Kamis, November 5, 2026
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
No Result
View All Result
tegarnews.co.id
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan
Home Hukum Kriminal

Pengeroyokan Wartawan di Minahasa Tenggara: Cermin Buram Penegakan Hukum dan Arogansi Mafia BBM

Chairul Husen by Chairul Husen
7 Maret 2026
in Kriminal
0
Pengeroyokan Wartawan di Minahasa Tenggara: Cermin Buram Penegakan Hukum dan Arogansi Mafia BBM
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Tegarnews.co.id – Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, 8 Maret 2026| Kasus pengeroyokan terhadap wartawan berinisial O alias Onal di SPBU Tababo, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada Selsasa, 03 Maret 2026, lalu kembali membuka luka lama tentang lemahnya penegakan hukum terhadap mafia BBM bersubsidi. Insiden ini terjadi ketika sang wartawan tengah melakukan pemantauan dugaan penyelewengan BBM di SPBU yang disebut-sebut milik Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli.

Bukannya mendapat perlindungan, wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik justru menjadi korban kekerasan. Hingga kini, Polsek Belang dan Polres Minahasa Tenggara dinilai belum menunjukkan langkah tegas terhadap para pelaku pengeroyokan maupun jaringan mafia BBM yang diduga beroperasi di lokasi tersebut. Publik pun bertanya-tanya: mengapa aparat penegak hukum seolah tutup mata?

You might also like

Polsek Kelapa Dua Amankan Terduga Pelaku Curanmor, BB Kunci T dan Sajam di Sita!

Polsek Rumpin Selidiki Dugaan Pencurian Sejumlah Peralatan Elektronik di Sekolah Dasar

Terduga Pelaku Hendak Curi Motor di Sukamulya Terseret Korban, Hingga 300 Meter dan Diamankan Warga

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa SPBU Tababo kerap beroperasi di luar jam resmi. Modus ini diduga digunakan untuk melayani mafia BBM yang membeli dalam jumlah besar menggunakan kendaraan modifikasi. Dugaan keterlibatan orang dekat pemilik SPBU, VR alias Vanda Rantung, semakin memperkeruh suasana.

Alih-alih menunjukkan empati atas kekerasan yang dialami wartawan, Vanda justru melontarkan pernyataan menantang terhadap Onal. “Silakan diberitakan. Saya tidak takut kalau ini diangkat ke media,” ucap Vanda menunjukkan kesombongannya. Bahkan ia sempat meremehkan dengan ucapan bernada sinis, seolah menegaskan bahwa mafia BBM merasa kebal hukum.

Pernyataan ini memicu kemarahan publik. Banyak pihak menilai ada arogansi yang berakar dari dugaan perlindungan politik dan lemahnya aparat penegak hukum.

Kritik Keras terhadap Aparat Kepolisian

Ketua Lidikkrimsus RI Sulawesi Utara, Hendra Tololiu, melontarkan kritik pedas. Menurutnya, jika Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Minahasa Tenggara tidak mampu menindak mafia BBM, lebih baik mundur dari jabatan. Ia bahkan menantang Kapolda Sulut dan Propam Polda Sulut untuk mengevaluasi dan mencopot pejabat yang lalai.

Hendra juga meminta Presiden RI, Kapolri, Kapolda Sulut, dan BPH Migas turun tangan langsung membongkar jaringan mafia BBM. Penyelewengan BBM bersubsidi bukan hanya merugikan negara, tetapi juga merampas hak masyarakat kecil yang seharusnya menikmati subsidi.

Senada dengan Hendra, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, memberikan komentar keras atas pengadiayaan wartawan Onal oleh pihak SPBU tersebut. Menurutnya, pengeroyokan terhadap wartawan Onal adalah bukti nyata bahwa mafia BBM merasa dilindungi dan kebal hukum.

