Breaking News
light_mode
Home » Opini » Nadi yang Terjepit di Hormuz: Berhenti Menjual Jantung demi Membeli Napas

Nadi yang Terjepit di Hormuz: Berhenti Menjual Jantung demi Membeli Napas

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • visibility 29
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 7 Maret 2026 | Di saat Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dengan percaya diri menjamin ketahanan energi negaranya hingga 254 hari meski Selat Hormuz bergejolak, Indonesia justru masih terengah-engah dengan cadangan operasional yang hanya bertahan 20 hari. Fakta ini adalah tamparan keras bagi negara yang mengaku kaya raya namun kedaulatannya masih tertambat pada rantai impor minyak bumi yang rapuh.

Ilusi Satu Juta Barel dan Tragedi Devisa

​Kedatangan satu juta barel minyak bumi dari Aljazair awal tahun ini memang tampak gagah di pemberitaan. Namun, hitungan matematisnya memilukan: dengan konsumsi harian rakyat Indonesia yang masif, pasokan itu habis hanya dalam 16 jam.

​Demi menambal syahwat konsumsi minyak bumi ini, Indonesia harus merelakan Rp1,1 triliun hingga Rp1,2 triliun devisa terbang ke luar negeri setiap hari. Kita terjebak dalam siklus “gali lubang tutup lubang” yang ironis: kita menjual batu bara dan nikel ke pasar global hanya untuk mendapatkan Dolar guna membeli bensin. Kita seolah menjual “jantung” berupa kekayaan mineral kita hanya untuk membeli “napas” dari pihak asing.

Kritik Menohok: Pindah Penjara Energi

​Saat ini, narasi beralih ke kendaraan listrik diglorifikasi sebagai solusi. Namun, ada satu ironi besar yang harus dikritik secara tajam: Percuma kita beralih ke listrik jika pada akhirnya kita tetap menjual bahan baku nikel kita ke luar negeri hanya untuk membeli baterai jadi dari mereka. Jika pola ini terus berlanjut, kita tidak sedang merdeka, melainkan hanya “pindah penjara”. Dari awalnya ketergantungan pada minyak bumi impor, beralih menjadi ketergantungan pada komponen baterai impor. Ini adalah kegagalan logika kedaulatan yang paling nyata.

Solusi Berdikari: Pabrik Baterai atau Tetap Jadi Budak

​Indonesia memiliki segalanya untuk benar-benar merdeka. Strategi briliannya bukan sekadar mempromosikan mobil listrik, melainkan membangun pabrik baterai sendiri dari hulu hingga hilir. Negara ini dipastikan mampu jika ada kemauan politik yang kuat.

​Hentikan Ekspor Bahan Baku: Nikel kita tidak boleh lagi keluar hanya sebagai komoditas mentah. Ia harus masuk ke pabrik baterai di tanah air sendiri.

​Manfaatkan Sumber Domestik: Listrik dari batu bara dan matahari harus digunakan untuk mengisi baterai buatan anak bangsa.

​Kedaulatan Tanpa Syarat: Saat baterai dibuat di Nusantara dan energi pengisinya berasal dari matahari Nusantara, Indonesia secara otomatis memutus ketergantungan pada fluktuasi harga minyak bumi dunia dan risiko blokade di Selat Hormuz.

Kesimpulan: Merdeka atau Menghamba

​Kemandirian energi sejati tidak akan pernah tercapai selama kita masih bermental pedagang yang menjual bahan baku demi membeli barang jadi. Kedaulatan energi bukan ditemukan di pom bensin, melainkan di dalam pabrik-pabrik baterai yang lahir dari rahim industri nasional.

​Sudah saatnya kita berhenti menjual “emas” kita untuk membeli “asap”. Saat pabrik baterai pertama hingga keseratus berdiri kokoh di negeri ini, saat itulah Indonesia benar-benar berdikari—berdiri di atas kaki sendiri, bebas dari bayang-bayang blokade dan dikte kekuatan global.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPN All Out Turun ke Jalan Tolak Upah Murah, Buruh Bogor Siap Bergerak

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle AG
    • visibility 426
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kabupaten Bogor, 15 Desember 2025| Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Nasional (DPD SPN) Provinsi Jawa Barat menginstruksikan aksi unjuk rasa serentak sebagai bentuk perlawanan terhadap penetapan upah minimum yang dinilai tidak berpihak kepada buruh. Instruksi tersebut merupakan tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Khusus SPN Jawa Barat yang digelar pada Kamis, 11 Desember 2025. Aksi tingkat […]

  • Menpar Widiyanti Putri Wardhana, Mandi Pakai Air Galon Saat Kunjungan ke Daerah

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 110
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 23 September 2025| Baru-baru ini viral cuitan ASN di daerah yang kesal pada tingkah Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana. Pasalnya, wanita cantik dan tajir itu meminta air galon untuk mandi saat kunjungan kerja (kunker) ke daerah. Hal ini mungkin bisa dipahami, mengingat Widiyanti terlahir dari sebuah keluarga yang sangat kaya raya. Sebagai orang […]

  • Sapa Warga Binaan dengan Hati di Rutan Labuhan Deli Kedepankan Pendekatan Humanis

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 85
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Medan, 31 Januari 2026| Labuhan Deli – Suasana di Rutan Kelas I Labuhan Deli kini terasa lebih hangat. Di bawah arahan Karutan Eddy Junaedi, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Warisman Sihotang, turun langsung menyapa para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan cara yang berbeda.30/01/2026 Bukan sekadar pengawasan ketat, Warisman memilih untuk masuk ke […]

  • Lantik Pejabat Struktural dan Fungsional, Wamen Ossy Minta Jajaran Bekerja Adaptif terhadap Tantangan Zaman

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle ATR / BPN
    • visibility 100
    • 0Comment

      Tegarnews.co.id |Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan melantik 28 Pejabat Struktural dan Fungsional pada Senin (23/06/2025). Ia ingin jajarannya, termasuk para pejabat terlantik untuk adaptif di tengah dinamika pekerjaan dan tantangan zaman. “Pelantikan ini merefleksikan dinamika dan kebutuhan organisasi, untuk terus bisa adaptif, […]

  • Dugaan Tingkah Laku Salah Satu Oknum PPTK Bidang Bina Marga PUPR Langsa

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 146
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Langsa, Aceh 25 Oktober 2025| Cukup sangat nyaris, dengan sistem dan tingkah laku salah satu seorang oknum PPTK bidang bina marga kantor dinas PUPR Pemerintahan Kota (Pemko) Langsa provinsi Aceh. Disinyalir pula, terkesan tidak Nyambung, Lain di tanya, lain pula di komentarnya oleh oknum PPTK itu. Yang di sebut-sebut sapaan panggilan “Icak”, yang pada saat […]

  • Bisnis BBM 15 Ton Per Hari dan Margin Miliaran, Koperasi Sayaga Bungkam, Anggota Diduga Tidak Menerima SHU

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 681
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Cibinong Bigor, 17 Agustus 2025| Koperasi Jasa Sayaga Korpri Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memilih bungkam terkait bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM) 15 ton per hari dengan margin miliaran rupiah yang dijalankan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.169.33. Bungkamnya Koperasi Sayaga Ketidakjelasan ini terungkap setelah surat konfirmasi dari tipikorinvestigasi.com tertanggal 8 Juli 2025 hanya […]

expand_less