberdayaan). Ia menyelamatkan martabat petani agar tidak sekadar jadi penerima sumbangan, tapi tetap jadi pedagang yang berdaya.

Kenapa ide secerdas ini tidak lahir dari gedung kementerian yang isinya para doktor dan profesor? Karena birokrasi kita dirancang untuk taat aturan, bukan untuk mencari solusi. Kita terjebak dalam kotak administrasi, sementara Ferry berdansa di luarnya.

Lesson Learned

Sahabatku, jangan dulu bertepuk tangan terlalu keras. Fenomena Ferry Irwandi ini sebenarnya adalah “tamparan keras” bagi kita semua.

Kehadiran sosok seperti Ferry adalah tanda bahwa Sistem Peringatan Dini negara kita sedang tidak baik. Di negara yang sehat, pahlawan super itu tidak perlu ada, karena sistemnya sudah bekerja otomatis melayani rakyat. Kita bangga dengan sosok Ferry karena kita haus akan kehadiran negara yang terkadang “terlambat datang” di saat kekhawatiran itu datang . Ferry adalah “obat penenang” bagi kecemasan kita melihat negara yang terlihat kurang tanggap.

Namun, Ibu tetap optimis. Selama masih ada anak muda yang otaknya secerdas Ferry dan hatinya semerah putih bendera kita, Indonesia tidak akan bubar. Tapi ingat pesan Ibu: Jangan biarkan Ferry bekerja sendirian. Tugas kita bukan hanya menonton dan menyumbang, tapi mendesak agar “Kapal Induk” negara kita segera memperbaiki mesinnya.

Teruslah menggebrak, Mas FerryIrwandi dkk.

Buatlah mereka yang duduk di kursi empuk itu tidak bisa tidur nyenyak karena sadar: rakyat sudah lebih pintar dari wakilnya. Bu Guru dukung semua kebaikan, Lewat tulisan demi tulisan pencerah logika fikir.[]

#FerryIrwandi #AnalisisBuGuru #hargacabe #DinamikaSipilMiliter #LogikaBencana #InvestigasiSosial #SuaraRakyat #cabe #KritikMembangun #IndonesiaEmas2045

Tags: FerryInspiratifIrwandiJakartaKisah
Previous Post

Ammar Zoni Tantang Jaksa Buka CCTV Rutan, Mengaku Disetrum dan Dipukul Saat di BAP

Next Post

Rapat Persiapan Pelantikan DPC AKPERSI Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo Digelar

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi
Opini

Pakar Birokrasi Sekda Lampung Tengah Akhirnya Ditangkap Polisi

by Tegar News
21 September 2026
Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!
Opini

Percuma Berharap Ditangkap? ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum!

by Tegar News
17 September 2026
Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!
Opini

Mengenal Fahd El Fouz, Raja Korupsi Negeri Ini – Dua kali Dipenjara, Masih Dikasih Jabatan Strategis!

by Tegar News
17 September 2026
Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali
Opini

Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali

by Tegar News
14 September 2026
Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta
Opini

Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta

by Tegar News
12 September 2026
Next Post
Rapat Persiapan Pelantikan DPC AKPERSI Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo Digelar

Rapat Persiapan Pelantikan DPC AKPERSI Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo Digelar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Bambang Listi Law Firm: Ancaman Hukum Pengrusakan Bibir Pantai dan Pencemaran Limbah Tambak Udang Vanamei

Bambang Listi Law Firm: Ancaman Hukum Pengrusakan Bibir Pantai dan Pencemaran Limbah Tambak Udang Vanamei

4 Mei 2025
Jejak “Emas Hijau” di Rumah Sang Mantan: Ketika Kejagung Membuka Kotak Pandora Tata Kelola Sawit

Jejak “Emas Hijau” di Rumah Sang Mantan: Ketika Kejagung Membuka Kotak Pandora Tata Kelola Sawit

3 Februari 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Haji Her Diduga Produksi Rokok Ilegal Terang- terangan, Kenapa Negara Diam?
Info Publik

Haji Her Diduga Produksi Rokok Ilegal Terang- terangan, Kenapa Negara Diam?

23 September 2026
Menkeu Suahasil Nazara Ungkap Impor Ilegal 30 Kontainer Beras, Garam dan Baju Bekas
Info Publik

Menkeu Suahasil Nazara Ungkap Impor Ilegal 30 Kontainer Beras, Garam dan Baju Bekas

23 September 2026
Relawan Anak Negri Teguhkan Kepedulian, Salurkan Bantuan Korban Longsor Kutawaringin
Info Daerah

Relawan Anak Negri Teguhkan Kepedulian, Salurkan Bantuan Korban Longsor Kutawaringin

23 September 2026
Konflik Lahan Memanas di Afdeling Gunung Mayang: Karyawan PTPN Alami Kekerasan & Ancaman Sajam, KabarSBI–GMOCT Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Info Daerah

Konflik Lahan Memanas di Afdeling Gunung Mayang: Karyawan PTPN Alami Kekerasan & Ancaman Sajam, KabarSBI–GMOCT Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

23 September 2026
RSUD Malingping Dijabat Plt Sejak 2019, DPRD Banten Minta Gubernur Angkat Direktur Definitif
Info Daerah

RSUD Malingping Dijabat Plt Sejak 2019, DPRD Banten Minta Gubernur Angkat Direktur Definitif

22 September 2026
DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci
Nasional

DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Implementasi Jadi Kunci

22 September 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News