Breaking News
light_mode
Home » Pendidikan » #3, Dorong Produk Halal dan Aman Konsumsi, Istiqlal Halal Center Gelar Pendampingan UMKM Batch

#3, Dorong Produk Halal dan Aman Konsumsi, Istiqlal Halal Center Gelar Pendampingan UMKM Batch

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
  • visibility 347
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jakarta, 2 Agustus 2025| Semangat pemberdayaan ekonomi halal kembali digaungkan melalui gelaran Pendampingan UMKM Halal Batch #3 yang merupakan bagian dari rangkaian besar Istiqlal Halal Walk 2025. Kegiatan ini sukses diselenggarakan pada 26–27 Juli 2025 di Aula Masjid Istiqlal Jakarta, dan diikuti oleh ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari wilayah Jabodetabek.

Acara yang diinisiasi oleh Istiqlal Halal Center (IHC) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan UMKM dalam menghadapi sertifikasi halal, sekaligus memperkuat daya saing mereka di pasar lokal dan global. Program pendampingan ini dirancang menyeluruh, mengintegrasikan aspek Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), Keamanan Pangan, Informasi Nilai Gizi & SSOP, serta Digital Marketing dan Desain Kemasan & Label Pangan.

Dalam sambutannya, Direktur Istiqlal Halal Center menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Masjid Istiqlal sebagai pusat pemberdayaan umat.“ UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa pelaku usaha kecil juga memiliki kesempatan yang sama untuk menembus pasar halal, baik domestik maupun global, dengan produk yang memenuhi standar jaminan halal dan keamanan pangan,” ujar H. Nur Hayyin Muhdlor, Lc., ME selaku Direktur IHC.

Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka berasal dari berbagai sektor usaha. Hari pertama kegiatan difokuskan pada pemahaman dasar Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) yang kini menjadi syarat utama dalam memperoleh sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Selanjutnya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya Keamanan Pangan dan SSOP dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) termasuk tata cara produksi pangan yang higienis, pencegahan kontaminasi silang, serta tata letak dan sanitasi tempat produksi.

Materi ini dikemas secara interaktif dengan simulasi studi kasus yang sering dihadapi UMKM dalam kegiatan produksi sehari-hari. Hari kedua dilanjutkan dengan materi Informasi Nilai Gizi dan pelabelan pangan yang sesuai standar regulasi.

Tak kalah menarik, sesi Digital Marketing dan Desain Kemasan menjadi puncak perhatian peserta. Narasumber dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) membagikan tips membangun merek halal yang kuat di era digital, strategi pemanfaatan media sosial, serta pentingnya visual kemasan yang menarik dan informatif. Peserta bahkan diberi kesempatan melakukan konsultasi langsung terhadap kemasan produk mereka.

Salah satu peserta terjauh pada pendampingan batch 3 ialah Pak Gede dari Bali. Jauh-jauh dari Bali ingin meningkatkan kualitas usaha dan menambah jejaring pasar.

“Saya sangat tertarik dengan program ini. Saya rela berangkat dari Bali agar saya dapat menaikkan level usaha yang saya punya dan berjejaring dengan orang hebat disini. Saya bersyukur dan belajar dari pelaku usaha lainnya” ujarnya.

Sementara itu, Wawat Naswati, peserta dari Cisauk Tangerang mengungkapkan rasa terima kasih dan semangat baru setelah mengikuti pelatihan ini.

“Luar biasa, sangat membantu kami sehingga segala permasalahan terkait peningkatan potensi dan produksi sangat terbantu” pungkasnya,“ Biasanya kita jualan hanya modal rasa dan tampilan. Tapi ternyata aspek halal dan keamanan juga sangat penting, terutama kalau ingin berkembang ke pasar modern.” Tambahnya.

