Breaking News
light_mode
Home » Opini » LAPORAN KHUSUS: Lingkaran Setan di Piring Anak Sekolah “Kotak Pandora” Badan Gizi Nasional (BGN) Kembali Terjungkal

LAPORAN KHUSUS: Lingkaran Setan di Piring Anak Sekolah “Kotak Pandora” Badan Gizi Nasional (BGN) Kembali Terjungkal

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
  • visibility 57
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 13 April 2026 | Jika sebelumnya publik dikejutkan oleh skandal gaya hidup mewah berupa motor listrik dan laptop premium, kini tabir gelap tersingkap lebih lebar. Bukan lagi soal benda mati, investigasi terbaru menemukan detak jantung program ini telah disabotase oleh praktik perbudakan modern dan kartel pangan yang sistematis.

​I. Kartel Gizi: Pencurian di Atas Piring Anak

​Investigasi di wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur membongkar adanya instruksi “hantu“. Perintah tidak tertulis yang mewajibkan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) hanya membeli bahan baku dari vendor tunggal: B-Food.

Modus Operandi: B-Food menjual telur dan beras dengan harga 15-20% di atas harga pasar.

Efek Domino: Pengelola dapur yang terhimpit anggaran terpaksa melakukan “sunat porsi”. Kualitas gizi anak-anak dikorbankan demi menutup setoran ke vendor titipan.

Benang Merah: Penelusuran dokumen legalitas mengungkap B-Food dikendalikan melalui perusahaan cangkang (shell companies) di Labuan, Malaysia. Salah satu direkturnya teridentifikasi sebagai mantan asisten pribadi Makelar “V”—sosok yang saat ini buron di Singapura.

​II. Eksploitasi “Tenaga Sukarela”: Janji Surga, Perut Lapar

​Di balik gemerlap anggaran Rp113 Miliar untuk Event Organizer (EO) dan promosi, terdapat fakta memilukan di baris depan lapangan. Di Sukabumi hingga Barito Utara, para pekerja dapur dan kurir diperlakukan layaknya komoditas.

​”Kami hanya dijanjikan pahala pengabdian,” ujar salah satu pekerja.

​Kenyataannya, mereka bekerja tanpa kontrak (status “relawan”) dan sudah 2 bulan tidak menerima uang lelah. Ironisnya, saat para pekerja ini berjuang menahan lapar, para aktor di balik layar tengah menghitung keuntungan dalam pundi-pundi dolar di Singapura. Inilah wajah perbudakan modern yang dibungkus narasi nasionalisme.

​III. Dashboard Fiktif: Manipulasi Digital Skala Besar

​BGN sering membanggakan sistem pemantauan real-time yang canggih. Namun, data digital tersebut ternyata tak lebih dari sekadar “lukisan dinding”.

​Digital Fraud: Ditemukan adanya injeksi data otomatis (markup) yang menggelembungkan jumlah penerima manfaat di layar publik.

​Fakta Lapangan: Di beberapa titik di mana SPPG telah tutup atau berhenti beroperasi, status di dashboard pusat tetap menyala hijau: “Aktif & Melayani”.

Tujuan: Menjaga agar kucuran dana operasional tetap cair ke rekening pengelola, meski tidak ada satu butir nasi pun yang dimasak hari itu.

​IV. Simpul Propaganda: Membeli Suara, Membungkam Kebenaran

​Mengapa praktik ini begitu awet? Jawabannya ada pada aliran dana “Dana Komunikasi Strategis”. Margin keuntungan 20% dari selisih harga beras dan telur B-Food dialokasikan untuk membiayai agensi influencer (MSN & G-Agency).

​Tugas mereka sederhana namun keji: menyerang para pengamat dan aktivis yang mencoba membongkar borok BGN. Mereka menggunakan narasi “96 Juta Warga Percaya” sebagai tameng untuk melindungi ladang uang mereka, sementara kualitas gizi rakyat terus merosot menjadi “Gizi Kertas” bagus di laporan, busuk di lapangan.

Kesimpulan Auditor: Kegagalan Sistemik

​Kondisi BGN saat ini bukan lagi sekadar maladminstrasi, melainkan “Pagar yang Menelan Padi”.

Atas: Merampok lewat pengadaan barang mewah.

