Breaking News
light_mode
Home » Opini » “Rakyat Tak Butuh Dolar”? Pernyataan Presiden Picu Gelombang Kritik di Tengah Harga Pangan Mahal dan Utang Negara Membengkak

“Rakyat Tak Butuh Dolar”? Pernyataan Presiden Picu Gelombang Kritik di Tengah Harga Pangan Mahal dan Utang Negara Membengkak

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
  • visibility 10
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 17 Mei 2026 | Pernyataan Presiden RI terkait kenaikan dolar yang menyebut masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir karena “rakyat belanja tidak pakai dolar” memicu gelombang kritik luas dari publik dan netizen di berbagai media sosial. Pernyataan tersebut dinilai terlalu sederhana dan dianggap tidak memahami dampak nyata melemahnya rupiah terhadap kehidupan rakyat sehari-hari.

Kemarahan publik muncul di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang tertekan akibat mahalnya harga kebutuhan pokok, tingginya biaya hidup, isu utang negara yang terus meningkat, hingga polemik sejumlah program pemerintah yang menuai sorotan.

Dalam berbagai unggahan viral di media sosial, banyak masyarakat menilai pernyataan tersebut justru menimbulkan kesan bahwa pemerintah kurang peka terhadap kesulitan ekonomi rakyat kecil. Pasalnya, walaupun masyarakat Indonesia bertransaksi menggunakan rupiah, namun hampir seluruh sektor ekonomi nasional tetap sangat dipengaruhi nilai tukar dolar AS.

Pengamat ekonomi dan netizen ramai menyoroti bahwa ketika dolar naik dan rupiah melemah, dampaknya langsung terasa pada berbagai kebutuhan masyarakat seperti harga BBM, gas, minyak goreng, pupuk, obat-obatan, hingga biaya distribusi barang yang akhirnya memicu kenaikan harga di pasar.

“Memang rakyat tidak belanja pakai dolar, tapi negara ini masih bergantung pada impor dan transaksi internasional berbasis dolar. Jadi ketika dolar naik, harga kebutuhan rakyat otomatis ikut naik,” tulis salah satu komentar netizen yang viral di media sosial.

Tidak hanya itu, publik juga mengaitkan pernyataan tersebut dengan wacana ekspor beras Indonesia ke Malaysia dengan harga yang disebut lebih murah dibanding harga beras di dalam negeri. Walaupun rencana tersebut masih tahap negosiasi dan belum final, isu itu sudah lebih dulu memancing kemarahan masyarakat.

Warga mempertanyakan logika kebijakan pemerintah apabila rakyat di dalam negeri harus membeli beras dengan harga tinggi, sementara muncul wacana penjualan beras ke luar negeri dengan harga lebih murah.

“Rakyat beli beras mahal, tapi negara lain malah mau dapat harga murah. Ini yang membuat masyarakat kecewa,” tulis warganet lainnya.

Di sisi lain, persoalan utang negara yang disebut mendekati Rp10.000 triliun turut memperbesar keresahan publik. Dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, angka utang pemerintah kembali mengalami kenaikan signifikan sehingga memunculkan pertanyaan besar mengenai arah pengelolaan anggaran negara serta efektivitas berbagai program pemerintah.

Gelombang kritik yang terus bermunculan di ruang publik menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat saat ini semakin sensitif terhadap setiap pernyataan pejabat negara, terutama yang berkaitan dengan kondisi ekonomi rakyat.

Banyak pihak menilai pemimpin negara seharusnya lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan kepada publik agar tidak menimbulkan kegaduhan maupun kesan meremehkan kesulitan yang sedang dihadapi masyarakat.

Sebab bagi rakyat kecil, persoalan dolar bukan sekadar urusan mata uang asing, melainkan berkaitan langsung dengan harga sembako, ongkos transportasi, biaya hidup, dan daya beli keluarga sehari-hari.[]

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Aksi Demo Ricuh! Massa Pelajar dan Mahasiswa Tolak Tunjangan DPR RI

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Muhamad Dekra
    • visibility 584
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id—Jakarta 25 Agustus 2025| Aksi unjuk rasa besar-besaran terjadi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senin (25/8). Ribuan massa yang didominasi pelajar SMA/SMK serta mahasiswa turun ke jalan menolak kebijakan tunjangan rumah Rp50 juta per bulan bagi anggota DPR. Demonstrasi berlangsung ricuh hingga berujung bentrokan dengan aparat. Dari pantauan awak media dan informasi dari warga yang […]

  • Presiden Prabowo Menyaksikan Penandatanganan Kerangka Kerja Danantara & Arm Limited

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 87
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 25 Februari 2026| Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dan Arm Limited di London, Inggris, pada Senin, 23 Februari 2026. Kepala Negara secara khusus menyaksikan penandatanganan tersebut sebagai bentuk perhatian besar pemerintah terhadap prospek kemajuan teknologi dan transformasi ekonomi Indonesia berbasis inovasi. […]

  • KH. Ma’ruf Amin Pimpin Dewan Penasehat SMSI: Dorong Media Siber Jadi Penjaga Moral Bangsa

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 99
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 4 Nopember 2025| Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, KH. Ma’ruf Amin, resmi menjadi Ketua Dewan Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Keputusan tersebut disampaikan dalam momen silaturahmi Pengurus Pusat SMSI ke kediaman beliau di Jakarta, Selasa, 4 November 2025, yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Silaturahmi ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum […]

  • Kejaksaan RI dan Dewan Pers Buat MoU Untuk Perkuat Penegakan Hukum Serta Perlindungan Jurnalis

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle FC-G65
    • visibility 295
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta| Dewan Pers dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Kamis (8/5-2025), menggelar rapat finalisasi Nota Kesepahaman (MoU) di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. MoU tersebut dibuat dengan tujuan untuk memperkuat sinergi antara kedua lembaga, dalam mendukung penegakan hukum, perlindungan kemerdekaan pers, serta peningkatan kesadaran hukum di masyarakat. Selain itu, dalam rapat yang berlangsung […]

  • Rapat DIPA Terkait Anggaran Tahun 2026 di Laksanakan Sebagai Bagian Dari Perencana Dana yang Akuabel dan Transparan

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Rls/Darmayanti
    • visibility 78
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Medan, 24 Desember 2025| Rapat DIPA terkait Anggaran Tahun 2026 dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan. Rapat ini membahas alokasi anggaran, program, serta kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi secara optimal. Melalui forum ini, setiap unit kerja menyampaikan usulan […]

  • Ketua LSM TEGAR Apresiasi Kejati Lampung Terkait Kasus Mantan Gubernur ” Kapan Status Penetapan Tersangka?

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Naryoto
    • visibility 210
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Lampung, 11 September 2025| Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Tegakkan Amanat Rakyat (LSM TEGAR). Okta Resi Gumantara menyoroti sekaligus apresiasi Kejati Lampung yang telah menindaklanjuti kasus dugaan korupsi Pengelolaan Dana Partisipasi Migas terhadap mantan Gubernur Arinal Djunaidi. Hal itu diungkapkan langsung oleh Okta Resi Gumantara melalui sambungan telepon WhatsApp nya (11/9). “Kejati Lampung tinggal kapan bakal […]

expand_less