Desa Gembleb Trenggalek: Warga Minta Audit Ulang 2022‑2026, Kades Sakit, Sekdes Alihkan Jawaban
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 51 minute ago
- visibility 3
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Trenggalek, 16 Juni 2026 | Pengelolaan Dana Desa (DD) Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Suwito, kini menjadi sorotan tajam warga. Masyarakat mendesak audit ulang menyeluruh periode 2022‑2026 karena banyak kejanggalan pada pembangunan jalan, lapangan, pariwisata, dan BUMDes 2025 yang bentuk usahanya belum jelas.
Warga berinisial AR menyatakan: “Selama Pak Suwito menjabat, banyak pembangunan jalan, fasilitas olahraga, dan pariwisata masih penuh tanda tanya. Hasil fisik tidak sesuai anggaran yang tercatat.”
Kunjungan Media & Ketersediaan Penjelasan
Saat tim media datang ke kantor Desa, Kepala Desa Suwito tidak ada. Sekretaris Desa menjawab: “Hal pemeliharaan lapangan, pariwisata, dan BUMDes yang tahu penuh adalah Kepala Desa.” Sekdes mengarahkan tim ke rumah Bapak suwito
Di rumah, Pak Suwito mengaku sakit jantung dan tidak masuk kantor 2 minggu terakhir – kehadiran petugas BPJS/RS di lokasi menguatkan informasi ini. Karena kondisi kesehatan, tim hanya bersilaturahmi dan tidak menggali pertanyaan anggaran. Pak Kades meminta media menghubungi Sekdes, namun Sekdes sulit dihubungi kembali.
Sorotan utama warga:
-BUMDes 2025: Rp 204.713.600, belum diketahui bentuk usaha & hasilnya
-Pos pembangunan jalan, lapangan, pariwisata besar, bukti fisik belum terlihat jelas
-Warga mengingatkan: “Di kecamatan ini banyak kasus serupa berakhir di meja hijau. Kami minta Inspektorat, Kejaksaan & APH bertindak tegas jika ada kesalahan/mark‑up.”
Data Lengkap Dana Desa Gembleb
Status Desa: Maju
2023 • Pagu & Disalurkan Rp 891.445.000
Tahap 1: 40,5 % • Tahap 2: 30 % • Tahap 3: 29,5 %
Sorotan:
– Jalan Desa/Usaha Tani/Lingkungan: Rp 454.755.000
– Sarana Pariwisata: Rp 50.395.700
– Posyandu & Kesehatan: Rp 49.500.000
– Keadaan Mendesak: Rp 93.600.000
– Operasional & administrasi: Rp 25.764.000
2024 • Pagu & Disalurkan Rp 901.422.000
Tahap 1: 47,58 % • Tahap 2: 52,42 %
Sorotan:
– Jalan Lingkungan: Rp 377.037.700
– Sarana Pemuda/Olahraga: Rp 160.406.600
– Pariwisata: Rp 24.059.800
– Posyandu & Kesehatan: Rp 70.428.000
– Keadaan mendesak & bencana: Rp 94.600.000
2025 • Pagu & Disalurkan Rp 1.023.568.000
Tahap 1: 47,32 % • Tahap 2: 52,68 %
Sorotan Terbesar & Disorot:
Penyertaan Modal BUMDes Rp 204.713.600 • Bentuk usaha belum jelas?
Jalan Lingkungan: Rp 248.391.000
Sarana Pemuda/Olahraga: Rp 87.471.300
Posyandu & Kesehatan: Rp 108.580.000
Keadaan mendesak: Rp 39.600.000
2026 • Pagu Rp 373.456.000 • Disalurkan Rp 149.382.400 (Tahap 1)
Pembaruan: 21 Mei 2026
Fokus: sarana perkantoran, olahraga, kesehatan, kelembagaan
Tuntutan Warga
1. Audit ulang 2022‑2026 menyeluruh, termasuk BUMDes & pariwisata
2. Jelaskan bentuk usaha, aset, & laba BUMDes 2025
3. Bandingkan anggaran pemeliharaan/pembangunan dengan bukti fisik di lapangan
4. Jika ada penyimpangan/mark‑up: Inspektorat, Kejaksaan & APH menindak tegas.
Hingga berita diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Kepala Desa maupun Sekretaris Desa.[]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Hendri




At the moment there is no comment