Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Jokowi Mengaku Tidak Ikut Tanda Tangani UU KPK 2019 Lalu, Dibantai Partai-Partai

Jokowi Mengaku Tidak Ikut Tanda Tangani UU KPK 2019 Lalu, Dibantai Partai-Partai

  • account_circle Rls/Kendil
  • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
  • visibility 61
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 20 Februari 2026| Mantan presiden Joko Widodo mengaku bahwa UU KPK yang ditandatangani pada 2019 itu dulu inisiatif DPR. “Jangan keliru ya, inisiatif DPR. Saat itu atas inisiatif DPR, direvisi. Tapi saya enggak tanda tangan,” ujarnya kepada Kompascom 13 Februari 2024. Dan karena itu, Jokowi setuju untuk merevisi Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) versi 2019 lalu.

Sebagai informasi, UU KPK yang baru, yang direvisi di era Jokowi di tahun 2019, dianggap melemahkan kinerja lembaga antirasuah tersebut. Jokowi pun menyatakan setuju jika Undang-Undang KPK direvisi kembali. “Ya, saya setuju,” tegas Jokowi.

Terkait pernyataan itu, politikus Golkar, Sarmuji, sontak membantah bahwa revisi UU KPK 2019 itu inisiatif DPR semata. Dia menekankan, saat itu, pembahasan revisi terhadap UU KPK lama dilakukan oleh DPR dan pemerintah, bukan hanya DPR saja.

Sementara politikus PKB, Abdullah, mengatakan, pernyataan Jokowi yang merasa dirinya tak berperan dalam revisi UU KPK keliru. Pasalnya, Jokowi pada saat itu mengirim tim perwakilan pemerintah untuk turut serta membahas perubahan beleid terkait lembaga antirasuah tersebut bersama DPR RI.

Lalu politikus PKS, Nasir Djamil, juga menilai tidak tepat jika Jokowi mengaku tidak pernah mengusulkan perubahan UU KPK. Menurut Nasir, pembahasan sebuah rancangan undang-undang tidak dapat dilanjutkan apabila salah satu pihak, baik eksekutif maupun legislatif, tidak menyetujuinya.

Dan politikus PDI Perjuangan, Ronny Talapessy, menilai pernyataan Jokowi yang setuju UU KPK direvisi kembali, sebagai upaya untuk cari perhatian dan “cuci tangan” dari polemik pelemahan lembaga antirasuah. Ronny juga menuding sikap tersebut berkaitan dengan kepentingan elektoral Partai Solidaritas Indonesia (PSI) karena revisi UU KPK yang melemahkan KPK terjadi pada 2019 ketika masa pemerintahan Presiden Jokowi.[]

  • Author: Rls/Kendil
  • Editor: Redaksi
  • Source: Hagia Sofia

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kuningan Bahas Open Bidding Sekda Pertemuan Tertutup Tuai Kritik, Uha Juhana: Drama Korea Dipertontonkan

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 98
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kuningan, Jawa Barat (GMOCT) 27 Juli 2025| Pertemuan tertutup Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dengan Hamid SH, MH (praktisi hukum) dan Prof. Dr. Suwari Akhmaddhian SH, MH (Dekan Fakultas Hukum UNIKU) pada Minggu (27 Juli 2025) mengenai penunjukan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif menuai kritik. Informasi mengenai pertemuan tersebut diperoleh dari media online KabarSBI, yang tergabung […]

  • Wilson Lalengke Guncang New York: Suara Kemanusiaan Indonesia Siap Menggema di PBB

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 596
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 8 Oktober 2025| New York City. Langit Manhattan sore itu seolah menyambut langkah seorang putra bangsa yang datang membawa pesan nurani dunia. Setelah menempuh perjalanan udara selama 23 jam dengan Etihad Airways, Wilson Lalengke, tokoh pers dan aktivis kemanusiaan Indonesia, akhirnya mendarat di New York City pukul 16.00 waktu setempat, Senin, 6 Oktober 2025. […]

  • PPWI Umumkan Hasil Lomba Menulis “Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia”

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 189
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 20 Desember 2025| Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) resmi mengumumkan hasil lomba menulis bertema “Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia” pada hari ini, Sabtu, tanggal 20 Desember 2025. Panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengirimkan karya tulisnya untuk mengikuti kompetisi ini. Dalam penyelenggaraan tahun 2025, tercatat sebanyak 25 artikel masuk […]

  • Kapolres Bogor Tekankan Penindakan Tegas Premanisme Dalam Arahan Kepada PJU Dan Kapolsek Jajaran

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 115
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga kondusif, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., mengumpulkan seluruh Pejabat Utama (PJU) dan para Kapolsek jajaran dalam kegiatan pengarahan di Aula Vicon Polres Bogor, Senin (19/5/2025). Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa salah satu fokus utama Polres Bogor saat ini adalah penindakan tegas terhadap […]

  • Pelindo Regional 1 Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Tekankan Integritas dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 273
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Medan, 22 September 2025|PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Ruang Selat Malaka, Belawan, Senin (22/9/25). Acara ini mengusung tema, “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Sebagai Syiar Integritas, Profesionalisme, dan Kepedulian Sosial Perusahaan”. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB tersebut dihadiri jajaran manajemen Pelindo, […]

  • Ketum FWJ Indonesia Sentil Kapolres Mojokerto Tak Paham UU Pers

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 42
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Mojokerto, 15 Maret 2026 | Dewan Pers dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) saat ini kerap dijadikan tameng oleh para pejabat ataupun pelaku-pelaku tindak kriminal untuk mencegah seorang wartawan guna menyajikan pemberitaan yang berimbang serta memenuhi kode etik jurnalistik. Seperti yang terjadi di Polres Mojokerto, ketika awak media konfirmasi dan mencoba meminta tanggapan terkait […]

expand_less