“Ini bukan sekadar kasus kekerasan, tetapi bentuk kriminalisasi terhadap jurnalis yang menjalankan tugas mulia membongkar kejahatan. Saya mengecam keras aparat kepolisian yang lamban dan terkesan menutup mata. Jika polisi tidak berani menindak mafia BBM, maka mereka telah mengkhianati rakyat dan konstitusi,” tegas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Wilson Lalengke menegaskan bahwa wartawan adalah garda terdepan dalam mengungkap kebenaran. Menghancurkan mereka sama saja dengan menghancurkan demokrasi. Ia menyerukan agar aparat penegak hukum segera bertindak, bukan hanya demi keadilan bagi korban, tetapi juga demi menjaga marwah negara.

Refleksi Filosofis tentang Keadilan dan Kekuasaan

Kasus ini mengingatkan kita pada pandangan para filsuf tentang keadilan dan kekuasaan. Plato (428–347 SM) menekankan bahwa keadilan adalah harmoni dalam masyarakat. Ketika aparat membiarkan mafia berkuasa, harmoni itu runtuh. Aristoteles (384-322 SM) menyatakan bahwa hukum harus menjadi “akal tanpa nafsu.” Namun, ketika hukum tunduk pada kepentingan politik dan ekonomi, ia berubah menjadi alat tirani.

Sementara itu, Immanuel Kant (1724-1804) menegaskan bahwa manusia harus diperlakukan sebagai tujuan, bukan alat. Wartawan yang dipukuli karena mengungkap kebenaran jelas diperlakukan sebagai objek yang harus dibungkam, bukan sebagai manusia bermartabat. John Locke (1632-1794) menekankan kontrak sosial: pemerintah ada untuk melindungi hak hidup dan kebebasan. Ketika aparat gagal melindungi wartawan, kontrak sosial itu dilanggar.

Mahatma Gandhi (1869-1948) mengingatkan bahwa keberanian moral lebih kuat daripada kekerasan. Wartawan seperti Onal adalah teladan keberanian moral, dan masyarakat harus berdiri membelanya.

Seruan dan Harapan

Kasus pengeroyokan wartawan ini bukan hanya soal individu, tetapi soal kepercayaan publik terhadap hukum. Jika aparat tidak bertindak, masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada institusi negara. Mafia BBM akan semakin merajalela, sementara rakyat kecil terus dirugikan.

Lebih jauh, kasus ini menunjukkan bagaimana kekuasaan ekonomi dan politik dapat melahirkan arogansi yang berbahaya. Ketika SPBU yang diduga milik pejabat daerah menjadi sarang mafia, maka demokrasi lokal sedang sakit parah.

Pengeroyokan wartawan Onal di SPBU Tababo adalah alarm keras bagi bangsa ini. Wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik tidak boleh menjadi korban kekerasan. Aparat kepolisian harus segera bertindak tegas, membongkar jaringan mafia BBM, dan menindak pelaku pengeroyokan.

Wilson Lalengke, dengan suara lantang, menegaskan bahwa membiarkan mafia BBM berkuasa sama dengan mengkhianati rakyat. Pandangan para filsuf menegaskan bahwa keadilan, moralitas, dan kontrak sosial telah dilanggar.

Kini saatnya negara membuktikan keberpihakannya pada rakyat dan kebenaran. Jika tidak, maka demokrasi akan terus terkikis oleh kekuasaan gelap yang bersembunyi di balik mafia BBM.[]

Tags: BBMMafiaMinahasaPengeroyokanWartawan
Previous Post

Eks Marinir AS Geruduk Senat: Tuntut Akuntabilitas Pemerintah dan Serukan Perdamaian

Next Post

Pemprov DKI Salurkan Kembali Bantuan Pendidikan Melalui KJP Plus Tahap I Tahun 2026

Chairul Husen

Chairul Husen

Related Posts

Polsek Kelapa Dua Amankan Terduga Pelaku Curanmor, BB Kunci T dan Sajam di Sita!
Kriminal

Polsek Kelapa Dua Amankan Terduga Pelaku Curanmor, BB Kunci T dan Sajam di Sita!

by Tegar News
31 Oktober 2026
Polsek Rumpin Selidiki Dugaan Pencurian Sejumlah Peralatan Elektronik di Sekolah Dasar
Kriminal

