Breaking News
light_mode
Home » Nasional » Info Daerah » MRP Pegunungan Minta Gubernur Kurangi Investasi Konyol

MRP Pegunungan Minta Gubernur Kurangi Investasi Konyol

  • account_circle Rls/Red
  • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
  • visibility 86
  • comment 0 comment

Tegarnews.co.id-Jayapura, 30 Oktober 2025| Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Pegunungan, Ismail Asso, mendesak gubernur dan wakil gubernur setempat agar lebih memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan, dibanding terlalu fokus membangun rumah ibadah.

Hal itu disampaikan Ismail kepada wartawan, Kamis (30/10/2025), menanggapi kebijakan pembangunan yang menurutnya belum menyentuh kebutuhan dasar masyarakat secara langsung.

“Seorang pemimpin jangan hanya sibuk bangun gereja atau masjid, tapi harus melihat kebutuhan dasar manusia, yaitu pendidikan dan kesehatan. Itu investasi nyata untuk masa depan Papua,” ujar Ismail.

Tokoh Muslim Papua ini menilai, arah pembangunan di Papua Pegunungan cenderung lebih banyak diarahkan ke kegiatan keagamaan, sehingga program-program pemberdayaan manusia seperti pendidikan dan kesehatan kerap terabaikan.

Ia menegaskan, seorang pemimpin seharusnya memiliki visi dan konsep pembangunan yang jelas serta tidak terjebak pada pendekatan sektoral.

“Kalau pemimpin tidak punya konsep yang jelas, pembangunan jadi tidak terarah. Akibatnya, Papua terus memelihara kemiskinan dan keterbelakangan,” katanya.

Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi fondasi utama dalam pembangunan daerah.

“Kalau masyarakat sudah sehat dan berpendidikan, mereka bisa menciptakan kemajuan sendiri. Itulah pembangunan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Ismail juga mengingatkan agar anggaran publik tidak diarahkan hanya untuk kepentingan simbolik, tetapi digunakan untuk program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bangun gereja atau masjid boleh saja, tapi jangan sampai kebutuhan rakyat di bidang pendidikan dan kesehatan diabaikan. Itu sama saja dengan investasi bodoh,” ucapnya.

Menurutnya, MRP Papua Pegunungan akan terus mendorong agar pemimpin ke depan adalah orang yang cerdas, berintegritas, dan memiliki visi pembangunan yang berpihak pada manusia Papua.[]

  • Author: Rls/Red
  • Editor: Redaksi
  • Source: Tim/Red

Komentar (0)

At the moment there is no comment

Please write your comment

Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) are required

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian ATR / BPN Kantor Pertanahan Kota Medan Berkolaborasi Dengan BANK BSI Medan Dalam Acara Pelatihan Service Excellent Mewujudkan  Menuju Birokrasi Bersih Melayani

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle Yy
    • visibility 140
    • 0Comment

    Tegarnew.co.id |Medan –  Jumat, 13 Juni 2025 Dalam acara Service Excellent Kementerian ATR / BPN Kantor Pertanahan Kota Medan berkolaborasi dengan BSI untuk mewujudkan pelayanan prima yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang datang mengurus tanah. pelatihan service excellent topik yang di berikan oleh Bank BSI ini adalah yang baik buat pegawai ATR / BPN […]

  • 2,4 miliar Raib? Kadisdikbud Kuningan Diduga Tutup Mata!

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 176
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Kuningan, Jawa Bara| Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Kuningan, U Kusmana, S.Sos.,M.Si., kembali menjadi sorotan publik. Dugaan penyalahgunaan anggaran sebesar Rp2,4 miliar yang dialokasikan untuk pembinaan sekolah nonformal, seperti PKBM dan SKB, menimbulkan kecaman dan pertanyaan besar terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan di Kabupaten Kuningan. (16/06/2025) Informasi yang diperoleh dari media […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Babakan Madang Jenguk Warga Sakit, Pererat Kepedulian Dan Kamtibmas

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 105
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id–Bogor| Kepedulian terhadap masyarakat menjadi salah satu tugas utama yang terus dijalankan jajaran Polres Bogor melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah. Seperti yang dilakukan Aiptu Diki Maulana, Bhabinkamtibmas Desa Kadumanggu, Polsek Babakan Madang, yang menyambangi dan menjenguk salah satu warga yang tengah sakit di Kampung Kadumanggu RT 05 RW 01, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. […]

  • PT SPS 2 Diduga Rampas Lahan Warga Babahlueng, Ombudsman RI dan GMOCT Siap Bongkar

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 95
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Nagan Raya, Aceh (GMOCT) 11 Agustus 2025| Dugaan perampasan lahan masyarakat Desa Babahlueng, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya oleh perusahaan perkebunan raksasa PT Surya Panen Subur 2 (PT SPS 2) kian memanas. Aksi perusahaan yang disebut-sebut menguasai lahan tanpa dasar hukum kuat ini memicu perlawanan keras dari warga, didukung penuh oleh Gabungan Media Online […]

  • Wartawan Detikperistiwa Diteror, Kaca Rumah Dihantam Batu, Begini Tanggapan Dua Pentolan GMOCT!!!!!!

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Tim/Red
    • visibility 100
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Pemalang, Jawa Tengah (GMOCT) 4 Juli 2025| Sebuah aksi teror menggegerkan warga Mulyoharjo, Pemalang, Kamis dini hari (3/7/2025). Rumah Muji Hartono, wartawan media online Detikperistiwa.co.id yang beralamat di Jalan Rinjani Gang 1, Dukuh Pegatungan, menjadi sasaran aksi pelemparan batu. Informasi awal diperoleh GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) dari media online Detikperistiwa, yang tergabung […]

  • Konflik Agraria Papua: Tanah Adat dan Jejak Mafia Tanah di Sorong

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Rls/Red
    • visibility 130
    • 0Comment

    Tegarnews.co.id-Sorong, 16 September 2025| Di balik hamparan tanah adat di pesisir Sorong, Papua Barat Daya, terungkap sebuah kisah yang memperlihatkan bagaimana masyarakat adat kerap terjebak dalam permainan dokumen dan kuasa. Nama Marga Bewela kembali mencuat setelah Willem RN Buratehi Bewela, ahli waris dari almarhumah Robeka Bewela, secara resmi mencabut Surat Pelepasan Hak Atas Tanah Adat […]

expand_less