Breaking News
light_mode
Home » Info Demo » KOPAD Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi Pasar Tekum, Mantan Dirut Modjaker Disorot

KOPAD Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi Pasar Tekum, Mantan Dirut Modjaker Disorot

  • account_circle AG
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • visibility 98
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Bogor, 6 Maret 2026 | Puluhan massa dari Koalisi Pemantau Aset Daerah (KOPAD) menggelar aksi demonstrasi di dua titik, yakni di kantor Kejaksaan Negeri Kota Bogor dan di Balai Kota Bogor, pada Jumat, 6 Maret 2026. Aksi tersebut dipicu dugaan carut-marut pengelolaan Pasar Teknik Umum (Tekum) di tubuh Perumda Pasar Pakuan Jaya periode 2021–2024 yang disinyalir menyebabkan kebocoran anggaran hingga miliaran rupiah.

Aksi sempat memanas ketika massa melakukan pembakaran ban di depan kantor Kejaksaan sebagai simbol kemarahan terhadap dugaan praktik korupsi yang dinilai merugikan keuangan daerah. Setelah menyampaikan tuntutan di Kejaksaan, massa kemudian bergerak menuju Balai Kota Bogor. Di lokasi kedua, situasi kembali memanas ketika massa membakar ban dan merobohkan sebagian pagar Balai Kota sebagai bentuk protes keras terhadap dugaan lemahnya pengawasan pemerintah daerah terhadap pengelolaan BUMD.

Koordinator lapangan aksi, Faiz, menegaskan bahwa dugaan kebocoran anggaran tersebut tidak boleh dianggap sepele dan harus diusut hingga tuntas oleh aparat penegak hukum.

“Jika dugaan kebocoran anggaran miliaran ini benar terjadi, maka ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap uang rakyat. Kami mendesak Kejaksaan Negeri Kota Bogor segera memanggil dan memeriksa mantan Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya, Modjaker, yang diduga mengetahui atau terkait dalam pengelolaan Pasar Tekum periode tersebut, serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat,” tegas Faiz dalam orasinya.

Faiz juga melontarkan pernyataan keras agar penegak hukum tidak ragu membongkar dugaan penyimpangan tersebut.

“Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Jika memang ada kebocoran miliaran rupiah di Pasar Tekum, maka ini bukan sekadar kesalahan administrasi, ini persoalan serius yang harus dibongkar secara terang benderang,” ujarnya.

Menanggapi aksi tersebut, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Harius, menyampaikan bahwa laporan dari massa aksi telah diterima secara resmi oleh pihak Kejaksaan dan akan dipelajari sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Hari ini perwakilan dari aliansi menyampaikan laporan terkait pengelolaan Pasar Tekum periode 2021–2024. Laporan tersebut sudah kami terima secara resmi dan akan kami laporkan kepada pimpinan untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujar Harius.

Ia menjelaskan bahwa pihak Kejaksaan akan melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan terlebih dahulu agar laporan yang masuk tidak hanya bersifat asumsi.

“Kami memerlukan waktu untuk mencari data dan bahan keterangan agar laporan tersebut tidak hanya berdasarkan asumsi pihak-pihak tertentu. Semua harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, apakah benar terdapat penyimpangan atau tidak,” jelasnya.

Harius juga menegaskan bahwa pihak Kejaksaan akan bekerja sesuai dengan SOP dan ketentuan perundang-undangan dalam menindaklanjuti laporan tersebut.

“Pada prinsipnya kami sebagai aparat penegak hukum bekerja sesuai prosedur. Jika dari hasil pengumpulan data memang ditemukan adanya perbuatan melawan hukum, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut mengawasi kinerja pemerintah daerah.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat, ormas, maupun kelompok mahasiswa yang telah menyampaikan laporan dan melakukan pengawasan terhadap kinerja OPD maupun BUMD agar berjalan lebih baik,” pungkas Harius.

