Sabtu, Agustus 8, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
ADVERTISEMENT
Home Nasional Tokoh

Islah Bahrawi Ungkap Alasan Gus Yaqut Absen Pansus: Perintah Istana untuk ‘Buying Time’?

Chairul Husen by Chairul Husen
17 Januari 2026
in Tokoh
0
Islah Bahrawi Ungkap Alasan Gus Yaqut Absen Pansus: Perintah Istana untuk ‘Buying Time’?
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id–Jakarta, 18 Januari 2026| Tabir di balik absennya mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dalam panggilan Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR RI 2024 perlahan mulai tersingkap. Bukan sekadar mangkir, ketidakhadiran Yaqut kala itu diduga merupakan bagian dari skenario tingkat tinggi yang melibatkan “Istana”.

​Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia sekaligus sahabat dekat Yaqut, Islah Bahrawi, dalam tayangan podcast ‘Akbar Faizal Uncensored’. Islah membeberkan narasi yang selama ini tertutup rapat: bahwa kepergian Yaqut ke Eropa di tengah panasnya isu kuota haji bukanlah kebetulan semata.

You might also like

Ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin Dinilai Jadi Benteng Utama Jaga Kepercayaan Publik

Negara Hukum Tak Boleh Bergantung Pada Konflik Antar Elite

Mochtar Riady Tantang 10O Konglomerat Indonesia: Jangan Cuma Cari Keuntungan, Saatnya Bagun Negara

​Perintah “Buying Time”

​Polemik bermula saat DPR RI membentuk Pansus untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan tambahan kuota haji 2024—khususnya pengalihan kuota yang dinilai melanggar undang-undang. Di tengah desakan publik agar Menteri Agama memberikan klarifikasi, Yaqut justru terbang ke Prancis.

​Menurut penuturan Islah, Yaqut sebenarnya diperintahkan untuk menghindari konfrontasi langsung dengan DPR.

​”Kenapa tidak datang saja ke Pansus dan menjelaskan semuanya?” tanya Islah kepada Yaqut kala itu, merasa bahwa forum tersebut adalah panggung yang tepat untuk klarifikasi.

​Namun, jawaban yang diterima Islah mengejutkan. Yaqut mengaku menerima mandat mendadak dari Presiden Joko Widodo untuk mewakili Indonesia dalam konferensi perdamaian dunia yang dibuka Presiden Emmanuel Macron di Prancis. Padahal, mandat tersebut awalnya ditujukan kepada Menteri Pertahanan saat itu, Prabowo Subianto.

​”Itu perintah Presiden Jokowi,” tegas Islah.

​Lebih jauh, Islah menyebut bahwa durasi acara di Prancis sejatinya hanya 2-3 hari. Namun, Yaqut berada di Eropa hingga total 24 hari. Islah mengklaim, Gus Yaqut diperintahkan untuk tetap tinggal di luar negeri dan “buying time” (mengulur waktu) hingga situasi politik di Senayan mereda. Selama periode itu, Yaqut digambarkan bak “layangan putus”, berpindah-pindah kota di Eropa menunggu sinyal untuk pulang.

​Dilema di Antara Dua Kekuatan

​Islah menggambarkan posisi Yaqut saat itu berada dalam dilema besar.

​”Jika dia datang ke Pansus, dia akan berhadapan dengan Presiden (karena membuka fakta keterlibatan Istana). Namun jika tidak datang, dia berhadapan dengan DPR,” ujar Islah menirukan kegundahan sahabatnya. Pada akhirnya, Yaqut memilih loyalitas pada perintah Presiden.

​Benar saja, ketika Yaqut akhirnya kembali ke Tanah Air, masa kerja Pansus Haji DPR RI telah berakhir seiring pergantian periode dewan. Penjelasan resmi terkait polemik kuota haji pun menguap tanpa konfrontasi terbuka.

​Benang Kusut Kuota Haji

​Dalam kesempatan yang sama, Islah juga menyinggung asal-muasal tambahan 20.000 kuota haji yang menjadi objek masalah. Ia menyebut kuota tersebut didapat bukan dari lobi Kementerian Agama, melainkan hasil pertemuan langsung Presiden Jokowi dengan Raja Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

​Menariknya, dalam pertemuan strategis di Arab Saudi tersebut, Jokowi tidak didampingi Yaqut selaku Menteri Agama. Presiden justru didampingi oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Menpora Dito Ariotedjo. Kehadiran Dito menjadi sorotan tersendiri, mengingat latar belakangnya sebagai menantu pemilik salah satu biro perjalanan haji dan umrah terbesar di Indonesia.