Polsek Rumpin Selidiki Dugaan Pencurian Sejumlah Peralatan Elektronik di Sekolah Dasar

by Tegar News
22 Oktober 2026
Terduga Pelaku Hendak Curi Motor di Sukamulya Terseret Korban, Hingga 300 Meter dan Diamankan Warga
Kriminal

Terduga Pelaku Hendak Curi Motor di Sukamulya Terseret Korban, Hingga 300 Meter dan Diamankan Warga

by Tegar News
20 Oktober 2026
Satreskrim Polres Metro Bekasi Tangkap Mobilisator Palajar untuk Aksi Rusuh!
Kriminal

Satreskrim Polres Metro Bekasi Tangkap Mobilisator Palajar untuk Aksi Rusuh!

by Tegar News
27 September 2026
Pelaku Curanmor di Cengkareng Berhasil Dibekuk Tim Jatanras Ditreskrimum PMJ di Dua Lokasi
Kriminal

Pelaku Curanmor di Cengkareng Berhasil Dibekuk Tim Jatanras Ditreskrimum PMJ di Dua Lokasi

by Tegar News
27 September 2026
Next Post
Pemprov DKI Salurkan Kembali Bantuan Pendidikan Melalui KJP Plus Tahap I Tahun 2026

Pemprov DKI Salurkan Kembali Bantuan Pendidikan Melalui KJP Plus Tahap I Tahun 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Cooling Sistem, Koordinasi Kepala Desa Purwasari Terkait Ketahanan Pangan Ajak Jaga Kondusifitas

Cooling Sistem, Koordinasi Kepala Desa Purwasari Terkait Ketahanan Pangan Ajak Jaga Kondusifitas

29 Juli 2025
Mewujudkan Kota Sehat, Wali Kota Bekasi Pimpin Langsung Verifikasi Swasti Saba 2025

Mewujudkan Kota Sehat, Wali Kota Bekasi Pimpin Langsung Verifikasi Swasti Saba 2025

6 Agustus 2025

Kategori

  • Bisnis
  • Destinasi Wisata
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Daerah
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Mancanegara
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Politik
  • POLRI
  • Sejarah
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • Teknologi
  • TNI
  • TNI & Polri
  • Tokoh
  • Ucapan
  • Umum

Don't miss it

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?
Info Korupsi

2,5 Bulan Berlalu, Kasus Upah Pungut Bappeda Kabupaten Bogor Belum Ada Tersangka?

5 November 2026
Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan  Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu
Nasional

Jokowi Bersaksi Hari Ini, PSI Kerahkan Ribuan Kader Kawal Sidang Ijazah Palsu

5 November 2026
Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam
Nasional

Kasus Penyadapan Ilegal, Presiden Prabowo Sampaikan Keprihatinan Mendalam

5 November 2026
Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor
Info Daerah

Pemkab Bogor Siapkan Pelebaran Jalan Laladon 1KM Pada 2027, Urai Kemacetan Menuju Kota Bogor

5 November 2026
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diperiksa KPK 5 Jam, Kasus Dugaan Suap Buka Blokir HGB Lahan Summarecon di Bogor
Info Korupsi

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diperiksa KPK 5 Jam, Kasus Dugaan Suap Buka Blokir HGB Lahan Summarecon di Bogor

5 November 2026
Istana Copot Listyo Sigit dari KSP Setalah Jadi Tersangka Penyadapan Presiden
Nasional

Istana Copot Listyo Sigit dari KSP Setalah Jadi Tersangka Penyadapan Presiden

4 November 2026
tegarnews.co.id

© 2026 Tegar News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Compro TegarNews
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Info Demo
  • Info Desa
  • Info Korupsi
  • Info Narkoba
  • Info Publik
  • Kesehatan
  • Kisah
  • Kuliner
  • Olah Raga
  • Destinasi Wisata
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Perayaan
  • Peristiwa
  • Seni & Budaya
  • Seni dan Kreasi
  • TNI & Polri
  • Ucapan

© 2026 Tegar News