Tengah: Memonopoli bahan baku lewat kartel pangan.

Bawah: Memeras tenaga rakyat kecil dengan janji palsu.

​Mereka merasa aman di balik kabin jet mewah dan perlindungan buzzer, merasa telah berhasil membeli diamnya rakyat dengan setiap butir beras yang mereka manipulasi. Namun, sejarah mencatat bahwa pena yang jujur tidak akan pernah bisa patah oleh intimidasi.[]

Status: Jaringan Kartel Teridentifikasi. Saatnya Audit Total.

Oleh: Hagia Sofia

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Testimoni Masyarakat Penerima Sertipikat PTSL Kantor Pertanahan Kota Medan

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 128
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 26 September 2025| Wajah-wajah semringah terlihat dari raut wajah Desa Sukamaju dan Gedung Johor Kota Medan, Rabu (24/9/2025), setelah menerima sertipikat tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Kementerian ATR/BPN dan langsung diserahkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan beserta Kepala Kantor Wilayah Provinsi Sumatera Utara. Salah satu penerima, Ibu Lismawani sangat […]

  • Dugaan Korupsi Dana BOS Rp 10,6 Miliar Guncang Pendidikan Banten, FMBT Desak Proses Hukum

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 353
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Tangerang, 13 Juli 2025| Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), mendapatkan informasi dari media online targetberita yang tergabung di GMOCT perihal Dugaan Skandal korupsi kembali mengguncang dunia pendidikan di Provinsi Banten. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Banten Tahun Anggaran 2024 menemukan […]

  • Agung Sulistio menyoroti Dugaan Penyesatan Publik: Air Mineral “AQUA” Diduga Bukan dari Pegunungan, Melainkan Sumur Bor

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 152
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, 22 Oktober 2025| Ketua II Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (DPP LPK-RI), Agung Sulistio, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Gabungan Media Online Cetak Ternama (GMOCT) serta Pimpinan Mediasi Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI), menyoroti dugaan pelanggaran serius yang dilakukan oleh perusahaan air mineral ternama AQUA. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan […]

  • Kejari Lebak Eksekusi Uang Hasil Peredaran Rokok Ilegal Pasca Vonis Inkrah Senilai Rp1,3 Miliar

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 201
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lebak Banten, 4 Januari 2026| Kejaksa’an Negeri (Kejari) Kabupaten Lebak telah secara resmi mengeksekusi seluruh barang bukti hasil tindak pidana peredaran rokok ilegal yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Eksekusi itu mencakup penyita’an uang hasil kejahatan senilai lebih dari Rp1,3 miliar, yang diserahkan ke negara setelah pengadilan menjatuhkan vonis terhadap pelaku utama (31/12/25). Kasus ini […]

  • Pelaku Pembacokan Ketua DPD GMOCT Aceh Belum Ditangkap, Polisi Nagan Raya Diduga Lamban dan Tutup Mata? Ketum GMOCT akan Laporkan ke Divpropam Mabes Polri

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 236
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya (GMOCT) 20 Agustus 2025| Kasus pembacokan terhadap Ketua DPD GMOCT Provinsi Aceh, Ridwanto, hingga kini belum menemui titik terang, memicu dugaan adanya permainan kotor dalam penegakan hukum di Kabupaten Nagan Raya. Laporan resmi telah dibuat ke Polres Nagan Raya, namun pelaku yang identitasnya disebut-sebut sudah diketahui, masih bebas berkeliaran. Publik menilai kelambanan ini […]

  • Sinergi TNI-Polri dan BBWS Tanggulangi Banjir di Komplek Dosen IKIP Jatiasih, Dua Unit Pompa Dikerahkan

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle M.Ifsudar / Irvan
    • visibility 284
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Kota Bekasi, 22 Januari 2026| Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bekasi mengakibatkan genangan air yang cukup tinggi di Jalan Pendidikan Raya, Komplek Dosen IKIP, Kecamatan Jatiasih. Hingga hari ini, ketinggian air mencapai 60-70 cm, hingga merendam pemukiman warga dan akses jalan utama. ​Merespons kondisi tersebut, jajaran Koramil 04/Jatiasih dan Polsek Jatiasih, bersama instansi terkait […]

expand_less