Sabtu, November 7, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Umum Mancanegara Internasional Politik

Wacana Pilkada via DPRD Dinilai Perkuat Dominasi Elit, Bukan Efisiensi

Chairul Husen by Chairul Husen
7 Januari 2026
in Politik
0
Wacana Pilkada via DPRD Dinilai Perkuat Dominasi Elit, Bukan Efisiensi

Foto: Alip Purnomo Direktur Eksekutif IndexPolitica

585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id-Jakarta, 7 Januari 20256| Demokrasi Indonesia berada di persimpangan jalan: rakyat terus dipersalahkan atas praktik politik uang, sementara elit memperkuat dominasi kekuasaan. Negara gagal membekali warga dengan pendidikan politik yang memadai, sehingga ketidakadilan kian membesar dan berpotensi menempatkan negeri di ambang kebangkrutan.

Demikian peringatan keras dari Alip Purnomo, Direktur Eksekutif IndexPolitica. Ia menegaskan bahwa wacana pengembalian pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD dengan dalih efisiensi biaya justru memperburuk masalah. Persoalan utama demokrasi, menurut Alip, bukan pada mekanisme pemilihan langsung, melainkan pada sistem politik yang dikuasai uang dan kepentingan elit.

You might also like

Bimtek Golkar di Kuta, Demer: Kegiatan Partai Bantu UMKM dan Pariwisata Bali

Kader Banser Jadi Korban, Ketua PC GP Ansor Kota Bogor Dituntut Bertanggung Jawab

Nakhoda Baru DPC PKB Kota Bogor: Dewi Fatimah Bidik Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

“Pemilu langsung sering dituduh mahal. Padahal mahalnya demokrasi bukan karena rakyat, melainkan karena dibajak elit. Rekayasa elit inilah yang membuat segalanya mahal, sehingga hanya mereka yang memiliki ongkos politik tinggi yang memenangkan pertarungan. Siapa yang punya duit banyak? Jelas mereka. Jadi, pemilu seringkali hanya menjadi alat reproduksi kelas—dari mereka, oleh mereka, dan untuk mereka,” tegas Alip.

“Pilkada versi DPRD hanyalah cara melokalisir permainan. Jika sebelumnya gegap-gempita pemilu terasa sampai sudut kota dan desa, nanti semuanya bisa diselesaikan di ruang ber-AC; mereka tak lagi mencium bau keringat rakyat. Akibatnya, saat berkuasa pun, rakyat akan dilupakan. Inilah pengabdian terbaik kaum elit politik untuk memudahkan pemodal menitipkan loyalisnya secara efisien,” tambahnya.

Menurut Alip, praktik ini menjauhkan rakyat dari pengambilan keputusan, melemahkan kontrol publik, dan menimbulkan frustrasi. “Ini bukan kesalahan rakyat. Masalah ada pada elit yang mengubah kepercayaan publik menjadi alat kekuasaan untuk menumpuk kekayaan,” ujarnya.

Politik seharusnya mendidik dan memberdayakan rakyat, menjaga hak-hak adat dan lingkungan, serta memastikan keputusan diambil bersama. Namun kenyataannya, rakyat dibiarkan miskin pengetahuan politik, lalu disalahkan ketika praktik transaksional terjadi. “Mereka disuguhi janji berlebihan saat kampanye, lalu ditinggalkan setelah kekuasaan diraih,” kata Alip.

Bobroknya demokrasi transaksional terlihat dari lemahnya posisi isu lingkungan dan masyarakat adat dalam kebijakan publik. Persoalan ini seringkali menjadi pemanis politik, dijadikan alat tawar-menawar, sementara hutan dan lautnya dikuasai pemodal melalui kolusi dengan elit penguasa.

Alip menekankan bahwa perlawanan terhadap politik uang tidak bisa bersifat semata teknis. Solusi mendasar harus ditempuh melalui pendidikan politik yang serius dan berkelanjutan, didukung kebijakan dan anggaran negara yang memadai. Negara akan kuat dan demokrasi sehat jika pendidikan politiknya berkualitas.

“Jangan hanya memadamkan api, tapi mengabaikan sumber kebakarannya. Demokrasi bukan mahal karena rakyat; mahal karena elit menjadikannya ladang bisnis,” pungkas Alip Purnomo.[]

Tags: AlipDirekturEksekutifIndexPoliticaIndonesiaPurnomo
Previous Post

Respons Cepat Dumas, Camat Jatisampurna Pimpin Penggerebekan Toko Obat Ilegal Berkedok Konter Pulsa

Next Post

Demokrat Putar Haluan soal Pilkada, Pengamat Nilai Warisan Politik SBY Dipertaruhkan

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Bimtek Golkar di Kuta, Demer: Kegiatan Partai Bantu UMKM dan Pariwisata Bali
Politik

Bimtek Golkar di Kuta, Demer: Kegiatan Partai Bantu UMKM dan Pariwisata Bali

by Tegar News
25 Oktober 2026
Kader Banser Jadi Korban, Ketua PC GP Ansor Kota Bogor Dituntut Bertanggung Jawab
Politik

Kader Banser Jadi Korban, Ketua PC GP Ansor Kota Bogor Dituntut Bertanggung Jawab

by Tegar News
21 Oktober 2026
Nakhoda Baru DPC PKB Kota Bogor: Dewi Fatimah Bidik Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Politik

Nakhoda Baru DPC PKB Kota Bogor: Dewi Fatimah Bidik Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

by Tegar News
19 Oktober 2026
Tolak Usul Jimly, Matahukum: Hapus Syarat Ijazah Pilpres Bikin Rusak Demokrasi!
Politik

Tolak Usul Jimly, Matahukum: Hapus Syarat Ijazah Pilpres Bikin Rusak Demokrasi!

by Tegar News
13 Oktober 2026
Resmi Dilantik Ketum Golkar, Demer Siapkan Empat Pilar Strategi Menangkan Pemilu 2029
Politik

Resmi Dilantik Ketum Golkar, Demer Siapkan Empat Pilar Strategi Menangkan Pemilu 2029

by Tegar News
4 Oktober 2026
Next Post
Demokrat Putar Haluan soal Pilkada, Pengamat Nilai Warisan Politik SBY Dipertaruhkan

Demokrat Putar Haluan soal Pilkada, Pengamat Nilai Warisan Politik SBY Dipertaruhkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

KSOP Batam Mandul!!! Tahunan Speed Boat Angkut Penumpang Rute Batam – Riau Melalui Pelabuhan Non Legal Dibiarkan!!! BC Bungkam!!!

Pelaku Kekerasan Wartawan Dituntut 4 Bulan, Ketum GMOCT Soroti Jaksa dan Perlindungan Pers

16 Maret 2026
Jejak Limbah B3 PPCI Pemalang: Benarkah WPLI Menyerahkan ke Vendor Jenggot yang Belum Jelas Izinnya?

Jejak Limbah B3 PPCI Pemalang: Benarkah WPLI Menyerahkan ke Vendor Jenggot yang Belum Jelas Izinnya?

31 Oktober 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam
Hukum

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam

6 November 2026
Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”
Nasional

Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”

6 November 2026
UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman  Terhadap Hak Warga
Hukum

UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman Terhadap Hak Warga

6 November 2026
Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM
Nasional

Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM

6 November 2026
BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027
Info Daerah

BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027

5 November 2026
Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak
Info Daerah

Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak

5 November 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News