​Menanti Titik Terang

​Meski kini Yaqut tidak lagi menjabat, bayang-bayang kasus haji 2024 masih belum sepenuhnya pudar. Penyelidikan dugaan korupsi kuota haji masih terus didalami oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

​Islah sendiri menekankan bahwa dirinya tidak ingin menuduh pihak tertentu, namun ia meyakini bahwa Gus Yaqut bukanlah aktor tunggal dalam carut-marut tata kelola haji ini.

​”So we know who were playing in this game (Jadi kita tahu siapa yang bermain dalam permainan ini),” pungkas Islah, menyiratkan bahwa ada pemain yang lebih besar di balik layar.[]

Oleh: Islah Bahrawi

Tags: MantanMENAGYaqut
Previous Post

Kasus Child Grooming Meningkat Tajam, KPAI Ungkap Modus Baru Eksploitasi Anak di Indonesia

Next Post

Matahukum Bongkar Potensi Persoalan Hukum Program MBG

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin Dinilai Jadi Benteng Utama Jaga Kepercayaan Publik
Tokoh

Ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin Dinilai Jadi Benteng Utama Jaga Kepercayaan Publik

by Tegar News
8 Agustus 2026
Negara Hukum Tak Boleh Bergantung Pada Konflik Antar Elite
Tokoh

Negara Hukum Tak Boleh Bergantung Pada Konflik Antar Elite

by Tegar News
24 Juli 2026
Mochtar Riady Tantang 10O Konglomerat Indonesia: Jangan Cuma Cari Keuntungan, Saatnya Bagun Negara
Tokoh

Mochtar Riady Tantang 10O Konglomerat Indonesia: Jangan Cuma Cari Keuntungan, Saatnya Bagun Negara

by Tegar News
14 Juli 2026
Kolonel (Purn) Sri Radjasa: Febrie Adriansyah Dianggap Ancaman, Jokowi Disebut Mulai Khawatir
Tokoh

Kolonel (Purn) Sri Radjasa: Febrie Adriansyah Dianggap Ancaman, Jokowi Disebut Mulai Khawatir

by Tegar News
11 Juli 2026
Ketua Umum DPN Peduli Nusantara Tunggal
Tokoh

Ketua Umum DPN Peduli Nusantara Tunggal

by Tegar News
1 Juni 2026
Next Post
Matahukum Bongkar Potensi Persoalan Hukum Program MBG

Matahukum Bongkar Potensi Persoalan Hukum Program MBG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Donald Trump Gandakan Tarif Impor Baja-Aluminium Jadi 50%

Donald Trump Gandakan Tarif Impor Baja-Aluminium Jadi 50%

31 Mei 2025
Aroma “Permainan” Gas Subsidi Menguat, BEM Se-Tanah Air Kepung Polresta Bogor Kota Bongkar atau Kepercayaan Publik Runtuh

Aroma “Permainan” Gas Subsidi Menguat, BEM Se-Tanah Air Kepung Polresta Bogor Kota Bongkar atau Kepercayaan Publik Runtuh

31 Maret 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

Dinilai Cemarkan Nama Organisasi FWJ Indonesia, Pengurus Korwil Kabupaten Bekasi Laporkan RSP alias Ros ke Polisi
Hukum

Dinilai Cemarkan Nama Organisasi FWJ Indonesia, Pengurus Korwil Kabupaten Bekasi Laporkan RSP alias Ros ke Polisi

8 Agustus 2026
Ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin Dinilai Jadi Benteng Utama Jaga Kepercayaan Publik
Tokoh

Ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin Dinilai Jadi Benteng Utama Jaga Kepercayaan Publik

8 Agustus 2026
Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga
Info Daerah

Konflik Penggusuran Warga Sukajaya Kabupaten Bogor Kanwil HAM Jabar Temui Warga

8 Agustus 2026
Kecelakaan Maut! Motor Tabrak Truk Bermuatan Hebel di Cibokor Cigudeg Tewas Ditempat
Peristiwa

Kecelakaan Maut! Motor Tabrak Truk Bermuatan Hebel di Cibokor Cigudeg Tewas Ditempat

8 Agustus 2026
15 Warga Pelabuhan Ratu Diduga Tertipu Lowongan Kerja Terlantar di Kalimantan, Berharap Kembali Pulang
Info Daerah

15 Warga Pelabuhan Ratu Diduga Tertipu Lowongan Kerja Terlantar di Kalimantan, Berharap Kembali Pulang

7 Agustus 2026
Bunker Rahasia Kebayoran Lama: Antara Temuan Ratusan Senjata dan Bayang-Bayang Operasi Klandestin
Nasional

Bunker Rahasia Kebayoran Lama: Antara Temuan Ratusan Senjata dan Bayang-Bayang Operasi Klandestin

7 Agustus 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News