Yonif 751/Vira Jaya Sakti Raih Penghargaan: Berhasil Amankan 2.000 Batang Ganja di Pegunungan Bintang
- account_circle Rls/Red
- calendar_month 4 hour ago
- visibility 7
- comment 0 comment

Tegarnews.co.id – Jakarta, 25 Mei 2026 | Sebanyak 36 prajurit dari Yonif 751/Vira Jaya Sakti menerima penghargaan langsung dari Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Lucky Avianto, atas keberhasilan mereka mengamankan sekitar 2.000 batang pohon ganja di wilayah Distrik Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.
Penghargaan tersebut diberikan dalam sebuah upacara di Pos Kotis Yonif 751/VJS pada Jumat, 15 Mei 2026. Aksi para prajurit Satgas Swasembada Yonif 751/VJS dinilai sebagai bentuk nyata keberhasilan operasi pengamanan wilayah sekaligus upaya melindungi masyarakat dari ancaman peredaran narkotika di daerah perbatasan dan pegunungan Papua.
Operasi pengamanan itu berlangsung pada awal Mei 2026. Di tengah medan berat dan kondisi geografis yang sulit, para prajurit berhasil menemukan serta mengamankan ribuan batang ganja yang diduga menjadi bagian dari aktivitas ilegal di kawasan tersebut.
Dalam keterangannya, Letjen Lucky Avianto memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel yang terlibat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan loyalitas, profesionalisme, dan semangat pengabdian prajurit TNI dalam menjalankan tugas negara.
Menurutnya, penghargaan itu bukan hanya bentuk penghormatan atas prestasi para prajurit, tetapi juga menjadi motivasi agar seluruh personel TNI terus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi di medan tugas masing-masing.
Keberhasilan Satgas Yonif 751/VJS juga memperlihatkan komitmen TNI untuk terus hadir di garis depan menjaga keamanan wilayah Indonesia, terutama di daerah rawan dan terpencil. Selain menjaga stabilitas keamanan, TNI juga berperan aktif melindungi generasi muda dari bahaya narkotika yang dapat merusak masa depan bangsa.
Di tengah berbagai tantangan penugasan di Papua Pegunungan, para prajurit Yonif 751/VJS membuktikan bahwa pengabdian tidak hanya dilakukan melalui operasi tempur, tetapi juga melalui tindakan nyata menjaga masyarakat dari ancaman sosial yang berbahaya.[*]
- Author: Rls/Red
- Editor: Redaksi
- Source: Hagia Sofia



At the moment there is no comment