Breaking News
light_mode
Home » Info Desa » Kepala Desa Karangsatu Diminta Turun Tangan, Jelaskan Kinerja BUMDes yang Mandek

Kepala Desa Karangsatu Diminta Turun Tangan, Jelaskan Kinerja BUMDes yang Mandek

  • account_circle Husen
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • visibility 53
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Kabupaten Bekasi, 12 Mei 2026 | Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Jawa Barat Asosiasi Keluarga PERS Indonesia (AKPERSI), Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., secara tegas menuntut transparansi penuh atas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Karangsatu, Kabupaten Bekasi. Langkah ini merespons keluhan warga yang menilai kinerja BUMDes tersebut mandek dan tidak memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Ahmad Syarifudin menyatakan bahwa pemerintah desa wajib membuka akses informasi seluas-luasnya terkait aliran dana dan aset BUMDes. Ia menekankan bahwa anggaran yang bersumber dari negara harus tetap berada dalam koridor akuntabilitas publik.

“Masyarakat berhak mengetahui ke mana uang negara mengalir. Jika BUMDes tidak berjalan, kepala desa harus menjelaskan alasannya secara objektif,” tegas Ahmad Syarifudin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/5/2026).

AKPERSI Jawa Barat menyoroti adanya kesenjangan antara harapan pembentukan BUMDes dengan realita di lapangan. Warga Desa Karangsatu mempertanyakan manfaat keberadaan lembaga ekonomi desa tersebut setelah beroperasi selama bertahun-tahun. Ahmad Syarifudin menilai diamnya pihak pengelola memicu spekulasi dan erosi kepercayaan publik terhadap aparatur desa.

“Kepala desa tidak boleh berdiam diri. Ia harus hadir, menjawab keraguan warga, dan membuktikan bahwa ia menjalankan amanah dengan serius,” tambah Ahmad.

Selain itu, Ahmad Syarifudin mendesak pemerintah Desa untuk memperjelas status aset dan bangunan yang melekat pada operasional BUMDes. Ketidakjelasan status aset sering kali menjadi celah terjadinya penyimpangan administrasi. Oleh karena itu, keterbukaan data menjadi kunci utama untuk mencegah potensi korupsi atau penyalahgunaan wewenang.

Sebagai organisasi profesi jurnalis, AKPERSI Jawa Barat juga menggarisbawahi peran penting pers dalam mengawal demokrasi tingkat desa. Pers berfungsi sebagai jembatan informasi yang menyampaikan aspirasi rakyat kepada penguasa sekaligus mengontrol kinerja pemerintahan. Ahmad Syarifudin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memandang kritik sebagai instrumen perbaikan, bukan serangan personal.

“Jangan anggap kritik sebagai musuh. Jadikan itu bahan evaluasi. Pemerintah desa perlu membangun ruang dialog yang sehat agar tidak muncul miskomunikasi,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Ahmad Syarifudin mendorong instansi pembina teknis di tingkat kabupaten untuk segera melakukan audit dan evaluasi terhadap BUMDes Karangsatu. Langkah konkret ini diperlukan untuk memastikan tata kelola usaha desa kembali profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan warga.

AKPERSI Jawa Barat berkomitmen terus mengawal isu-isu keterbukaan informasi publik demi terciptanya pemerintahan desa yang bersih, jujur, dan dipercaya oleh rakyat.

  • Author: Husen
  • Editor: Husen
  • Source: AKPERSI

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Koordinasi Lawyer dan Paralegal Dragon Law Firm, Membahas Strategi Hukum

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 94
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 11 Agustus 2025| Kantor Dragon Law Firm sudah kesekian kali mengadakan rapat koordinasi antara lawyer dan paralegal di Perumahan Taman Semanan Indah Blok NB 33. Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kerja sama tim dalam menangani kasus-kasus Hukum. Minggu (10/8/2025). Dalam beberapa tahun terakhir, Dragon Law Firm telah menjadi salah satu […]

  • Konsolidasi Aksi Jilid II Gema Kosgoro Kota Bogor

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 144
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bogor, 22 Agustus 2025| Sebagai tindak lanjut aksi yang telah di lakukan pada hari Juma’at 22 Agustus 2025 Gema kosgoro melaksanakan konsolidasi untuk persiapan aksi Jilid II yang akan dilaksanakan 26 Agustus 2025 Dengan mengerahkan semua kader komisariat yang tergabung di GEMA KOSGORO. Ajid ketua Gema Kosgoro Kota Bogor. Dalam aksi yang pertama belum ada […]

  • Mengapa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Perlu Dituntaskan?

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 240
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 6 Desember 2025| Kepalsuan adalah buah dari kebohongan. Ia lahir dari ketidakjujuran, tumbuh dari niat menutupi kebenaran, dan berkembang menjadi perisai bagi kejahatan. Kebohongan bukan sekadar kata-kata yang menyesatkan, melainkan fondasi rapuh yang dapat meruntuhkan tatanan sosial, politik, dan moral suatu bangsa. Ketika kebohongan dibiarkan, ia menjelma menjadi akar kesengsaraan umat manusia. Kasus dugaan […]

  • Divpropam Gelar Perkara Rantis Brimob Tabrak Ojol Affan Kurniawan

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 208
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakrta,1 September 2025| Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri memastikan, akan menggelar perkara terkait kasus kendaraan taktis (rantis) Brimob yang menabrak seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan. Peristiwa terjadi pada Kamis (28/8) malam, usai kericuhan demonstrasi di sekitar kompleks parlemen, Jakarta. Kepala Biro Pengawasan dan Pembinaan Profesi Divpropam Polri, Brigjen Pol Agus Wijayanto, […]

  • Kapolda Jabar Sampaikan Ucapan Belasungkawa Atas Gugurnya Dua Anggota Saat Jalankan Tugas Kemanusiaan

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 52
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Bandung, 26 Januari 2026| Kapolda Jabar Irjen Pol.Rudi Setiawan menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya dua personel Polri yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas saat menjalankan tugas kemanusiaan dalam penanggulangan bencana. “Ini merupakan kedukaan bagi kami semua, khususnya keluarga besar Kepolisian. Dua anggota kami gugur ketika terlibat langsung dalam upaya penanganan bencana dan menolong masyarakat,” […]

  • Konflik Agraria Papua: Tanah Adat dan Jejak Mafia Tanah di Sorong

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 133
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sorong, 16 September 2025| Di balik hamparan tanah adat di pesisir Sorong, Papua Barat Daya, terungkap sebuah kisah yang memperlihatkan bagaimana masyarakat adat kerap terjebak dalam permainan dokumen dan kuasa. Nama Marga Bewela kembali mencuat setelah Willem RN Buratehi Bewela, ahli waris dari almarhumah Robeka Bewela, secara resmi mencabut Surat Pelepasan Hak Atas Tanah Adat […]

expand_less