Kegiatan ini menandai langkah nyata Istiqlal Halal Center dalam membentuk ekosistem UMKM halal yang berdaya saing tinggi, berlandaskan nilai-nilai syariah, serta menjawab tantangan zaman. Pendampingan UMKM Batch #3 ini menjadi bagian penting dari rangkaian menuju puncak acara Istiqlal Halal Walk 2025, yang akan digelar pada 23-24 Agustus 2025 nanti. Dengan semakin meningkatnya kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya jaminan halal dan keamanan pangan, diharapkan UMKM Indonesia bisa terus naik ke las dan berperan aktif dalam mendukung industri halal global.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Propam Polri Terima Aduan Resmi: Penanganan Kasus di Polda Aceh Diduga Sarat Kejanggalan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 251
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Jakarta, 12 September 2025| Divisi Propam Polri kini resmi mengantongi pengaduan serius dari masyarakat Aceh terkait dugaan penyimpangan penanganan perkara di Polda Aceh. Pengaduan tersebut telah tercatat dalam Surat Penerimaan Surat Pengaduan Propam Nomor: SPSP2/004376/XI/2025/BAGYANDUAN, yang dikeluarkan pada 11 September 2025 di Jakarta. Pengadu, bernama M. Dan, seorang buruh nelayan asal Gampong Babah Lueng, Nagan […]

  • Gotong Royong Rehab Rumah Di Kaligambir, Babinsa Dan Warga Wujudkan Kepedulian Bersama

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 117
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Blitar| Team liputan khusus GMOCT melalui media online Jurnalbhayangkaranews yang digawangi oleh Asep Riana selaku Wakil Ketua Umum GMOCT, mendapatkan informasi terkait dengan Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Babinsa Kaligambir Koramil 0808/18 Panggungrejo Kodim 0808/Blitar Serka Mualip Santoso, bersama Kasun (Kepala Dusun) Kedungbulus Bapak Meseman dan masyarakat sekitar. Kegiatan gotong royong dilakukan […]

  • Peredaran Obat Golongan G di Pasar Pocong, Diwarnai Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap Wartawan

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle M.ifsudar/Irvan/Aziz
    • visibility 70
    • 0Comment

    Teganews.co.id-Bogor, 3 Februari 2026| Praktik peredaran obat-obatan terlarang Daftar G di wilayah Gunung Putri semakin meresahkan.Tak hanya merusak generasi muda, bisnis haram ini diduga kuat dipertahankan oleh jaringan premanisme yang berani melakukan tindakan anarkis terhadap pekerja pers. Insiden memprihatinkan terjadi di kawasan Pasar Pocong, Jln Villa Nusa Indah II Kulur Kec, Gunung Putri Kabupaten Bogor […]

  • Proyek Jalan Rp 87 Miliar Dilaporkan ke Kejagung: BPK Temukan Kelebihan Bayar dan Kontraktor Bermasalah

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 327
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Banten, 13 Oktober 2025| Sebuah dokumen bertanda “Sifat Rahasia” tertanggal 13 Oktober 2025 beredar di kalangan jurnalis dan aktivis antikorupsi. Dalam surat lebih dari 20 halaman itu, dua organisasi masyarakat sipil, Gema Kosgoro Banten dan Banten Corruption Watch (BCW), melaporkan dugaan penyimpangan besar dalam proyek pembangunan Ruas Jalan Ciparay–Cikumpay senilai Rp87,69 miliar di bawah Dinas […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Parung Bersinergi Dengan TNI, Jalin Kedekatan Dengan Masyarakat Desa Binaan

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 116
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Polsek Parung Polres Bogor, Aiptu Sutopo, bersinergi dengan TNI dari Koramil Parung Koptu Wahyudin melaksanakan kegiatan sambang warga di Desa binaan wilayah hukum Polsek Parung. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (05/06/2025) sebagai bentuk sinergitas Polri-TNI untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Dalam […]

  • Ratusan Warga Desa Wonogiri, Magelang, Geruduk Kantor Desa, Tuntut Kepala Desa Mundur

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 583
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Magelang, Jawa Tengah 18 Juli 2025| (GMOCT)-Ratusan warga Desa Wonogiri, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menyerbu kantor desa pada Kamis (17/7/2025) untuk menuntut mundurnya Kepala Desa Junarsih. Aksi ini dipicu oleh dugaan penyalahgunaan wewenang dan kurangnya transparansi dalam pengelolaan dana desa. Warga mempertanyakan sejumlah kegiatan yang menggunakan dana desa, dana dari Pemkab Magelang, Banprov, […]

expand_less