Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Pelantikan Ketua DPW PPSI Jabar 2025–2030 Perkuat Eksistensi Pencak Silat Tradisional

Pelantikan Ketua DPW PPSI Jabar 2025–2030 Perkuat Eksistensi Pencak Silat Tradisional

  • account_circle HUSEN
  • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
  • visibility 147
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Bandung, 18 Januari 2026| Pelantikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Provinsi Jawa Barat masa bakti 2025–2030 menjadi momentum penting dalam penguatan dan pelestarian pencak silat tradisional di Jawa Barat.

Kegiatan pelantikan digelar di Gedung Kebudayaan, Jalan Naripan, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Sabtu (17/1/2026). Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, mulai dari unsur TNI, Polri, legislatif, hingga tokoh olahraga dan budaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum DPP PPSI Galih Santika, Danpusenif Letnan Jenderal TNI Iwan Setiawan, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa, tokoh sepak bola Jawa Barat Umuh Muchtar, Anggota DPR RI Dadang Naser, serta Kepala Dispora Provinsi Jawa Barat Dr. Heri Antasari.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PPSI Galih Santika mengulas sejarah berdirinya PPSI yang lahir pada tahun 1957. Ia menjelaskan bahwa PPSI dibentuk sebagai wadah pemersatu para pesilat untuk menjaga keamanan dan keutuhan bangsa, khususnya dalam menghadapi ancaman DI/TII pada masa itu.

“PPSI sejak awal hadir untuk menjaga harkat dan martabat bangsa melalui pencak silat sebagai warisan budaya dan kekuatan persatuan,” ujar Galih.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara PPSI dan TNI dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta mengapresiasi kepemimpinan DPW PPSI Jawa Barat yang kini dilanjutkan oleh H. Dadang Hermansyah.

Sementara itu, Danpusenif Letnan Jenderal TNI Iwan Setiawan menegaskan bahwa PPSI yang berdiri pada 17 Agustus 1957 kini telah berusia 68 tahun dan memiliki peran strategis dalam mempersatukan para pesilat di seluruh Indonesia demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketua DPW PPSI Jawa Barat periode 2025–2030, H. Dadang Hermansyah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tokoh nasional dan daerah. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi besar bagi PPSI Jawa Barat untuk terus menjaga dan mengembangkan pencak silat tradisional.

Ia juga mendorong agar implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan diperkuat melalui kebijakan daerah guna memperkokoh pencak silat sebagai jati diri budaya bangsa.

Pelantikan Ketua DPW PPSI Jawa Barat beserta jajaran pengurus dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PPSI dan berlangsung meriah dengan penampilan seni pencak silat. Acara turut dihadiri perwakilan 27 DPD PPSI kabupaten/kota se-Jawa Barat dan berjalan aman serta sukses.[]

  • Author: HUSEN
  • Editor: HUSEN
  • Source: Rls/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mapolda Papua Barat Daya Difungsikan sebagai Galangan Kapal Ilegal, Wilson Lalengke Minta Kapolda Tindak Anggotanya

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 198
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sorong, Papua Barat Daya, 24 Agustus 2025| Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Papua Barat Daya terlihat telah berubah fungsi sebagai tempat sandar kapal rusak untuk diperbaiki alias berubah fungsi sebagai galangan kapal tanpa izin resmi dari pihak terkait. Hal itu terungkap dari kunjungan Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Daerah Papua (DPRP) Provinsi Papua Barat Daya, Zed […]

  • Fenomena Ledakan Mahasiswa PTN: Prof Didik Rachbini Peringatkan Penurunan Mutu Pendidikan

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 93
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 11 Februari 2026| Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyampaikan kritik mendalam terkait arah kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi X DPR RI di Senayan, Jakarta. Dalam paparannya, beliau menyoroti adanya pergeseran fungsi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), terutama yang berstatus Berbadan Hukum (PTNBH), yang kini dinilai […]

  • Diancam Grombolan PWI LS, FPI Jawa Tengah Keluarkan Intruksi Tegas kepada Seluruh FPI & BATIK

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 813
    • 0Comment

    Tegarnewes.co.id—Jakarta | Dewan Pimpinan Daerah Front Persaudaraan Islam (DPD FPI)Jawa Tengah, mengeluarkan instruksi resmi terkait kesiapsiagaan Laskar dan Badan Anti Teroris dan Komunis (BATIK)FP I untuk menjaga keamanan acara keagamaan yang akan digelar dalam waktu dekat. Instruksi ini tertuang dalam surat nomor 12/DPD FPI JATENG/VII/2025 bertanggal 16 Juli 2025 M atau 20 Muharram 1447 H. […]

  • PPWI Aceh Tamiang Rayakan Tradisi Meugang dengan Berbagi untuk Insan Pers

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 110
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Aceh Tamiang, 18 Februari 2026| Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Cabang Aceh Tamiang menggelar kegiatan berbagi daging Meugang. Acara berlangsung penuh kebersamaan di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tamiang pada Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 14.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini tidak sekadar pembagian daging, melainkan juga […]

  • Charma Afrianto: KPK Harus Tegas dan Profesional Tangani Dugaan Penyalahgunaan Yayasan Tak Terdaftar

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 354
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Agustus 2025| Ketua Umum Gerakan Nasional Cinta Rakyat (GENCAR) Indonesia, Charma Afrianto, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) yang diduga mengalir melalui dua yayasan milik anggota DPR RI, Fauzi Amro. Dua yayasan tersebut, yakni Yayasan Safa Kita Indonesia dan Yayasan […]

  • PT Indocement Dianggap Abaikan Hak Dua Desa, Pimpinan Redaksi SBI Desak Penegakan Hukum

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 110
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Cirebon, 3 Oktober 2025| PT Indocement kembali menjadi sorotan publik setelah mencuat persoalan dugaan pengabaian kompensasi terhadap dua desa yang terdampak langsung aktivitas operasional perusahaan. Selama bertahun-tahun, warga desa mengaku tidak pernah merasakan manfaat maupun ganti rugi sebagaimana mestinya, meski wilayah mereka terdampak lingkungan maupun aktivitas perusahaan semen ternama tersebut. Agung, selaku Pimpinan Redaksi Sahabat […]

expand_less