Sabtu, November 7, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Opini

Nadi yang Terjepit di Hormuz: Berhenti Menjual Jantung demi Membeli Napas

Chairul Husen by Chairul Husen
6 Maret 2026
in Opini
0
Nadi yang Terjepit di Hormuz: Berhenti Menjual Jantung demi Membeli Napas
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Jakarta, 7 Maret 2026 | Di saat Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dengan percaya diri menjamin ketahanan energi negaranya hingga 254 hari meski Selat Hormuz bergejolak, Indonesia justru masih terengah-engah dengan cadangan operasional yang hanya bertahan 20 hari. Fakta ini adalah tamparan keras bagi negara yang mengaku kaya raya namun kedaulatannya masih tertambat pada rantai impor minyak bumi yang rapuh.

​Ilusi Satu Juta Barel dan Tragedi Devisa

You might also like

Gegara Adik Belagu! Kepala BNPB Dicopot Prabowo, Negara Bukan Perusahaan Keluarga”Bung”

Bau Amis di Balik 105 Ribu Mesin India, Kritik Impor Kendaraan Kopdes Agus Gumiwang Dicopot

Dosa di Atas Meja Pleno: Ketika Palu DKPP Menagih Nyawa Integritas

​Kedatangan satu juta barel minyak bumi dari Aljazair awal tahun ini memang tampak gagah di pemberitaan. Namun, hitungan matematisnya memilukan: dengan konsumsi harian rakyat Indonesia yang masif, pasokan itu habis hanya dalam 16 jam.

​Demi menambal syahwat konsumsi minyak bumi ini, Indonesia harus merelakan Rp1,1 triliun hingga Rp1,2 triliun devisa terbang ke luar negeri setiap hari. Kita terjebak dalam siklus “gali lubang tutup lubang” yang ironis: kita menjual batu bara dan nikel ke pasar global hanya untuk mendapatkan Dolar guna membeli bensin. Kita seolah menjual “jantung” berupa kekayaan mineral kita hanya untuk membeli “napas” dari pihak asing.

​Kritik Menohok: Pindah Penjara Energi

​Saat ini, narasi beralih ke kendaraan listrik diglorifikasi sebagai solusi. Namun, ada satu ironi besar yang harus dikritik secara tajam: Percuma kita beralih ke listrik jika pada akhirnya kita tetap menjual bahan baku nikel kita ke luar negeri hanya untuk membeli baterai jadi dari mereka. Jika pola ini terus berlanjut, kita tidak sedang merdeka, melainkan hanya “pindah penjara”. Dari awalnya ketergantungan pada minyak bumi impor, beralih menjadi ketergantungan pada komponen baterai impor. Ini adalah kegagalan logika kedaulatan yang paling nyata.

​Solusi Berdikari: Pabrik Baterai atau Tetap Jadi Budak

​Indonesia memiliki segalanya untuk benar-benar merdeka. Strategi briliannya bukan sekadar mempromosikan mobil listrik, melainkan membangun pabrik baterai sendiri dari hulu hingga hilir. Negara ini dipastikan mampu jika ada kemauan politik yang kuat.

​Hentikan Ekspor Bahan Baku: Nikel kita tidak boleh lagi keluar hanya sebagai komoditas mentah. Ia harus masuk ke pabrik baterai di tanah air sendiri.

​Manfaatkan Sumber Domestik: Listrik dari batu bara dan matahari harus digunakan untuk mengisi baterai buatan anak bangsa.

​Kedaulatan Tanpa Syarat: Saat baterai dibuat di Nusantara dan energi pengisinya berasal dari matahari Nusantara, Indonesia secara otomatis memutus ketergantungan pada fluktuasi harga minyak bumi dunia dan risiko blokade di Selat Hormuz.

​Kesimpulan: Merdeka atau Menghamba

​Kemandirian energi sejati tidak akan pernah tercapai selama kita masih bermental pedagang yang menjual bahan baku demi membeli barang jadi. Kedaulatan energi bukan ditemukan di pom bensin, melainkan di dalam pabrik-pabrik baterai yang lahir dari rahim industri nasional.