Meski aksi sempat memanas, massa akhirnya membubarkan diri dengan pengawalan aparat keamanan. Namun KOPAD menegaskan akan terus mengawal proses hukum agar dugaan kebocoran anggaran di tubuh Perumda Pasar Pakuan Jaya tidak berhenti sebagai isu semata, tetapi benar-benar diusut secara transparan.[]

  • Author: AG
  • Editor: Redaksi
  • Source: AG

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Kali Terjerat Narkoba, Kuwu Palimanan Barat Disorot: Agung Sulistio Desak Aparat Tegakkan Hukum Tanpa Tebang Pilih

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 162
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Cirebon, 17 Oktober 2025| Ketua Umum Gabungan Media Online Cetak Ternama (GMOCT), Agung Sulistio, angkat suara terkait dugaan keterlibatan Kuwu Palimanan Barat, Subhan Nurakhir, dalam dua kasus narkoba. Sebagai Pemimpin Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI) dan Ketua DPP II LPK-RI, Agung menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlalu tanpa proses hukum yang jelas. Ia […]

  • Peresmian Kantor RW 01 Kelurahan Ceger, Walikota Minta Wujudkan Pelayanan Masyarakat Lebih Baik

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Rls/Muhamad Dekra
    • visibility 250
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta 14 September 2025| Kantor RW 01 Kelurahan Ceger resmi digunakan sebagai pusat pelayanan masyarakat. Gedung baru yang dinilai cukup representatif ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan bagi warga sekitar. Peresmian gedung baru Sekretariat Kantor RW 01, di Jalan Manunggal II Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung tersebut diresmikan langsung Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, Minggu (14/9/2025). […]

  • DLH Serang Buka Suara Soal PT SGT: Diduga Sudah Produksi, Mahasiswa Ikut Pertanyakan Legalitasnya

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 93
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Serang, 18 November 2025| Operasional PT Sinar Global Technology (SGT) di kawasan industri Jawilan kembali menuai sorotan. Pabrik yang sebelumnya memproduksi berbagai jenis sabun itu kini beralih fungsi menjadi pabrik cat dan bahan kimia, namun aktivitas produksinya diduga sudah berjalan meski sejumlah perizinan pokok belum dapat dipastikan keberadaannya. Gabungan Mahasiswa Banten Bersih (GMB2) menduga PT […]

  • Sudah Menang Praperadilan, Mantan Kades Masih Diproses Hingga Dipenjarakan

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 49
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Karawang, 21 Februari 2026| Perkara hukum yang menimpa mantan Kepala Desa Parung Mulya H. Asep Kadarusman, kembali mencuat ke ranah publik. Pasalnya, karena merasa curiga ada persekongkolan jahat dan perilaku dzholim, pihak keluarga akhirnya tidak tinggal diam dan melakukan Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke Komisi Kejaksaan (Komjak) RI, dan PROPAM Mabes Polri, atas dugaan adanya rekayasa […]

  • Gudang Minyak Ucok Siregar Hingga Saat Ini Belum Tersentuh APH, Seolah Kebal Hukum

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 86
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 26 Februari 2026| Setelah Viral di beberapa media elektronik dan media sosial, serta sudah menjadi rahasia umum publik dalam memberitakan gudang minyak berinisial UR alias Ucok Siregar di berita sebelumnya bahwa ia menjadikan sebuah gudang pengoplosan jenis BBM bersubsidi di Jl. Seruwe Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan, dengan dalih katanya itu tempat menjadi […]

  • Giat Personel Gabungan Bersihkan Jembatan Cagar Budaya di Matraman Jakarta Timur

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Rls/Muhamad Dekra
    • visibility 138
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Jakarta 7 Desember 2025| Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, memimpin Aksi Kebersihan Minggu Pagi (AKMP) di jembatan Matraman, Jalan Raya Matraman, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Minggu (7/12/2025). Jembatan yang dikenal sebagai Viaduct Matraman merupakan cagar budaya, peninggalan bersejarah dan saksi bisu perjalanan Kereta Api Indonesia (KAI). AKMP (Alat Kesehatan Medis Primer), yang diawali […]

expand_less