Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » Sawah Rusak Diduga Akibat Limbah PT CSK, Petani Tuntut Tanggung Jawab

Sawah Rusak Diduga Akibat Limbah PT CSK, Petani Tuntut Tanggung Jawab

  • account_circle Husen
  • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
  • visibility 107
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 3 April 2026 | Aktivitas produksi PT Cemerlang Sinar Kemakmuran (CSK), perusahaan produsen batu bata ringan (hebel), menuai sorotan tajam.

Perusahaan yang berlokasi di Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi ini diduga mencemari lingkungan persawahan warga akibat buruknya pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta pembuangan material sisa produksi (reject) yang tidak terkendali.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (3/4/2026), limbah cair bercampur semen dan puing-puing bata ringan terlihat meluber hingga ke area persawahan milik warga di Kampung Piket, RT 16/RW 10. Kondisi ini dilaporkan terjadi berulang kali dan berdampak langsung pada produktivitas lahan pertanian.

Sejumlah petani mengaku mengalami kerugian akibat limbah tersebut. Salah satunya KL, yang menyebut bahwa material hebel dan air limbah telah merusak struktur tanah.

“Batu hebel berserakan di sawah saya. Ini sudah beberapa kali terjadi. Air limbahnya juga mencemari tanaman padi, tanah jadi keras karena tercampur semen. Kami minta pertanggungjawaban,” ujarnya dengan nada kesal.

Menurutnya, kondisi ini membuat lahan sulit ditanami kembali dan berpotensi menurunkan hasil panen secara signifikan.

Pemerintah Desa Sukaringin mengaku telah berupaya melakukan mediasi dengan pihak perusahaan. Namun, hingga kini belum ada solusi konkret.

Perwakilan desa, Ms, menyampaikan bahwa pihak perusahaan hanya merespons terbatas pada perbaikan infrastruktur fisik.

“Kami sudah konfirmasi ke pihak perusahaan. Mereka hanya berjanji memperbaiki tembok pagar yang jebol di bagian belakang. Untuk kompensasi petani, belum ada kejelasan,” jelasnya.

Secara teknis, industri bata ringan wajib menerapkan sistem pengelolaan limbah berbasis prinsip zero waste dan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Salah satu metode yang umum digunakan adalah kolam pengendapan bertingkat untuk memisahkan partikel semen dari air sebelum dibuang ke lingkungan.

Namun, temuan di lapangan menunjukkan adanya puing padat dan air bercampur semen yang langsung mengalir ke area persawahan. Hal ini mengindikasikan adanya dugaan kegagalan fungsi IPAL atau bahkan pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) lingkungan.

Hingga berita ini diterbitkan, manajemen PT Cemerlang Sinar Kemakmuran belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pencemaran tersebut.

Masyarakat kini mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, khususnya UPTD Wilayah 2 Kecamatan Sukawangi, untuk segera turun ke lapangan melakukan investigasi.

Jika terbukti melanggar, perusahaan diminta dikenakan sanksi tegas sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

  • Author: Husen
  • Editor: Husen
  • Source: Redaksi

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • JPU Mangkir dari Persidangan Jekson: Potret Buruk Perilaku Jaksa Kejati Riau

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 93
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pekanbaru, 13 Februari 2026| Perkara Nomor 1357/Pid.B/2025/PN Pbr yang menyidangkan kasus kriminalisasi aktivis Jekson Sihombing di Pengadilan Negeri Pekanbaru pada 10 Februari 2026 menjadi sorotan publik. Pasalnya dalam sidang tersebut, enam Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Riau mangkir alias tidak hadir tanpa alasan sah dan tanpa penunjukan pengganti. Ketidakhadiran ini bukan sekadar kelalaian […]

  • Ketua Bhayangkari Jabar, Salurkan Bantuan Korban Longsor & Banjir Bandang Pasirlangu Bandung Barat

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 98
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung Barat, 26 Januari 2026| Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Diana Herutami Gastini atau yang dikenal dengan Diana Rudi Setiawan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana tanah longsor dan banjir bandang di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap warga terdampak bencana, (25/1). Bantuan tersebut diserahkan untuk memenuhi […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Cipayung Girang Bantu Warga Pembuatan SKCK Di Polsek Megamendung

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 128
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor| Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan administrasi masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Cipayung Girang, Polsek Megamendung, Polres Bogor Polda Jabar.  Aiptu M. Kholik, membantu warga dalam proses pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di wilayah hukum Polsek Megamendung. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Cipayung RT 02 RW 04, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, (3/6). […]

  • Ketum MUI Puji Polri Cepat Pulihkan Kondisi Pasca Kericuhan: “Alhamdulillah, Kehidupan Kini Normal Kembali”

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 248
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta,14 September 2025| Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga Wakil Rais Aam PBNU, KH Anwar Iskandar, memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran kepolisian dan aparat keamanan atas langkah cepat mereka mengendalikan situasi pasca kericuhan yang terjadi di berbagai kota pada akhir Agustus lalu. “Alhamdulillah, kehidupan kini terasa normal kembali. […]

  • Dukungan Swiss Menguat: Inisiatif Otonomi Maroko Diakui Sebagai Solusi Paling Kredibel untuk Wilayah Sahara

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 14
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Bern, 26 April 2026 | Pemerintah Federasi Swiss secara resmi mempertegas posisinya dalam mendukung integritas teritorial Kerajaan Maroko. Pada hari Jumat, 24 April 2026, Swiss menyatakan bahwa mereka “mempertimbangkan inisiatif otonomi” yang diajukan oleh Maroko sebagai “dasar yang paling serius, kredibel, dan pragmatis” untuk menyelesaikan sengketa regional terkait Sahara Maroko. Posisi diplomatik yang […]

  • PBB Sebut Ini Mengerikan! Lebanon Dalam Krisis “Serangan Israel Picu Korban Massal”

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 60
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id – Jakarta, 10 April 2026 | Situasi di Lebanon kembali memanas setelah gelombang serangan Israel dilaporkan terjadi pada Rabu. Dampaknya sangat besar—berdasarkan data otoritas kesehatan Lebanon, sedikitnya 112 orang tewas dan 837 lainnya terluka. Komisaris Tinggi HAM PBB, Volker Türk, mengecam keras serangan tersebut. Ia menyebut skala kehancuran yang terjadi sebagai sesuatu yang “mengerikan” […]

expand_less