​Sudah saatnya kita berhenti menjual “emas” kita untuk membeli “asap”. Saat pabrik baterai pertama hingga keseratus berdiri kokoh di negeri ini, saat itulah Indonesia benar-benar berdikari—berdiri di atas kaki sendiri, bebas dari bayang-bayang blokade dan dikte kekuatan global.[]

Tags: EnergiIndonesiaPenjaraPindah
Previous Post

Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat Turun ke Pasar di Jawa Timur, Harga Pangan Stabil Jelang Idul Fitri 2026

Next Post

Gelar Webinar Nasional Soal Pengadaan Barang/Jasa, Sekjen ATR/BPN: Prinsip Utamanya adalah Transparansi

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Gegara Adik Belagu! Kepala BNPB Dicopot Prabowo, Negara Bukan Perusahaan Keluarga”Bung”
Opini

Gegara Adik Belagu! Kepala BNPB Dicopot Prabowo, Negara Bukan Perusahaan Keluarga”Bung”

by Tegar News
16 Oktober 2026
Bau Amis di Balik 105 Ribu Mesin India, Kritik Impor Kendaraan Kopdes Agus Gumiwang Dicopot
Opini

Bau Amis di Balik 105 Ribu Mesin India, Kritik Impor Kendaraan Kopdes Agus Gumiwang Dicopot

by Tegar News
10 Oktober 2026
Dosa di Atas Meja Pleno: Ketika Palu DKPP Menagih Nyawa Integritas
Opini

Dosa di Atas Meja Pleno: Ketika Palu DKPP Menagih Nyawa Integritas

by Tegar News
10 Oktober 2026
Dua Jam Sebelum Putusan MK, Jokowi Bertemu Prabowo “Keluarkan Kartu AS”?
Opini

Dua Jam Sebelum Putusan MK, Jokowi Bertemu Prabowo “Keluarkan Kartu AS”?

by Tegar News
8 Oktober 2026
Rekor Prabowo 150 Jabatan, Punya  26 Watimpres dan 10 Penasihat Khusus: Apa Bedanya?
Opini

Rekor Prabowo 150 Jabatan, Punya 26 Watimpres dan 10 Penasihat Khusus: Apa Bedanya?

by Tegar News
5 Oktober 2026
Next Post
Gelar Webinar Nasional Soal Pengadaan Barang/Jasa, Sekjen ATR/BPN: Prinsip Utamanya adalah Transparansi

Gelar Webinar Nasional Soal Pengadaan Barang/Jasa, Sekjen ATR/BPN: Prinsip Utamanya adalah Transparansi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Bhabinkamtibmas Desa Tugu Utara Polsek Cisarua Lakukan Sambang Dialogis, Imbau Warga Jaga Kamtibmas

Bhabinkamtibmas Desa Tugu Utara Polsek Cisarua Lakukan Sambang Dialogis, Imbau Warga Jaga Kamtibmas

29 Mei 2025
Gus Kautsar Kaget! Buka Tas Berisi Mata Uang Asing Senilai Miliaran, Suruh Kembalikan ke Pengirim

Gus Kautsar Kaget! Buka Tas Berisi Mata Uang Asing Senilai Miliaran, Suruh Kembalikan ke Pengirim

25 September 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam
Hukum

LSM TEGAR Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Pemufakatan Makar! Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam

6 November 2026
Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”
Nasional

Kapolri Suyudi Bertindak Cepat! Skenario Show Of Force yang Disusun Rapi,”Ambyar”

6 November 2026
UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman  Terhadap Hak Warga
Hukum

UU Perampasan Aset: Senjata Ampuh Memberantas Kejahatan, Atau Potensi Ancaman Terhadap Hak Warga

6 November 2026
Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM
Nasional

Dua Agenda Sidang Joko Widodo Hadir, Tunjukkan Ijazah SD Hingga S1 UGM

6 November 2026
BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027
Info Daerah

BPN Serang Minta Warga Desa Kopo Lengkapi Berkas PTSL untuk Target 2027

5 November 2026
Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak
Info Daerah

Dana Rp 234 Juta Diduga Digelapkan Pengasuh Anak; Mantan PMI Asal Tukdana Indramayu Akan Laporkan ke Aparat, Serta Soroti Dugaan Kekerasan Psikis Terhadap Anak

5 November 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News