Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Mentan Keliru: Dedi Mulyadi Dipanggil Ridwan Kamil di Hadapan Presiden

Mentan Keliru: Dedi Mulyadi Dipanggil Ridwan Kamil di Hadapan Presiden

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • visibility 75
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Karawang, 7 Januari 2026| Suasana riuh dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, mendadak pecah oleh gelak tawa dan gemuruh warga. Pemicunya adalah insiden salah sebut yang dilakukan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat menyapa para pejabat yang hadir.

Di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan ribuan masyarakat, Mentan Amran melakukan kesalahan fatal saat hendak menyapa Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM). Alih-alih menyebut nama KDM, lidah Amran justru menyebut nama gubernur pendahulunya, Ridwan Kamil.

Momen tersebut terjadi ketika Amran tengah bersemangat memberikan sambutan dan menyapa satu per satu tamu penting di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Karawang, pada Rabu (7/1/2026).

“Para Gubernur. Ada Pak Ridwan Kamil,” sapa Amran dengan lantang.

Sapaan itu sontak disambut gemuruh oleh masyarakat yang hadir. Mereka serempak mengingatkan sang menteri bahwa ia telah salah menyebut nama. Seketika, Amran menyadari kekeliruannya dan langsung menunjukkan ekspresi kaget seraya memohon ampun.

“Astagfirullah,” ucap Amran beristigfar setelah menyadari kesalahan ucapnya yang cukup telak.

Tak ingin suasana menjadi canggung, Amran lantas buru-buru menghadap ke arah Dedi Mulyadi yang duduk di barisan depan dan langsung menyampaikan permohonan maaf.

KDM, yang menjadi objek salah sebut, terlihat hanya bisa tertawa lepas menanggapi insiden lucu tersebut Amran kemudian mencoba mencairkan suasana dengan sebuah candaan khas.

“Kang Deddy Mulyadi. Ini harus potong kambing ya? Kalau salah nama. Maaf Pak Gubernur,” kata Amran yang kembali disambut tawa hadirin.

Untuk menunjukkan bahwa kesalahannya murni karena keseleo lidah dan bukan karena tidak kenal, Amran segera menceritakan kedekatannya dengan KDM, terutama dalam urusan yang berkaitan dengan sektor pertanian di Jawa Barat.

“Sahabatku sering telpon-telponan. Pak Mentan ada irigasi. Saya sangat dekat dengan beliau,” kata Amran, seolah memberikan klarifikasi atas insiden tersebut.

Mentan Amran bahkan menceritakan kedekatan itu langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengenang bagaimana KDM pernah menyampaikan aspirasi terkait distributor pupuk.

Namun, Amran menjelaskan bahwa ia harus mengikuti arahan Presiden Prabowo untuk berlaku adil dan tidak memihak.

“Tapi biasa beliau tambah Bapak Presiden. Pak mentan jangan sampai lupa. Aku dari Gerindra. Oh iya aku ngerti itu. Maksudnya tambah itu bantuan 10 persen. Tetapi perintah Bapak Presiden tahu. Maaf. Sewaktu distributor pupuk diubah seluruh Indonesia,” kata Amran.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan KPU Kab Bogor, Audiensi Bersama Kapolres Bahas Sinergi Hadapi Perubahan Sistem Pemilu

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 103
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Cibinong, 5 Agustus 2025| Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K.,M.Si., menerima kunjungan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor beserta jajaran dalam kegiatan audiensi yang digelar di Ruang Perjamuan Lt.2 Gedung Utama Polres Bogor. Audiensi ini menjadi wadah komunikasi dan koordinasi dalam menghadapi dinamika perubahan arsitektur pemilu ke depan, sebagaimana diamanatkan oleh putusan Mahkamah […]

  • Jumlah Kemiskinan di Jakarta Meningkat, Begini Tanggapan Pramono Anung

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Syarif Hidayatullah
    • visibility 97
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Jakarta, 25 Juli 2025| Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat jumlah penduduk miskin di Jakarta pada Maret 2025 mencapai angka 464,87 ribu orang. Naik sebanyak 15,8 ribu orang dibandingkan dengan bulan September 2024 yang mencapai 449,07 ribu orang. Menanggapi hal itu, Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta akan mempelajari penyebab jumlah penduduk miskin di Jakarta […]

  • Polemik Yang Terjadi Di Seputar Bandara IMIP Membuat TNI Mengirim Kopasgat Untuk Memperketat Pengaman

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Rls/M.ifsudar/Arfiyan R6amadhan
    • visibility 143
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 29 2025| Bandara IMIP Morowali menjadi pusat sorotan publik setelah muncul isu bahwa fasilitas tersebut beroperasi tanpa kehadiran aparat negara di bidang pengawasan seperti bea cukai, imigrasi, maupun keamanan resmi. Kondisi ini menuai kritik karena dianggap menyerupai wilayah yang berdiri sendiri di luar kontrol penuh pemerintah. Situasi tersebut dinilai tidak sesuai dengan ketentuan pengelolaan […]

  • Polda Aceh Kembali Kirim Surat Panggilan Tersangka, Kasus Dugaan Kriminalisasi Petani Nagan Raya Kembali Mencuat, Harapan Petani Ombudsman RI segera Bertindak

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 174
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, Aceh (GMOCT) 12 November 2025| Setelah hampir dua bulan tanpa perkembangan signifikan dari Polda Aceh, khususnya Subdit IV Tipidter, kasus dugaan kriminalisasi yang dilaporkan M dan Bin Utun dan Safari Is oleh PT SPS 2 Agrina kembali mencuat. M dan Bin Utuh Genan, yang mewakili Safari Is, sebelumnya melaporkan dugaan kriminalisasi ini terkait […]

  • Polda Jabar Ungkap Kecurangan Produksi dan Peredaran Beras Tidak Sesuai Standar Mutu, Enam Tersangka Diamankan

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 89
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, 7 Agustus 2025| Satgas Pangan Polda Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan nasional dengan mengungkap praktik curang dalam produksi dan peredaran beras yang tidak sesuai dengan standar mutu pada label kemasan. Rabu, (6/8/2025). Konferensi pers ungkap kecurangan produksi dan peredaran beras tidak sesuai standar mutu tersebut dipimpin oleh Kabid Humas Polda […]

  • Mangkir Terhadap Panggilan Pengadilan, Paspampres Harus Ditarik dari Kesatuan Pengawal Jokowi

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 250
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 6 Desember 2025| Dalam negara hukum, setiap warga negara, termasuk Presiden dan Mantan Republik Indonesia, wajib tunduk pada sistem peradilan yang berlaku. Ketika seorang kepala negara berulang kali menolak hadir memenuhi panggilan hakim dalam persidangan resmi, maka ia bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai prinsip dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Itulah yang terjadi […]

expand_less